Rabu, 21 Oktober 2020

Genmuda – Sampah orang lain engga jarang memang bisa jadi harta buat sebagian orang yang tau cara manfaatinnya. Hal itu pun udah dibuktiin Sia lewat album terbarunya yang bertajuk ‘This is Acting’.

‘This is Acting’ merupakan album studio ketujuh Sia yang baru dirilis pada hari Jumat (29/1) kemarin, menyusul album ‘1000 Forms of Fear’ (2014). Kisah di balik album ini terbilang menarik, mengingat hampir setiap lagu di dalamnya merupakan lagu-lagu yang pernah ditulis Sia tapi ditolak sama artis-artis lain, mulai dari Adele hingga Rihanna dan Beyonce.

Coba deh kamu bayangin gimana jadinya kalau kamu ada di posisi Sia. Pas lagi nulis lagu, yang ada di otak kamu pasti kamu harus nyesuain lagunya sama si penyanyi. Tapi pas si penyanyi nolak lagu itu dan kamulah yang akhirnya harus ngegantiin doi, kamu mau engga mau harus lebih berusaha lagi buat bisa ngedalamin kayak gimana karakter si penyanyi tadi di lagu itu.

(Sumber: Sun Times)

Meski begitu, ‘This is Acting’ tetap kerasa kayak benar-benar dibuat dari, oleh, dan untuk Sia. Album ini seakan jadi bukti kalau doi memang total dan serius dalam ngedalamin perannya sebagai penyanyi lain. Berkat vokalnya yang unik dan catchy, album ini jadi engga terkesan kayak kumpulan demo-demo gagal.

Kamu dengerin aja ‘Bird Set Free’ yang jadi trek pembuka ‘This is Acting’. Lirik lagu tersebut seakan nunjukin kalau Sia memang cuma pengen nyuarain karya-karyanya secara habis-habisan, engga peduli orang nganggapnya gimana. Doi pun berhasil nunjukin kebebasan sekaligus kepiawaiannya dalam ngeracik lagu di single yang tadinya buat ‘Pitch Perfect 2’ itu.

Sementara untuk ‘Alive’, kamu mungkin bakal ngerasa wajar kalau Adele akhirnya nolak trek tersebut buat dimuat di album ’25’. Walau sempat ditawarin pula ke Rihanna, single yang udah dirilis Sia di September 2015 itu akhirnya justru jadi semacam the next ‘Chandelier’ dan terdengar lebih kayak doi ketimbang ‘One Million Bullets’, satu-satunya trek di ‘This is Acting’ yang engga doi tulis buat artis lain.

Selanjutnya, trek lain yang engga kalah menarik adalah ‘Move Your Body’. Di lagu tersebut, Sia tampak menjelma jadi Beyonce sekaligus Shakira. Cuma sekali atau dua kali dengar, kamu pun pasti bakal langsung ngerasa kayak lagi diajak Zumba bareng sama doi.

Nah, engga kalah keren dari ‘Move Your Body’, ada pula ‘Sweet Design’ yang juga bakal ngajak kamu buat senang-senang. Entah apa jadinya trek yang satu ini kalau harus berakhir di tangan penyanyi lain. Lagu tersebut jelas terdengar hidup banget pas dibawain sama Sia.

Engga ketinggalan, kamu pun wajib banget buat dengerin ‘Unstoppable’ dan ‘Broken Glass’. Terlepas dari dugaan kalau ‘Unstoppable’ ditulis buat Demi Lovato, trek tersebut justru nunjukin kalau Sia bakal terus melaju dengan karya-karyanya apapun yang terjadi. Sebaliknya, dengan potensi bikin baper yang cukup tinggi, ‘Broken Glass’ bisa jadi soundtrack yang pas buat nemenin kamu gegalauan.

(Sumber: The Guradian)

Sayangnya, masih ada harga mahal yang harus dibayar Sia di ‘This is Acting’. Berperan sebagai artis lain sedikit banyak udah menuntut doi buat beralih jadi lebih mainstream, apalagi doi ngakuin pula kalau sebagian besar konten album ini terbilang lebih ngepop dari materi-materi sebelumnya.

Meski begitu, lagi-lagi engga bisa diungkiri kalau Sia udah mainin perannya dengan sangat baik dan menghibur di ‘This is Acting’. So, emoga aja nantinya doi masih tetap nyimpan kejutan-kejutan menarik buat ditampilin di akhir oleh dirinya sendiri.

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer