Selasa, 28 Juni 2022

Genmuda – Indonesia Fashion Chamber berencana bikin Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2018, 19-22 April mendatang lebih tepat sasaran. Sebanyak 200 brand mengonfirmasi keterlibatan di acara itu dan siap buka pameran.

“Kami memprediksi akan ada 50 ribu pengunjung ke lokasi acara di Jakarta Convention Center yang bertransaksi hingga Rp 35 miliar,” kata Project Director MUFFEST 2018 Lisa Fitria saat gelar konferensi pers di Jakarta, Kamis siang (22/3).

Secara umum, acaranya juga bakal nampilin prediksi tren busana muslim hingga 2020. “Gaya yang ditawarkan penuh keunikan. Pakaian wedding, casual, urban, sport, bahkan ethnic akan berpadu dengan model busana muslim modern,” kata Lisa.

Sambut Ramadhan

©Genmuda.com/2018 TIM
Jajaran penyelenggara dan sponsor MUFFEST 2018. ©Genmuda.com/2018 TIM

Acaranya sengaja digelar sebelum Ramadhan 2018. Lisa bilang, “Itu sengaja supaya pemborong punya kesempatan belanja pakaian muslim untuk dijual lagi saat Ramadhan tiba.”

Sementara itu, para desainer dan konsumen yang hadir juga bisa mengetahui tren busana muslim untuk mempersiapkan diri jadi yang paling edgy sambut kehadiran Bulan Penuh Rahmat.

Acara unggulan di MUFFEST

Susunan kegiatan di MUFFEST rencananya bertambah. Bersama Wardah sebagai sponsor, panitia mengadakan Kompetisi Makeup dan Hijab-do. Menurut Lisa, dunia fashion tak akan pernah bisa lepas dari kecantikan wajah dan rambut.

Ajang pencarian bakat desainer muda juga diadain lagi. Saat konferensi pers, IFC udah megang 15 finalis yang siap di latih buat berlaga pada putaran terakhir. Pemenang kontes bernama Modest Young Designer Competition (MYDC) itu bakalan dikontrak brand Zoya selama setahun.

Buat publik, IFC juga sediain lomba “MUFFEST Icon.” Itu  adalah ajang pencarian next top model yang nantinya bakalan jadi ikon festival busana Muslim berskala nasional itu.

Fashion show juga tetap berlangsung. Selama empat hari acara, panitia menjadwalkan empat brand untuk tampil tiap hari dari pukul 10 pagi hingga tutup 10 malam. Penampilan pada pukul 19.00 adalah penampilan utama. Catet!!

Selebihnya, MUFFEST 2018 tetap mengadakan talk-show. Salah satu pembahasannya pasti soal perkembangan tren. Kenapa gitu? Supaya semua pelaku industri busana Muslim bisa kembangin produk hingga akhirnya Indonesia beneran jadi pusat perkembangan busana muslim di dunia.

Harapan dari pemerintah

©Genmuda.com/2018 TIM
Project Director MUFFEST, Lisa paparkan konsep acaranya. ©Genmuda.com/2018 TIM

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih yakin banget sama manfaat MUFFEST 2018. Menurut dia, lewat acara macam ini rangsangan untuk bangkitin industri fashion dalam negeri terbuka lebar banget.

“Jangan sampai tertinggal. Kita juga harus mempersiapkan diri supaya produksi dari Indonesia meningkat,” kata Ibu Gati. Beliau merasa, produksi tekstil di Indonesia masih banyak tertinggal. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.