Selasa, 25 Januari 2022
HiburanMusik

Selamat, Ya! Keluarga Raisa sekarang Bertambah Banyak!

©Genmuda.com/2018 TIMKi-ka: Dipha Barus, RamenGvrl, Raisa, Josh Kunze, Kunto Aji, dan Marco Steffiano di Juni Headquarters, Kamis (22/2). ©Genmuda.com/2018 TIM

Genmuda – Juni Recods kencengin volume keberadaan mereka di Tanah Air. Mereka siap orbitkan sejumlah artis baru sepanjang 2018, sekaligus buka studio produksi musik. Raisa, Marco Steffiano, dan Dipha Barus jadi produsernya.

Penambahan jumlah project dan keluarga Juni Records itu diumumin di Juni Headquarter, bilangan Kemang, Jakarta, Kamis (22/2). Acaranya juga dihadiri beberapa musisi garapan label start-up yang didirikan Raisa itu.

Ramen Gvrl, Gbrand, dan Keilanboi bersama label hip-hop Underground Bizniz Club (UBC) tuh beberapa musisi yang kini gabung sama Juni Records. Dipha Barus juga sebenernya baru gabung sama Juni, sih.

Adryanto Pratono selaku Direktur Juni Records bilang, “UBC tetap berdiri utuh. Hanya saja, statusnya menjadi semacam perpanjangan tangan Juni Records dalam dunia musik hip-hop,” tutur doi.

Cara lumrah di dunia hip-hop

©Genmuda.com/2018 TIM
RamenGvrl tunjukin kebolehannya! ©Genmuda.com/2018 TIM

Cowok yang akrab disapa Boim itu merasa pola doi biasa dilakukan musisi hip-hop manca negara. “Misalnya, labelnya Eminem dan 50 Cent sebenarnya adalah perpanjangan tangan dari label Dr Dre,” kata doi.

Angga “Kims” selaku salah satu petinggi UBC bilang, kerjasama ini gak melulu soal keuntungan. Melainkan, soal kembangin dunia hip-hop tanah air.

“Banyak banget musisi hip-hop yang sebenarnya keren, tapi sulit berkembang karena kurang wadah. Bersama Juni Records, kami berharap bisa mewadahi musisi-musisi itu untuk berkembang bersama,” kata Kims.

Punya artis baru bergenre Soul-R&B juga

©Genmuda.com/2018 TIM
Josh Kunze menghayati lagu. ©Genmuda.com/2018 TIM

Satu lagi musisi anyar yang digarap Juni Records adalah Josh Kunze. Penyanyi cowok Jerman yang tinggal di Indonesia sejak doi SD itu rilis album Relentless sekitar pertengahan Februari ini. Single keduanya rilis 21 Februari lalu.

“Gue dan anak-anak Juni Records bisa dibilang kawan lama. Gue suka nongkrong di studionya Marco Steffiano dan sudah kenal dengan Yaya juga Boim,” cerita Josh ke Genmdua.com. Hal itu diamini Boim.

Josh lanjut bercerita, “Niat bikin album sebenarnya sudah lama ada. Kira-kira, sejak 7 tahun lalu. Namun, produksinya terhenti karena kesibukan saya. Tepat dua tahun lalu, saya mulai menggarapnya lagi hingga rampung setelah disemangati Marco dan kawan-kawan.”

Josh berada di tangan kibordis yang tepat

via IG @charismamamet
Adrian Rahmat, kibordis yang bantu Josh Kunze garap albumnya. (Sumber: IG @charismamamet)

Lewat penelusuran Genmuda.com, diketahui kalo kibordis penggarap album Josh Kunze bernama Adrian Rahmat Purwanto. Doi adalah kibordis yang bantu Raisa dan Afgan ciptain lagu “Percayalah,” 2015 lalu.

Bersama Josh, doi pun jadi penulis empat lagu di album Relentless. Saat dihubungi via WhatsApp, kibordis yang akrab disapa Kitut itu bilang, lagu yang dimaksud yaitu “Something Special,” “Broken,” “I Love You,” dan “Can’t Take Love.”

“Kami bikin lagu dan workshop pembuatan albumnya pun bareng. Saat penampilan panggung live, gue jadi music director-nya,” kata Kitut kepada Genmuda.com.

Josh bilang, doi sedang persiapkan showcase album tersebut sekitar April. “Inginnya, penampilan live saya berlanjut ke festival tanah air dan internasional. Ingin sekali bisa manggung di Jerman,” tutur penyanyi yang musiknya masuk iTunes di Taiwan dan Australia itu.

Buka studio produksi musik

©Genmuda.com/2018 TIM
Ini Boim. ©Genmuda.com/2018 TIM

Selain pamer jajaran musisi anyar, Juni Records juga buka studio produksi musik yang diproduseri Raisa, Marco Steffiano, dan Dipha Barus. Boim bilang, pihaknya buka diri untuk semua musisi.

“Mau musisinya pernah punya album, baru mau punya album, musisi lama, atau musisi baru, tidak masalah. Juni Studio membuka diri untuk semua,” kata Boim.

Dipha Barus optimis kalo penggabungan dirinya dengan Marco dan Raisa akan hasilkan kombinasi yang lengkap. “Raisa bisa menggarap pembuatan lirik. Marco membuat beat dan irama. Gue jago pesan makanan. Hahaha,” kata Dipha sambil bercanda.

Menggenjot produksi

©Genmuda.com/2018 TIM
Ki-ka: RamenGvrl, Josh Kunze, dan Kunto Aji bergaya kekinian. ©Genmuda.com/2018 TIM

Kunto Aji — salah satu penyanyi garapan yang album keduanya belum rilis-rilis juga menargetkan kalo album yang dinanti itu rilis tahun ini.

“Konsepnya akan benar-benar lain dari album pertama. Pada album kedua, saya ingin bercerita tentang kesehatan mental,” tutur penyanyi ngejazz yang kalo manggung selalu teaterikal itu.

Boim menargetkan, produksi musik selesai pada akhir semester pertama 2018 supaya bisa dipromokan pada semester berikutnya.

Doi juga bilang kalo Juni Records sedang mengonsep kolaborasi seru antara Dipha, Yaya, dan Marco. Selain itu, festival musik artis-artis Juni juga lagi digarap. “Konsernya masih tahap ide. Kita lihat saja nanti kelanjutannya,” tutur Boim. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.