Sabtu, 17 April 2021

Genmuda – Program vaksinasi COVID-19 tengah berlangsung Indonesia. Tingginya animo tersebut bikin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda), dan pihak swasta melalui Alodokter dalam proram pelatihan vaksinator massal.

Melalui acara konferensi pers virtual, Rabu (7/4/2021), pelatihan ini diharapkan mampu membantu percepatan program vaksinasi pemerintah yang menargetkan lebih dari 180 juta orang Indonesia telah divaksin pada kuartal pertama 2022.

“Upaya sosialisasi terkait program vaksinasi yang promotif telah berjalan dengan baik, sekarang kita perlu fokus pada penatalaksanaan vaksinasi yang merata di Indonesia. IDI telah secara konsisten melakukan pelatihan vaksinator dari akhir tahun kemarin guna persiapkan sumber daya manusia saat vaksin terlah tersedia. Kolaborasi pelatihan massal seperti ini sangat dibutuhkan sekarang agar seluruh daerah di Indonesia terjangkau.” kata dr. Fery Rahman, MKM, Sekretaris IDI DKI Jakarta.

Seenggaknya ada sekitar 10.000 nakes ditargetkan untuk mengikuti program pelatihan vaksinator ini. Namun, orang yang bukan nakes pun dapat ikut terlibat dalam keberhasilan vaksinasi, seperti menjadi registrator dan skrining pertanyaan penyakit calon penerima vaksin.

“Selain nakes, masih bisa berperan serta sebagai registrasi atau skrining penyakit sebelumnya, dilaporkan kepada tim vaksinasi,” tambahnya.

Sementara itu, untuk menjadi vaksinator harus udah tersertifikasi dengan cara mengikuti pelatihan yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau dinas kesehatan (dinkes) provinsi, kota, atau kabupaten setempat.

“Kami percaya pemanfaatan teknologi digital secara optimal dapat memberi peluang yang lebih besar bagi percepatanvaksinasi di Indonesia. Pelatihan Vaksinator ini sesuai denganmisi ALOMEDIKA untuk membantu pelaku industri kesehatandi era health-tech meningkatkan mutu pelayanan medis.” ungkap Suci Arumsari, Presiden Direktur & Co-founder ALODOKTER.

Program pelatihan vaksinator ini akan dilaksanakan dalam 3 gelombang dimana gelombang pertama telah dimulai awal minggu ini. IDI berharap melalui program ini dapat menyukseskan program vaksinasi di lapangan. 

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.