Jum'at, 25 September 2020

Genmuda – Engga kerasa, Euro 2016 udah mencapai babak finalnya. Pada 11 Juli nanti, Portugal dan Prancis bakal memperebutkan takhta ‘King of Europe’ di Stade de France, Paris.

Dalam pertandingan itu, Portugal dicibir media-media sementara Prancis diagungkan sebagai tim terkuat tahun ini. Kenapa ya? Berikut inilah fakta yang nunjukin kalo Prancis berdiri bagaikan menara di sebelah Portugal.

1. Prancis Tuan Rumah

Zinedine Zidane, man of the match Final Piala Dunia 1998 lagi angkat pialanya. (Sumber: fifa.com)

Bagi Prancis, main di kompetisi yang diadakan di negeri sendiri sangat menambah moral dan semangat. Waktu Piala Dunia 1998 misalnya. Les Bleus main sempurna sepanjang turnamen itu hingga akhirnya bisa ngalahin Brazil di Final.

Ketika itu, Didier Deschamps yang sekarang jadi pelatih Perancis saat ini main sebagai pemain tengah. Waktu Prancis jadi tuan rumah Euro 1984 pun si Ayam Jago bisa meraih tropi ‘King of Europe’.

2. Portugal cuma bisa menang 5 kali dari Prancis sejak 1926

Sejak 1978, Les Bleus menikmati 10 kali ‘win streak’ kontra Portugal. Namun, dominasi sepakbola Prancis dimulai sejak 1926. Sejak tahun itu, Portugal pernah 24 kali kontra Perancis.

Dari semua pertandingan itu, mereka cuma bisa menang lima kali dan sekali mempertahankan skor seri. Statistik itu jelas bikin Portugal jadi tim ‘underdog.’

3. Prancis punya pencetak gol terbanyak

Berdasarkan statistik persatuan sepakbola Eropa UEFA, Antoine Griezmann menjadi top scorer sementara di Euro 2016. Doi berhasil mencetak 6 angka dalam 6 pertandingan yang dimainkan.

Di bawahnya, ada Christiano Ronaldo yang mencetak 3 angka di 6 pertandingannya. Setelahnya, ada dua pemain Prancis lainnya, yakni Olivier Giroud dan Dimitri Payet yang sama-sama mencetak 3 angka sepanjang Euro 2016.

4. Antoine Griezmann, pemain terbaik sejauh ini menurut UEFA

Kata media, Griezmann bakal jadi pesaingnya si CR7 di Final Euro 2016. (Sumber: Eurosport)

Dalam perhitungannya pun, UEFA menempatkan Antoine Griezmann sebagai pemain top di Euro 2016. Doi udah bermain sebanyak 435 menit dan mencetak jauh lebih banyak angka daripada Christiano Ronaldo yang main dengan total 600 menit.

Di statistik pemain terbaik, CR7 berada di peringkat ketujuh. Olivier Giroud dan Dimitri Payet, sementara itu tetep ada di posisi ketiga dan keempat.

5. Serangan Prancis jauh lebih tajam

Prancis berhasil ngebuat 103 kesempatan mencetak angka sepanjang Euro 2016, sementara Portugal 112 kesempatan. Kalo dilihat begitu aja, Portugal emang keliatan agresif, tapi anak-anak asuh Didier Deschamps lah yang punya kaki emas. Dari total kesempatan itu, Les Bleus cuma punya 35 kesempatan yang off target.

Sementara Portugal punya kesempatan 44 off target. Dengan kata lain, Portugal menyia-nyiakan kesempatan lebih banyak dari Prancis.

6. Prancis di Urutan Pertama berdasarkan statistik UEFA

perancis girang
Pemain tim Ayam Jago merayakan prestasinya lolos hingga babak final. Portugal udah nunggu mereka sejak mengalahkan Wales. (Sumber: telegraph.co.uk)

Menurut perhitungan UEFA, Prancis berhasil mencetak total 13 gol sepanjang turnamen dan membuatnya berada di puncak daftar negara peserta Euro 2016. Sementara itu, Portugal cuma bisa mencetak total 8 gol dan ada di posisi kelima.

Sepanjang pertandingan pun Prancis cuma kejebolan 4 angka, sementara Portugal 5 angka. Udah jelas UEFA aja menempatkan Portugal di bawah tuan rumah.

Uniknya, Wales yang tergolong anak bawang ada dan kalah dari Portugal malah di posisi kedua. Well, pertandingan Piala Eropa kali ini emang unik. Soalnya, banyak tim ’underdog’ yang diserang mulu malah ngebalikin situasi dan menangin pertandingan. Kira-kira, bisa kah Portugal mengungguli Prancis dan bikin plot twist di endingnya Euro kali ini? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.