Jum'at, 20 Juli 2018

Genmuda – Pecinta musik keras selain metal dikasih ruang “berlebaran” di Hammersonic Festival 2018. Digelar di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, 22 Juli nanti, Hammersonic 2018 ngundang musisi cadas kenamaan dunia.

Jelang acara, panitia gelar konferensi pers di Jakarta, 12 Juli sore. Hadir di situ Zethria Okka selaku Art Director Hammersonic 2018, Adam Valdvamp basisnya band KOIL, Andyan Gorust drummernya Hellcrust, dan Soleh Solihun sebagai MC ngocol.

Sambil bercanda, mereka ngebeberin nama-nama musisi besar yang bakan nerusin jejak Megadeth tampil di festival metal itu. Siapa aja mereka? Lo simak aja di bawah ini! \m/

Koil

Pada Hammersonic nanti, KOIL berniat bawain lagu-lagu dari album keduanya, “Megaloblast”. “Kalau memang waktunya cukup, gue berniat bawain semua lagu di album itu,” kata Adam.

Semua lagu di album keluaran 2001 yang pernah masuk daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi Majalah Rolling Stones 2007 itu emang enak banget dinikmati sambil headbang di depan panggung.

Hellcrust

Diisi dedengkot metal, Hellcrust bersiap ramein panggung dengan lagu andalan macam “Janji Api.” Supaya menikmati penampilan mereka, dengerin aja album “Kalamaut”.

Saat ditanya pengalamannya main mulu di Hammersonic, Gorust dulunya tergabung dalam band Deadsquad bilang, “Sebenarnya, ini penampilan kedua Hellcrust di Hammersonic. Sebelum ini, saya main dengan project yang lain.”

Ihsahn

Meski dandanan dan gaya doi di poster Hammersonic Festival 2018 kayak DJ kekinian, sementara nama doi macam nama anak religius di Indonesia, ketahuilah! Ihsahn bakal “ngebakar” panggung dengan lick-lick metalnya.

Vokalis band metal Norwegia, EMPEROR itu bakalan pamer skill multi-instrumentalismenya di atas panggung. Ibarat di Indonesia, doi adalah Ahmad Dhaninya perhelatan musik metal Norwegia.

In Flames

BAKAR! Band heavy metal Swedia ini bakal lanjutin jejak Ihsahn “ngebakar” suasana. Lo juga perlu bersiap menikmati selingan melodic death metal dari para bapak-bapak Jenggotan ini.

Pada 2016 lalu, In Flames ngerilis album “Battles”. Jadi, ada kemungkinan band yang drummernya kini bernama Tanner Wayne itu bakal membuat lo headbanging dengan lagu dari album itu.

Dead Kennedys

Gak usah kaget, protes, atau norak kayak orang baru dateng ke festival musik, deh. Meski memasukkan diri pada kategori musik punk, musik Dead Kennedys ini jadi influencenya para band trash metal era 1990an sampai sekarang.

Lo perlu request band gaek itu bawain lagu “Holliday in Cambodia,” supaya lo ngerasain serunya moshing dari sudut pandang bokap lo diiringi lagu hits keluaran 1978. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.