Rabu, 27 Maret 2019

Genmuda – Finally, Marvel merilis salah satu film superhero terbaru, sekaligus ajang pemanasan di tahun 2016, sebelum film proyek terbesar ‘Captain America: Civil Wars’. Tapi lupain dulu deh soal perang-perangan Captain America dan Iron Man, karena yang bakalan kita bahas adalah ‘Deadpool’. Indonesia kebagian tayang 2 hari lebih awal loh, yaitu tanggal 10 Februari 2016, sedangkan di Amerika baru tayang pada tanggal 12 Februari 2016.

Banyak dari Marvel’s Fans dibuat penasaran gimana aksi dari sang jagoan kocak dan konyol tersebut. Buat Marvel sendiri, sosok Deadpool bisa jadi sebagai pembuka persaingan film-film superhero yang udah antre sampe akhir tahun nanti. Berangkat dari itulah, promosi Deadpool bisa jadi paling universal dari jagoan kebanyakan. Yang paling anyar pastinya adalah teaser Deadpool bareng pemain Manchester United. (Agak konyol sih emang)

Namun image konyol Deadpool emang berhasil direpresentasikan oleh Wade Wilson (Ryan Reynolds). Premisnya sih sederhana, Wade jadi salah satu mantan tentara dan menderita kanker ganas, di saat bimbang dan putus asa, seorang agen menawarkan Wade menjadi seorang manusia super (mutan) dalam proyek bernama Weapon X sehingga dirinya bisa hidup abadi, kebal akan penyakit, termasuk kanker yang dideritanya.

(Sumber: Guardian)

Meski simple,  film arahan Tim Miller tersebut punya keungggulan dari sisi storyboard dibandingkan film-film lainnya. Saat banyak film sejenis ngedepanin adegan laga, Deadpool terasa lebih ringan lewat balutan narasi sama visual yang lebih persuasif. Walaupun keliatannya tetep ngeyel, formula tersebut bisa kamu temuin dari menit awal hingga dua after credit-nya nanti. *spoiler alert.

Harus diakuin, engga gampang buat mengemas alur cerita maju-mundur ‘cantik’, karena hal ini bisa bikin penonton skip dan gagal paham. Untungnya Deadpool engga keliatan ‘maksa’ dalam sisi adegan actionnya aja, justru sosok Wade berhasil menjadi pemeran pertama sekaligus orang ketiga yang menceritakan alur cepat lewat celaan dan banyolan kocak, vulgar, sekaligus kasar.

(Sumber: Comicsbeat)

Karakter antagonis dipilih Ajax alias Francis (Ed Skrein). Sebagai salah satu villian Deadpool, Francis digambarkan sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab atas proyek Weapon X –yang mengubah Wade menjadi Deadpool.

Sejak muncul sebagai cameo di ‘X-Men Origins: Wolverine’ (2009) pihak studio emang udah serius banget matengin jalan cerita Deadpool mulai tahun 2010. Dan kayaknya hal itu berhasil terbayar lunas usai dirilis jelang Hari Velentine tahun ini. Selain Renolds, Deadpool turut dimeriahkan oleh Morena Baccarin, T.J. Miller, Gina Carano, Brianna Hildebrand, sampe legenda Marvel, Stan Lee.

Digadang-gadang menyusul kesukesan ‘Ant-Man’ di tahun 2015, menurut saya Deadpool justru lebih lengkap sebagai film superhero. Ada action, humor, drama, dan semuanya seimbang membangun jalan cerita. Belum lagi banyak banget jokes satir buat beberapa public figure, superhero Marvel terutama ‘X-Men Universe’, sampe sosok ‘Green Lantren’ yang juga sama-sama diperanin Ryan Renolds tahun 2011. *Dan asli, itu jadi film doi yang paling caur.

Overall penggambaran perdana tokoh Deadpool berhasil memberikan rasa puas buat para fans-nya. Film ini pun merupakan kali kelima Ryan Renolds membintangi film adaptasi komik, setelah ‘Blad: Trinity’, ‘X-Men Origins: Wolverine’, ‘Green Lantern’, dan ‘R.I.P.D.’

(Sumber: Guardian)

Catatan buat Kawan Muda, kendati masuk franchise Marvel, Deadpool jauh banget dari film ‘The Avengers’ ataupun ‘X-Men’. Humor-humor serta adegannya syarat akan kekerasan, ratingnya juga khusus buat 18+ alias khusus dewasa.

Sayangnya lewat proses lembaga sensor film Republik Indonesia, ada beberapa adegan cerita yang harus dikorbankan. Tentunya kalau kamu nonton dari awal cerita, bisa keliatan bagian yang disensor apa. Tapi tenang gaes, untungnya problem tersebut ditolong sama penerjemah film Deadpool di Indonesia, karena mampu menerjemahkan bahasa/humor slank ke dalam bahasa Indonesia secara cukup jelas dan rapih. Jadi engga bakalan gagal paham deh. Thumbs up buat penerjemahnya!

Makin penasaran dong? Buruan deh tonton filmnya di bioskop kesayangan kamu! Jangan lupa kasih komentar juga ya kalau udah habis nonton! Happy Weekend!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.