Selasa, 1 Desember 2020

Genmuda – Restoran Anigre Jakarta tunjukkan set menu Prancis jelang festival kuliner Good France 2018, Kamis sore (15/3). Terdiri dari 5 santapan otentik dan 1 minuman pembuka, paket menu Prancis itu tersedia 21 – 23 Maret.

Menu-menu yang tersedia khusus selama Good France 2018 itu dinikmati kala makan malam. Kawan Muda sebaiknya memesan tempat terlebih dahulu. Langsung dateng juga engga apa, sih. Tapi, takut engga kebagian tempat aja.

Tanpa melenceng dari rujukan Kedutaan Prancis serta Lembaga Bahasa dan Kebudayaan Prancis (IFI) selaku penyelenggara, Chef Twedi Martatna membuat santapan nikmat itu berdasarkan pengalamannya kerja bareng chef jebolan Angkatan Laut Prancis.

“Koki-koki jebolan AL Prancis dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam memasak,” tutur Chef yang juga pernah “berkelana” bekerja di restoran Italia itu.

©Genmuda.com/2018 TIM
Chef Twedi Martatna. ©Genmuda.com/2018 TIM

Dia bilang, berbagai santapan nikmat itu dibuat dengan sebisa mungkin dengan bahan lokal. “Keju Prancis tidak mungkin dibuat di sini. Jadi, kami impor khusus untuk acara ini,” tutur Sang Chef.

Di bawah syahdunya cahaya lampu tungsten Restoran Anigre, Chef Twedi pun perkenalkan lima menu yang disajiin khusus momen Good France.

1. Valrhona Gianduja

©Genmuda.com/2018 TIM
Lihat satu-satunya gelas di meja? Itu Valrhona Gianduja. ©Genmuda.com/2018 TIM

Terbuat dari cokelat high-end merk Valrhona dan kacang hazel yang dikombinasi dengan martini, Chef Twedi bilang minuman beralkohol ini bakal menambah selera makan.

Berhubung cocoa butter pada cokelat yang dipakai mencapai angka 32%, rasa minumannya agak pahit. Bukan berarti engga enak, seperti itulah rasa cokelat hitam.

Aroma alkohol dari martini engga tercium, tapi terasa sensasinya di lidah, tenggorokan, dan perut. Setelah mengecap-ngecap lidah, kacang hazelnya baru terasa.

“Kami akan berusaha sediakan Valrhona Gianduja tak beralkohol apabila ada yang ingin menikmatinya. Tapi, rasanya jadi seperti susu cokelat-hazelnut biasa,” kata Chef Twedi.

2. Warm Asian Seabass Salad

©Genmuda.com/2018 TIM
Benda di kanan bukan roti, melainkan Comté Cheese Soufflé. ©Genmuda.com/2018 TIM

Nama masakannya panjang. Yaitu, Warm Asian Seabass Salad with Baby Rocket, Forest Honey Lime Vinaigrette nad Light Comté Cheese Soufflé. Meski terlihat bening, makanan pembuka ini kaya rasa, loh!

“Karena rasanya ada campuran asam, manis, asin, menu ini juga bisa dibilang rujak ikan,” kata Chef Twedi sambil bercanda. Ikan yang dimaksud berasal dari daging kakap putih beku yang kemudian dipanasin.

Bagi Chef Twedi, ini adalah menu pembukaan engga lazim. “Biasanya, menu pembuka adalah salad sayuran. Saya ingin lain. Saya ingin salad ikan dengan protein tinggi,” tuturnya.

3. Double Boiled Prawn Bisque

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Lagi-lagi, nama menunya puanjang. Yaitu, Double Boiled Prawn Bisque with Papaya Crayfish and Basil Leaves Rolled Tuile. Kita sebut saja sup tomat udang karena emang itu dua bahan utama supnya.

Bukan sembarang udang, sumber protein pada menu itu berasal dari Papua, loh. Ukurannya besar. Pada piring penyajian, terpajang kepala udang yang pasti jauh lebih besar dari jempol kamu. Kecuali, kamu raksasa.

Kepalanya bisa kamu makan kalau gigi kamu kuat. Kalau engga, ya tinggalin aja. Menyeruput sup merah dengan rasa gurih itu aja udah cukup, kok. Rolled Tuile yang garing kayak kerupuk itu rasanya manis sehingga sup ini kaya rasa juga.

4. Slow Braised Beef Ribs

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Masakan ini diproses mirip kayak rendang. Dimasak dengan api kecil dalam waktu yang lama banget. Proses masak seperti itu bikin daging impor Australia itu lunak.

Lantaran daging yang dipakai merupakan secondary cut, dagingnya masih banyak lemak. Lain dari primary cut yang lebih banyak dagingnya. Engga amis, lemak di menu ini justru menambah kegurihan.

Saus dari akar beet yang ada di dasar piring bikin sajian ini ada manis-manisnya. Ubi ungu dan ubi kuning tumbuk yang ditata simetris di piring, beserta kentang tumbuk jadi sumber karbohidrat menu ini.

5. Brie de Meaux

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Setelah minum dan santap tiga menu, sekarang giliran keju yang disajiin. Meski tertata macam keju orak-arik, tiap komponen di atas piring penyajian adalah satu kesatuan.

Makan keju aja, rasanya terlalu “anta.” Makan keripik aja, rasanya pedas doang. Makan manisan kacang mete, rasanya bosan kayak ngemil kacang saat nonton bola. Makan irisan apel malang doang, gigi ngilu.

Apabila semua komponen itu disatuin, rasanya “meledak” di mulut dengan arti positif. Semua bunga dan tomat ceri di piring penyajiannya juga bisa dimakan, loh.

6. Delectable Mango Mousse, Dark Chocolate Mocha Crema and Vanilla Sabayon

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Dalam satu piring, ada tiga makanan manis yang saling melengkapi. Mousse mangga beri rasa manis-asam, cokelat hitam perkuat rasa pahit, dan vanilla sabayon rasanya manis.

Cara makannya sama kayak “keju orak-arik.” Suap semua komponen makanan itu secara bersamaan biar rasanya meledak di mulut.

Oh, jangan takut lihat semacam kertas metalik di makanan penutup ini. Soalnya, itu adalah edible silver leaf. Intinya, bisa dimakan.

Reni Kusuma selaku Marketing Communication Manager Sheraton Grand bilang, “Kami sengaja mengadakan Good France 2018 selama tiga hari untuk meningkatkan pencicipnya. Tahun lalu, penikmatnya mencapai 30 persen dari total 165 kursi Anigre. Tahun ini semoga lebih.”

Set menu itu bisa dinikmati dengan harga Rp 588 ribu. “Setelah ditambah pajak dan biaya service, harganya mungkin sekitar Rp 600 – 650 ribu,” kata Reni Kusuma.

FYI, Anigre adalah restoran yang berada di Lantai UG Hotel Sheraton Grand, Mal Gandaria City, Jakarta. Ke sana aja kalo mau coba sensasi Good France 2018! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.