Jum'at, 10 Juli 2020

Genmuda – Tahun ini bukan cuma leader-nya BIGBANG yaitu G-Dragon aja yang bakal comeback ke dunia hiburan. Di dunia teknologi juga ada sesuatu yang bakal comeback di tahun ini, dan kehadirannya mengejutkan banyak kalangan, karena gak disangka bakal muncul lagi.

Google akhirnya bakal memproduksi lagi alat canggihnya yang dulu sempet ketunda pengerjaannya, yaitu Google Glasses. Dulu namanya Google Glass 2.0, tapi sekarang rencananya namanya “Glass Enterprise Edition”, dan masih dalam proses pengerjaan. Emang pendahulunya kayak gimana dan apa bedanya sama yang sekarang?

Dulu namanya Google Glass Explorer Edition

Via: x.company
(Sumber: x company)

Kacamata yang diluncurkan bulan Februari tahun 2013 ini gak punya lena yang terpasang, makanya mau kerjasama dengan merk kacamata terkenal kayak Ray-Ban. Kacamata pendahulunya dilengkapi dengan kamera 5 MP, Bluetooth, memori penyimpanan 16 GB, RAM 682 MB, Giroskop 3 axis, Akselerometer 3 axis, dan sensor cahaya ambient serta sensor proksimitas.

Buat edisi standar ini, harganya adalah 1.500 dolar AS (Rp 22,5 juta). Otomatis yang edisi comeback-nya ini bisa lebih mahal dari versi standar. Bayangin aja, kacamata ini bisa juga pake sensor “OK Glass’ kayak kamu bilang ‘OK Google’. Mantap soul kan!

Terus yang sekarang secanggih apa?

via: X Glass
(Sumber: X Company)

Sebenernya modelnya agak mirip sama yang sebelumnya, cuma emang fiturnya lebih canggih aja. Dilansir dari BBC, “Glass Enterprise Edition” ini punya baterai yang lebih tahan lama, yaitu bisa tahan untuk sekitar 8 jam pemakaian. Tapi gak termasuk sama penggunaan buat ngerekam video ya.

Dalam segi pemakaiannya ternyata lebih nyaman digunakan buat waktu yang cukup lama. Kameranya juga lebih dari 5MP, dan processor-nya juga lebih kuat.

Google sendiri udah menjual edisi purwarupa kacamatanya ini dengan harga 1000 euro (Rp 17 juta). Beberapa perusahaan besar kayak GE, Boeing, DHL, dan Volkswagen yang udah menguji coba kacamata ini ngerasa puas karena mereka ngerasa banyak peningkatan dari segi kualitas dan produksi sebelumnya.

Sebutuh apa sih orang-orang buat pake kacamata pintar?

via: Wired
(Sumber: Wired)

Kacamata yang punya motto ‘a hands-free device, for hands-on workers‘ ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan manusia-manusia milenial di masa depan dan bisa memudahkan pekerjaan banyak orang.

“Pekerja di banyak bidang, seperti produksi, logistik, servis lapangan dan bidang kesehatan merasa perlu untuk memiliki perangkat yang bisa dipakai ketika tangan mereka sibuk. Itu kenapa kami menghabiskan 2 tahun terakhir untuk bekerja dengan lebih dari 30 pakar untuk membuat perangkat lunak dan solusi untuk kacamata yang bisa dipakai di banyak bidang ini.” tutur Jay Kothari, pimpinan projek Glass Enterprise Edition ke Futurism.

Di tahun 2025 nanti diprediksi kalo semua orang bakal butuh kacamata canggih ini buat membantu kegiatan dan mempermudah pekerjaan. Let see! (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.