Rabu, 14 November 2018

Genmuda – Kawan Muda pasti kenal dong sama dua komika Tretan Muslim dan Coki Pardede? Nama keduanya semakin dikenal publik setelah bergabung dengan Majelis Lucu Indonesia (MLI) dengan konten video “Debat Kusir”.

Lewat video itu pula Muslim dan Coki sering memberikan diskusi dan kritik hal-hal yang sedang ramai lewat candaan mereka. Mulai dari “Golongan Kami” atau “Hiya Hiya Hiya” adalah gimmick yang sering keduanya bawain dalam acara debat kusir.

Akan tetapi, candaan kedua kini berbuntut panjang setelah video “Masak Babi Campur Kurma” yang diupload di channel Youtube Tretan Muslim. Sejumlah pihak menilai jika kedua komika tersebut mengolok-olok agama Islam.

Atas insiden tersebut, Muslim dan Coki akhirnya memberikan klafikasi sekaligus memutuskan mundur dari MLI dan dunia standup comedy yang telah membesarkan keduanya dalam video “Debat Kusir-Episode Terakhir”, Rabu (31/10).

“Saya ini adalah orang yang haus akan ilmu pengetahuan dan ingin terus mempelajari tentang kebenaran dan keagungan Islam. Tapi sebagai manusia saya akui saya bisa salah, bisa khilaf juga kebablasan. Dan saya bisa kebablasan itu terjadi karena ketidaktahuan saya dan kurangnya ilmu saya,” aku Muslim dalam video tersebut.

Keduanya menjelaskan bahwa efek dari videonya tersebut tidak hanya memberikan dampak ancaman bagi keduanya, namun juga kepada orang terdekat mereka, termasuk MLI. Imbasnya salah satu acara komika, Ananda Rispo di Solo beberapa waktu lalu mendapatkan penolakan, padahal Muslim dan Coki tidak ada di dalamnya.

Meminta maaf dan vakum dari dunia hiburan

Atas kisruh yang mereka hadirkan, Muslim dan Coki akhirnya memutuskan keluar dari MLI sekaligus vakum dari dunia hiburan, khususnya standup comedy di tanah air.

“Mulai hari ini saya Tretan Muslim dan saya Coki Pardede memutuskan untuk tidak lagi bergabung dengan Majelis Lucu Indonesia. Kita mundur dari Majelis Lucu Indonesia, Majelis Lucu Indonesia akan tetap berjalan tanpa kami berdua Coki dan Muslim,” ujar keduanya.

Keduanya juga sepakat untuk lebih fokus memperbaiki diri dalam memberikan semangat dan nilai-nilai toleransi di Indonesia. Keputusan ini pun ramai dikomentari oleh netizen lewat hashtag GolonganKami.

(Sumber: Twitter)
(Sumber: Twitter)
(Sumber: Youtube.com/MLI)
(Sumber: Youtube.com/MLI)

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.