Rabu, 19 September 2018

Genmuda – Sony Picture dan segala anak perusahaan serta afiliasinya terus ngasih nafas ke franchise “Hotel Transylvania.” Masuk pada seri ketiga, Dracula (Adam Sandler) diajak berlibur bareng teman dan keluarga besarnya.

Film yang mulai tayang 13 Juli 2018 di Indonesia ini munculin lagi karakter dari film pertama. Mavis (Selena Gomez) tetap jadi cewek emo baperan. Suaminya yang manusia, Johnny (Andy Samberg) tetap merasa muda meski punya anak satu, Dennis (Asher Blinkoff).

Frankenstein Monster (Kevin James), Wayne the Werewolf (Steve Buscemi), Murray the Mummy (Keegan-Michael Key), dan Griffin the Invisible Man (David Spade) tetap jadi sahabat setia dan konyolnya Dracula.

Fokus pada Dracula

via: Instagram
(Sumber: Istimewa)

Lain dari film sebelumnya yang fokus pada naik-turun hubungan Drax-Mavis-Johnny, film ini cuma fokus pada Dracula. Itu ketauan di awal karena filmnya dibuka dengan cerita masa lalu Drax.

Sebagai vampir di pertengahan abad 19, doi jadi objek buruan van Helsing si Pemburu Hantu (Jim Gaffigan). Bertahun-tahun diburu, Drax selalu berhasil lolos.

Cerita itu berlanjut sampe sekarang, ketika Drax menjadi kakek yang selalu khawatir sama anak, cucu, dan hari tuanya. Di tengah upaya doi nyari pasangan pengganti almarhum istrinya, Drakula itu juga dihantui sisa-sisa dendam van Helsing.

Semua itu terjadi di atas kapal pesiar saat Drax liburan dan jatuh cinta pada kapten kapal, Ericka (Kathryn Hahn).

Hiperaktif

©Sony Pictures
©Sony Pictures

Lain dari Disney-Pixar yang punya ciri khas animasi smooth, Sony Pictures hobi bikin animasi yang sangat visual. Tiap gerakan karakter yang ditampilin tampak keliatan funky.

Di “Hotel Transylvania,” ketampakan itu terlalu ditonjolin sehingga animasinya malah tampak hiperaktif. Pada satu titik tetep kocak, tapi di titik lain itu bikin beberapa penonton berkomentar, “Yaelah! Mau bersedekap aja gak usah lebay gitu kali animasinya.”

Namun, anak-anak dan remaja unyu pasti suka bentuk seperti itu, sementara orang yang lebih dewasa perlu bersabar melihat waktu yang seharusnya dipakai untuk nunjukin lebih banyak plot malah terbuang demi nonjolin gerak visual.

Bagus di pertengahan

©Sony Pictures
©Sony Pictures

Menurut penulis pembukaan dan pertengahan filmnya terasa agak datar. Jokesnya masih belum on-point karena ada penonton yang gak ketawa menontonnya. Sutradaranya, Genndy Tartakovsky kayak keliatan save the best for the last. 

Setelah itu barulah animo filmnya mulai nanjak. Jokes recehnya mulai bikin ngakak dan keanehan para monster makin kocak. Dialognya semakin berani karena bawa pesan positif supaya para penonton jangan menilai seseorang dari penampilan fisiknya doang.

Playlist yang oke

©Sony Pictures
©Sony Pictures

Mark Mothersbaughn sebagai penanggungjawab musik perlu dikasih applause karena masukin lagu-lagu bagus ke film. Soundtracknya pasti jadi playlist unggulan kamu selama berbulan-bulan.

Selain itu, DJ Tiesto perlu diacungi jempol karena berhasil ciptain musik menyebalkan yang sulit dilupain. Musik itu ceritanya jadi theme song antagonis pada detik-detik terakhir film.

Penggemar Hotel Transylvania dan Adam Sandler pasti suka konsep film liburan keluarga macam ini. Tapi, enggak bisa dipungkiri jika film ini masih lebih baik lagi.

Kapal pesiarnya ada beneran

via: Dream Cruise Line
(Sumber: Dream Cruise Line)

FYI, paket liburan yang dipesan Mavis buat Dracula itu dibikin versi benerannya loh, gaes. Dreamcruise bekerjasama dengan Sony Pictures siapin hotel di atas air itu dengan tujuan Jepang, Vietnam, Indonesia, Kamboja, Malaysia, dan Thailand.

Beberapa kru kapal bakal berdandan seperti Drax, Murray, dan karakter di film Hotel Transylvania buat menghibur kamu. Seru, kan? Biar lebih seru, nonton filmnya dulu.

(sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.