Jum'at, 25 September 2020

Genmuda – Saat remaja seusianya pengen punya pacar, jadi YouTuber nasional, dan jalan-jalan, Senninha Zarene Saraswati (15 tahun) punya cita-cita lebih. Cewek yang sekarang kelas X SMAN 2 Depok itu pengen meraih Grammy Awards, penghargaan tertinggi untuk insan musik.

Untuk tiba ke sana, doi ciptakan banyak lagu. Salah satunya adalah “Red Lights,” lagu yang link YouTubenya tersebar lewat grup WhatsApp orang-orang tua lalu menyebar ke telinga anak-anak muda. Kini, lagu tersebut tersedia di Spotify loh, gaes.

Lagu curcol

Lagu nge-folk agak RnB itu ceritain identitas dan pengalaman doi. Dikutip dari kumparan.com, (21/11), cewek yang akrab disapa Arin itu bilang, “Lagu itu berisi apa yang aku takutin, apa yang aku cemasin. Jadi kayak bikin diary.”

Terinspirasi dari artis punk

via billboard.com
Billy Joe Armstrong. (Sumber: billboard.com)

Meski lirik dan musiknya penuh emosi bernuansa mellow, Arin bilang doi terinspirasi dari punggawa punk. “Billie Joe Armstrong panutan aku,” tutur Arin.

Vokalis Band Greenday itu disukai karena selalu berani menyakurkan pikiran ke dalam lirik tanpa ragu, tanpa takut dikritik. “Suatu hari nanti, aku ingin seperti dia,” kata Arin.

Multitalenta

Ahmad Dhani gak bisa sombong lagi sebagai musisi yang jago main kibor, bisa main gitar, dan lumayan bisa nyanyi. Arin juga jago nyanyi, serta bisa main gitar, piano, bass, serta bikin lirik yang ngena banget.

Seandainya dia punya jurus menggandakan tubuh kayak Naruto, dia bisa bikin band sendiri. Oke itu out of topic. Kembali ke Senninha Zarene Saraswati alias Arin.

Lagu “Red Light” yang jadi buah bibir itu ternyata dibuat sepenuhnya oleh Arin. Ketika proses rekaman berlangsung, Arin yang nyanyi sementara orang studio yang main instrumen, mixing, dan mastering lagunya.

Cita-citanya jelas

via grammy.com
Piala Grammy. (Sumber: grammy.com)

Engga cuma untuk ada di Spotify, lagu “Red Lights” doi ciptakan hingga jadi rekaman untuk dilombain pada kompetisi lagu skala internasional. Pemenangnya berkesempatan menjajal beasiswa Summer Camps di Brooklyn College.

Mau menang atau engga, Arin tetep pengen menekuni dunia musik. “Nantinya aku ingin ambil studi musik di Brooklyn College, gabung sama label musik Fueled by Ramen, lalu menangin Grammy Awards,” cerita Arin.

Keturunan keluarga pecinta musik

Kesempatan itu tentu saja terbuka lebar buat Arin. Soalnya, gen musik emang mengalir dalam darahnya. Doi kan lahir dari orangtua yang juga suka musik, jadi Arin udah dengerin lagu sejak usianya masih 3 tahun. (sds)

https://www.youtube.com/watch?v=XiIoQ9v_Ass&feature=youtu.be

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.