Rabu, 1 April 2020

Genmuda – Belakangan ini, berita miris soal kejahatan seksual marak terjadi. Si pelaku bahkan memanipulasi korbannya, demi menghilangkan jejak. Begitu ketangkep, mukanya keliatan biasa aja kaya engga ada apa-apa.

Psikopat. Kira-kira, mereka nunjukin ciri kaya psikopat. Situs Alodokter.com menulis, psikopat itu cenderung mengabaikan konsep benar atau salah. Bukan hanya konsep benar-salah sesuai hukum, tapi juga yang berlaku di masyarakat.

Kawan Muda tau engga kalau siapa aja bisa menjadi psikopat. Soalnya, pengidap psikopat engga selalu pelaku kejahatan. Kelainan mental itu disebut Daily Mail ada di satu persen dalam diri penduduk dunia. Berikut inilah ciri-cirinya.

1. Pintar Memanipulasi

Hannibal-Hopkins
Sir Anthony Hopkins waktu lagi meranin tokoh psikopat Hannibal Lecter dalam film The Silence of The Lambs. Di film itu, Hannibal dikenal tokoh yang jago memanipulasi. (Sumber: Blumhouse.com)

Daily Mail pernah membuat survei dan menemukan seorang warga biasa yang ternyata punya ciri psikopat sangat kuat. Sebut aja doi Mr Wells. Ketika diwawancarai, Mr Wells bilang, “Saya akan menyampaikan cerita palsu kepada orang lain supaya saya dipercaya. Saya pun akan membantu mereka melakukan sesuatu yang biasanya tidak mau dilakukan orang lain.”

Doi melanjutkan, “Setelah saya dapat kepercayaan mereka, barulah saya meminta sesuatu dari mereka. Kalau mereka tidak mau, saya akan ingatkan kalau saya pernah membantu mereka.” Dengan kata lain, seorang psikopat cenderung tampil lebih tinggi dari orang lain supaya bisa memanipulasi. Karena jago manipulasi itulah, seorang psikopat bisa meloloskan diri dari jerat hukum.

2. Narsis Parah

psikopat
(Sumber: therichest.com)

Selain itu, psikopat juga dikenal sangat narsis. Lebih parahnya, mereka menganggap diri sendiri lebih tinggi daripada orang lain. Keunggulan-keunggulannya dipamerkan secara berlebihan. Cara seperti itulah yang dilakukan Mr Wells untuk mendapat kepercayaan orang lain.

3. Egois Berat

giphy
(Sumber: Giphy)

Pada intinya, psikopat itu engga memperdulikan mana benar dan salah, asalkan mereka bisa mencapai tujuan. Karena itulah, mereka sama sekali engga ragu buat mencelakakan orang lain. Mereka lebih sering berbohong, menipu, dan mengelak daripada menggunakan kekerasan buat dapetin maunya.

4. Impulsif

psikopat
Belanja berlebihan tuh tanda-tanda impulsif loh. (Sumber: Lifehack.org)

Mereka yang punya kecenderungan psikopat sifatnya tuh meledak-ledak, Kawan Muda. Kalau marah, kemarahannya ditunjukin. Keseringan, orang di sekitar mereka yang jadi korban kemarahan. Udah gitu, mereka engga merasa bersalah ketika ada yang sakit hati.

5. Cepat Bosan

psikopat
(Sumber: Meme Generator)

Selain itu, Business Insider bilang seorang psikopat cepat bosan, sehingga mereka butuh rangsangan besar dari luar buat melakukan suatu hal. Mereka sangat engga konsisten. Oleh sebab itu para psikopat cita-citanya pendek, bahkan jarang punya cita-cita.

6. Suka Nge-bully

psikopat 2
(Sumber: Giphy)

Dari situ Alodokter.com, kecenderungan psikopat bisa diliat waktu seseorang kecil. Anak-anak yang punya sifat psikopat cenderung suka menyiksa hewan dan engga suka bergaul. Dalam pergaulannya, mereka bisa mem-bully teman. Di usia 20 hingga 30 tahun, baru deh mereka keliatan psikopatnya.

Pekerjaan Mempengaruhi Tingkat Psikopat Seseorang

psikopat
(Sumber: Giphy)

Kevin Dutton, penulis buku ‘The Wisdom of Psychopaths’ bilang, ada beberapa pekerjaan yang cenderung membuat orang biasa menjadi psikopat. CEO atau pemimpin perusahaan adalah yang pertama serta disusul oleh pengacara. Selain itu, doi juga bilang artis, sales, dokter operasi, jurnalis, polisi, koki, dan pegawai negeri. Bahkan pendeta dan tokoh keagamaan pun disebutnya cenderung menjadi psikopat.

Nah, enam ciri (plus bonus satu fakta menarik) tadi adalah ciri-ciri kelakuan psikopat yang biasa terlihat. Tapi, yang bisa menentukan seseorang psikopat atau bukan ya dokter spesialis kejiwaan, Kawan Muda. Kamu engga kayak begitu, kan? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.