Minggu, 17 Januari 2021

Genmuda – Film. Sebuah karya seni yang mengedepankan unsur visual dan audio sebagai elemen utamanya. Walau demikian, kedua elemen tersebut hanyalah sekadar kriteria umum dari gambaran sebuah film. Kawan Muda pastinya sependapat bahwa sebuah film bagus harus memenuhi banyak kriteria.

Tengok aja ajang bergengsi kayak Academy Awards, banyak banget kan penilaian sebuah film yang layak dikatakan bagus. Bisa dari segi cerita, musik, sutradara, pemeran, kostum, dan masih banyak lagi. Pokoknya selalu banyak hal-hal baru deh.

Nah, kalo ngomongin film, pasti Kawan Muda juga udah akrab sama banyak film yang diangkat dari cerita dongeng anak-anak. Entah itu ‘Sleeping Beauty’, ‘Cinderella’, atau ‘Alice in Wonderland’. Kendati berasal dari cerita dongeng, namun kamu pasti sepakat kalo seluruh ceritanya punya pesan yang baik buat kita contoh.

Hal inilah yang kemudian jadi tren buat mengadaptasi cerita dongeng dalam format ‘live-action’. Kalo kemarin kita dihebohin sama teaser ‘Beauty and The Beast’, sebenernya ada film ‘live-action’ lainnya yang engga kalah seru, yaitu ‘Alice in Wonderland’.

Dirilis tahun 2010, Alice versi live-action digarap sama tangan dingin Tim Burton. Berbeda sama versi Alice yang mungkin sering Kawan Muda denger atau imajinasiin, sosok Alice yang di sini terlihat lebih berani sebagai seorang cewek.

Pencapaian tersebut juga engga lepas dari pemerannya, Mia Wasikowska. Berkat peran Alice, nama cewek 27 tahun ini juga mulai dikenal sebagai aktris muda yang patut diperhitungkan. Walau belum pernah menyabet piala Oscar kayak Cate Blanchett, namun Mia jadi salah satu aktris muda berbakat asal Australia yang punya prestasi mentereng dalam urusan film.

Pun dalam peran-peran yang dimainin putri dari dua fotografer kondang John Reid-Marzena Wasikowska ini. Doi sering banget meranin tokoh cewek yang jadi pusat jalan cerita, sekaligus nunjukin girls power sesungguhnya. Alice mungkin satu di antara contohnya, tapi Kawan Muda tau engga tokoh-tokoh cewek apalagi yang berhasil diperanin sama Mia dan berhasil menarik simpati publik? Berikut Genmuda.com rangkumin buat Kawan Muda!

Crimson Peak (2015)

via: Pinterest
Penampilan Mia Wasikowska di film ‘Crimson Peak’ (Sumber: Istimewa)

Udah masih muda, cantik, jago akting, eh ketemunya sama sutradara yang udah sering masuk nominasi Oscar. Dalam film ini, Wasikowska kerja barengan Guillermo del Toro yang sukses ngegarap ‘Pan’s Labyrinth’ (2006) dan ‘Pacific Rim’ (2013). Ceritanya sendiri terbilang unik dengan setting gaya gothic romance di Eropa.

Diceritain Wasikowska adalah seorang penulis muda bernama Edith Cushing yang berasal dari keluarga kaya raya. Waktu kecil Edith diberi tahu oleh mendiang ibunya soal ‘Crimson Peak’, yang kemudian dijadiin doi bahan inspirasi tulisannya. Singkat cerita, tokoh utama ini bertemu dengan sepasang kakak beradik, Sir Thomas Shade (Tom Hiddleston) dan Lady Lucille Shade (Jessica Chastain).

Di sinilah Edith nunjukin keberadiannya menguak asal-usil misteri ‘Crimson Peak’, yang tadinya hanya sekadar cerita hantu namun dapat diterima oleh nalar. Pesan moral film ini juga bagus loh, yaitu mengajarkan kalo keserakahan manusia lah yang justru lebih nakutin ketimbang hantu.

Madame Bovary (2014)

via: youtube
Mia Wasikowska yang memerankan tokoh Emma Bovary (Sumber: Youtube)

Di Indonesia, film drama ini emang engga masuk bioskop, namun buat pecinta karya sastra, apalagi Sastra Prancis, pasti kenal banget sama cerita ‘Madame Bovary.’ Ceritanya merupakan hasil adaptasi sastrawan kondang, Gustave Flaubert, dengan judul serupa. Dikarenakan lahir pada era romantisme abad ke-18, menjadikan cerita Madame Bovary sangat erat dengan nilai-nilai kehidupan dan norma manusia modern. Engga heran dong kalo pada akhirnya cerita ini diadaptasi ke layar lebar.

Jalan ceritnya bisa dibilang cukup luar biasa (pada masa itu), yakni cerita seorang istri yang selingkuh dengan pria lain. Tokoh utama perempuan Emma Bovary (Mia Wasikowska), adalah seorang istri dokter yang bernama Charles Bovary (Henry Lloyd-Hughes). Sebagai seorang wanita cantik dan aktif, Emma harus mau dipersunting oleh Charles yang kikuk dan monoton, dengan alasan utang budi orang tuanya dengan sang dokter.

Merasa tidak menemukan kebahagiaan akan pernikahannya, Emma malah memilih berselingkuh dengan pria lain. Meski engga happy ending, namun cerita film ini mampu menggambarkan kehidupan kelas-kelas sosial di masyarakat sekaligus mengajarkan kamu akan konsekuensi yang harus kamu terima dalam sebuah tindakan.

Jane Eyre (2011)

via: Google
Cewek cantik ini pun sering banget meranin tokoh wanita yang hidup di abad ke-18 (Sumber: Istimewa)

Film ‘Jane Eyre’ juga jadi alasan kuat kenapa cewek blasteran Australia-Polandia ini selalu dipilih buat meranin tokoh cewek yang mampu punya pengaruh di jalan cerita. 11-12 sama Madame Bovary, cerita ini diangkat dari karya sastra klasik Inggris, karangan Charlotte Brontë.

Saat menonton film ini, Kawan Muda seolah diajak nyemplung ke permasalahan kompleks kayak pertentangan soal cinta, moral, kelas soal, feminisme, dan lainnya. Di sinilah kamu bakalan kenalan sama sosok bernama Jane Eyre (Mia Wasikowska). Melalui tangan Cory Fukunaga, Sim Nomber (2008), kamu bakalan nonton film romantis setingan abad ke-18 di Inggris yang engga ngebosenin dan mudah buat dimengerti.

Selain itu, akting Mia Wasikowska dengan Michael Fassbender di film ini berhasil menghadirkan chemistry yang asyik dan bikin kamu semua baper. Pokoknya kalo kamu ngaku suka nonton film drama romantis yang engga menye-menye, coba aja tonton film ini.

Tracks (2013)

via: EW
Kalo ngaku jomblo mandiri dan punya pendirian, kamu wajib banget nonton film ‘Tracks’ (Sumber: Istimewa)

Mungkin engga semua orang tau kalo Mia Wasikoswka pernah terlibat dalam film yang diangkat dari kisah nyata berjudul ‘Tracks’. Di film ini, doi berperan sebagai Robyn Davidson, yang ngejelajahin padang gurun Australia cuma dengan ditemani seekor anjing dan empat ekor unta demi keinginannya buat menyendiri menemukan pantai di Samudera Hindia.

Engga tanggung-tanggung gaes, perjalanan doi dari Alice Spring melintasi gurun selama 8 hari ditempuh dengan jarak 1.700 mil. Film ini pun ngajarin Kawan Muda kalo putus asa bisa aja dialami oleh setiap orang, namun dengan tekad dan usaha yang kuat, Robyn berhasil sampai hingga ke ujung pantai Samudera Hindia bersama empat ekor untanya.

Lagi-lagi selain nunjukin girls power sesungguhnya, ‘Tracks’ turut menawarkan keindahan alam di Australia. Ditambah lagi, baik karakter aslinya, Robyn Davidson, dan aktrisnya, Mia Wasikowska, sama-sama berasal dari Australia.

Buat kamu yang belum tau, Mia emang sebelumnya pernah juga tinggal di Polandia dalam beberapa tahun. Namun doi lahir dan besar di Ibu Kota Australia, Canberra. Walau kota tersebut engga sebesar Melbourne atau Sydney, tapi Canberra punya berbagai macam daya tarik yang engga kalah menarik seperti kota-kota lainnya kayak Cairns, Gold Coast, Perth, atau Melbourne, bahkan si pemeran Alice ini pun pernah ngasah bakatnya di Canberra Dance Development Centre.

Kalo misalkan kamu masih kepo soal seluk beluk cewek cantik itu, engga ada salahnya loh buat ngabisin waktu liburan Natal dan Tahun baru kamu di kampung halaman doi. Selain jadi pusat pemerintahan Australia, kota dengan luas hampir 814 km persegi itu punya banyak banget tempat-tempat wisata menarik.

Contohnya buat kamu suka tempat-tempat artsy, punya kisah sejarah, dan science banget, Canberra jelas jadi kota yang paling wajib kamu datengin saat jalan-jalan ke Australia. Soalnya berbagai landmark terkenal di Negeri Kangguru ada di kota itu, sebut aja Gedung Pemerintahan ‘New Parliament House’ dan Museum ‘Australian War Memorial’ yang bisa kamu kunjungin secara cuma-cuma alias gratis.

Kalo Kawan Muda juga butuh wisata alam terbuka yang bisa bikin otak kamu fresh, langsung aja kunjungin National Arboretum Canberra. Di tempat ini, kamu bakalan disajiin sama pemandangan lanskap hijau dengan pepohonan khas Australia yang tertata dengan rapih dengan jumlah 100 spesies pohon dari berbagai belahan dunia.

Dan engga ketinggalan, ada juga satu tempat populer di Canberra yang engga boleh kamu lewatin, yaitu Canberra Glassworks. Sesuai namanya, tempat ini adalah studio pembuatan kerajinan kaca paling besar di Australia, di mana semua proses kerajinannya terbuka untuk umum. Kalo misalkan kamu mau cari oleh-oleh lucu sekalian aja di beli di tempat ini.

Gimana? Banyak banget kan tempat-tempat seru di kampung halaman Mia Wasikowska? Jadi kalo liburan kali ini bingung mau jalan-jalan ke mana, masukin aja Canberra dalam daftar destinasi wisata kamu jelang liburan Natal dan Tahun Baru. Jangan ribet atau takut engga kebagian tiket, soalnya semua masalah kamu itu bakalan dibantu sama Wego.

Cukup mampir aja ke situs Wego, kemudian mereka bakal kasih kamu referensi harga tiket dan booking hotel selama liburan di Canberra. Kalo misalkan masih mikir-mikir soal harga, Wego bakalan kasih kamu beragam pilihan dan perbandingan harga yang sesuai dengan budget. Jadi engga perlu jiper dibohongin, karena pilihan tetep ada di tangan kamu ya.

Kalo udah baca tulisan di atas pastinya kamu engga usah ragu-ragu lagi dong buat tentuin liburan kali ini di Australia. Mau hemat waktu dan biaya, klik Wego aja buat solusinya. “Selamat jalan-jalan ya.” (adv)

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.