Rabu, 2 Desember 2020

Genmuda – Salah satu game olahraga yang paling populer di tanah air, Pro Evolution Soccer (PES) 2017 akhirnya resmi dirilis pada tanggal 15 September kemarin. Konami sebagai developer mengklaim ada banyak fitur anyar yang siap manjain Kawan Muda.

Oke, sebelum kita bahas lebih lanjut di ngulik kali ini, Genmuda.com kasih tau kalo game ini kami coba menggunakan konsol PS4, jadi ada kemungkinan beberapa poinnya akan beda dirasain buat pengguna PC, Xbox One, atau PS3.

Berbekal momentum yang Konami hadirkan pada PES 2016, maka tahun ini mereka terlihat engga mau setengah-setengah upgrade PES 2017 untuk dapat bersaing dengan rivalnya, yaitu FIFA 17.

Grafis yang makin halus

via: PS4
(via: Screenshot PS4)

Sejak tahun lalu, Konami berhasil implementasiin FOX Engine (yang juga dipake di Metal Gear Solid V) ke PES 2016, yang notabene emang keren banget kalo dibanding PES tahun-tahun sebelumnya. Bahkan bisa dibilang Konami selangkah di depan EA dalam segi grafis pemain. Hal yang sama juga bisa kamu lihat di PES 2017.

Secara perlahan, tahun ini mereka engga cuma fokus pada tampilan wajah pemain yang dibuat ekpresif tapi juga sampai ke ornamen stadion hingga penonton. So far, hasil render yang dihasilkan di PS4 cukup mulus tanpa ada gerak yang patah. Meski engga semua pemain dan stadium dibuat detail, tapi jelas hal ini lebih baik daripada PES 2016.

Masalah license emang masih jadi kendala bagi Konami. Karena hanya beberapa klub Liga Primer seperti Arsenal dan Liverpool yang mendapatkan full kit di game ini. Terus sisanya gimana? Tenang, dalam keterangannya Konami akan memberikan fitur customization logo dan stadion bagi pengguna PS4. Jadi esensinya tetap engga bakalan ilang kok.

Tapi semua itu balik lagi ke selera Kawan Muda, kalo kamu ngerasa lisensi itu penting dan pengen banget mainin tim yang udah update jerseynya out of the box, mungkin kamu harus nunggu seri PES beberapa tahun lagi. Maklum, dari tahun ke tahun terakhir lisensi yang didapat rasanya cuma itu-itu aja. Kalo pun ada penambahan penulis ngerasa hal tersebut engga terlalu signifikan.

Gameplay

via: Google
(Sumber: Konami)

Baik pemain yang udah pernah atau belum memainkan PES sama sekali, pasti bisa langsung nyetel dengan gameplay PES 2017. Yup, kendati FIFA17 baru dirilis akhir bulan ini, namun penyesuain umpan, tackle, hingga penempatan bola semua bisa dilakukan dengan sederhana, tanpa harus serumit ‘pencetan’ FIFA. Intinya sih kalo kamu pengen main bola yang seru dan atraktif PES 2017 bakal muasin keinginan kamu.

Walau tetap aja ada yang merasa itu terlalu gampang, namun Konami udah upgrade AI di setiap level permainan yang kamu pilih. Dari percobaan Genmuda.com mereka (AI) bisa membaca gerak serta pola serangan yang sedang kamu terapkan. Sebaliknya saat AI melakukan counter attack, tim kamu sendiri yang mungkin malah kewalahan.

Kalo Master League gimana? Sejauh ini Konami berhasil mengembangkan mode transfer pemain yang lebih realitis. Mulai dari manajemen keuangan tim, harga pemain dengan syarat klausal, hingga tampilan baru skill pemain yang lebih mudah kamu pahami.

Namun demikian, bukan berarti game ini engga punya celah ya guys. Dibandingkan FIFA yang udah punya license yang super lengkap (dan pastinya super mahal)PES 2017 masih kurang bisa mengembangkan hal-hal kecil yang bisa melengkapi nuansa permainan.

Misalnya ekspresi hingga penyebutan nama pemain dari komentator, Peter Drury dan Jim Beglin, yang terlihat terbatas, siap-siap aja cepat bosen sama komentar yang itu-itu aja setelah beberapa pertandingan. Ditambah lagi sepinya riuh penonton saat timnya unggul atau tertinggal di kandang, jadi bikin kita kurang greget meskipun gameplay-nya udah oke banget.

Untuk fitur online sendiri terbilang cukup baik dan lancar, sayangnya masih kena batasan regional. Jadi kamu engga bisa main bareng temen-temen kamu yang di US. Dan satu hal yang mungkin masih jadi PR besar Konami adalah fitur MyClub (semacam FIFA Ultimate Team). Selain tampilan menu (yang dipercantik), selebihnya semua gameplay di MyClubmasih sama seperti tahun lalu alias engga ada perubahan.

Wrap-Up

Pros:

  • AI lebih pintar dan menyulitkan lawan
  • Visual lebih apik dari PES tahun-tahun sebelumnya
  • Kontrol lebih responsif

Cons

  • Gameplay kurang realistis
  • MyClub dan Become a Legend masih sama dengan tahun sebelumnya
  • Lisensi yang masih sedikit

Kalo dari ngulik kali ini Genmuda.com bisa kasih komentar jika PES 2017 masih tetap menghibur dan asik buat kamu mainin bareng teman-teman kamu. Namun jika kamu termasuk orang yang suka dengan gameplay santai, detail, dan realitis mungkin engga ada salahnya buat nungguin review FIFA17 dari Genmuda.com. Tapi kalo kamu emang udah suka PES, maka PES 2017 wajib kamu masukin dalam daftar game kamu.

https://youtu.be/6B6r91GAfR0

(sds)

Comments

comments

Sari Muda
Tech Enthusiast