Senin, 17 Juni 2024

Genmuda – Fenomena alam yang sering terjadi kadang disalahartikan sama beberapa orang dan malah bikin jadi pemberitaan yang masih belum tau tentang kebenarannya. Padahal kalo kita bisa menyikapinya dengan bijak, gak ada loh asumsi-asumsi yang jatuhnya malah nakutin-nakutin banyak orang.

Bahkan di negara semaju kayak Amerika Serikat pun masih banyak masyarakatnya yang suka ‘sesat pikir’ buat menalar fenomena alam. Jadi begini, Negeri Paman Sam diperkirakan mengalami gerhana matahari total pada tanggal 21 Agustus 2017 dan banyak masyarakatnya yang mikir jika hari itu adalah ‘doomsday’ alias hari kiamat. Loh, kenapa bisa gitu ya?

Gerhana matahari total yang istimewa

Tentu aja istimewa, soalnya gerhana matahari total ini akan memotong lintasan di setengah Bumi buat pertama kalinya dalam 99 tahun dan terjadi di Amerika Serikat. Beberapa peneliti memperkirakan kalo gerhana ini bakal berlangsung selama 3 menit. Biarpun fenomena alam ini adalah hal biasa, tapi banyak juga yang menduga kalo hari saat terjadi gerhana matahari total adalah hari kiamat.

Terus kenapa ditakutkan jadi kiamat?

Image result for 2012 film gif

Beberapa umat kristen garis keras di Amerika Serikat percaya kalo gerhana matahari total akan membawa dunia ke hari kiamat. Dikutip dari Express. co.uk, mereka juga percaya awal dari akhir dunia ini sebenernya udah dimulai sejak perang yang dimulai sama Israel di tahun 1947.

Beberapa orang berpikiran kalo matahari mungkin aja gak mengobrit lagi. Dengan kata singkatnya, Matahari tersebut akan stuck di posisi gerhana total. Otomatis, langit akan terus-terusan dalam keadaan gelap karena matahari tertutup bulan.

Selain itu, saat matahari berhenti bergerak, secara otomatis juga bulan akan berhenti mengorbit Bumi. Seketika gravitasi Bumi bakal hilang, dan mungkin bulan akan menghantam Bumi. Waduh?

Gary Ray, adalah umat Kristen sekaligus penyampai kabar Injil yang beropini tentang kiamat di hari gerhana matahari total. Orang-orang yang percaya kalo 21 Agustus 2017 nanti adalah hari kiamat meyakini bahwa hari itu adalah hari pengangkatan semua umat manusia ke surga dan akan berakhir bulan April 2024 nanti,–atau saat gerhana Matahari total selanjutnya.

Selama periode tujuh tahun hingga 2024, mereka percaya kalo umat manusia yang beriman akan diangkat ke surga dengan raut wajah yang bahagia. Sedangkan umat yang gak beriman akan menderita tersiksa karena semua bencana yang terjadi saat kiamat.

Image result for israel war gif

Buat memperkuat opininya, Gary Ray mengutip beberapa pernyataan yang ada di Injil,

“Kami pikir itu Tuhan memberi isyarat kepada kami bahwa dia akan melakukan langkah selanjutnya. Jika orang ingin siap, satu hal yang dapat Anda lakukan adalah menerima apa yang telah dia tawarkan, yang merupakan anugerah kasih karunia dan pengampunan. Hanya itu yang harus kita lakukan untuk siap.” dilansir dari Daily Star.

Who knows ya. Soalnya gerhana matahari total ini cuma terjadi Amerika Serikat atau kayak gerhana matahari yang pernah terjadi di bulan Maret tahun 2016 lalu di Indonesia. (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.