Jum'at, 7 Agustus 2020

Genmuda – Hidup di jaman now memaksa Kawan Muda selalu aktif sambil memperbanyak koneksi biar hidup kamu gak datar-datar banget kayak papan karambol. Salah satu caranya dengan saling menjaga hubungan baik lewat grup chat.

Biar pun klise, grup chat gak melulu cuma mendekatkan yang jauh. Banyak modus kenapa akhirnya sebuah grup chat itu dibuat. Mulai dari wadah gosip, ajang reuni, hingga ajang ceramah dari kisah religi dari lingkungan keluarga. Tuh, banyak banget kan.

Tapi nih, dari beberapa grup chat yang kamu ikutin, pasti aja satu grup yang kurang ber-faedah. Mau keluar gak enak sama seisi grup, mau ikut komentar gak enak sama sama topiknya, dan berbagai macam ‘gak enak-gak enak’ lainnya. Gak enak mah dibuang, jangan dikasih kucing. *Loh.

via: Giphy

Oke, daripada kamu kebanyakan ‘gak enak’ mikir gimana caranya keluar dari grup chat gak penting, nih langsung baca aja 8 cara yang bisa meyakinkan rencana kamu.

1. Gak nyaman sama konten dan obrolannya

Berita SARA, gambar-gambar hoaks, sampe broadcast online shop jadi satu dari sekian banyak konten grup chat yang bikin anggotanya gak betah. Jangan kebanyakan mikir, langsung ‘left’ aja, gengs!

2. Percakapan kurang penting

Mamet: “Gaes, jangan lupa dateng ke nikahan gue bulan depan ya?”
Gabby: “Wih, Mamet mau nikah? Kita pake baju apa nih, girls?”
Eve: “Congrats met, eh bajunya pake seragam aja yuk?”
Intan: “Yuk, sekalian ketemuan aja! Ngopi cantique gitu…”

(123 chat berlalu)

Intan: “Eh, jadinya kalian bisa kumpul ngopinya kapan?”

Ngaku, pasti ada aja percakapan OOT (out of topic) yang gak nyelesain sebuah pertanyaan utama. Kamu gak usah sedih, penulis sering banget ngalamin hal kayak gitu.

3. Drama sesama anggota grup

Sebagai contoh, penulis anggap kamu itu anaknya orangnya suka main ‘geng-gengan’ kayak Taylor Squad. Otomatis kalo ada konflik sesama anggota grup akan nonggol drama-drama gak penting yang bikin anggota lainnya kurang nyaman. Daripada kamu ikutan emosi, mendingan keluar dari grup mulai dari sekarang.

4. Sering di-bully

Ada grup kayak gitu? Ada banget. Niat sih cuma mau bercanda, etapi orang yang dibecandain gak nerima terus keluar dari grup chat. Lebih parah lagi saat mereka ketemu di dunia nyata malah diem-dieman, Plis, kamu gak perlu sampe kayak gitu ya.

5. Gak nyambung

Nama Grup “Kids SMA 6”, tapi isinya “Kids SMP 115” semua. Nama grup “Futsal Kosan”, tapi yang diobrolin politik. Bingung ya? Sama. Mendingan keluar aja, orang gak kenal ini.

6. Berisik

via giphy.com

Angga: “MU kalah tuh!”
Mamet: “Santai, perjalanan masih panjang”
Angga: “Udahlah jangan ngarep angkat tropi”
Bobi ‘left’ grup
Dennis: “Kok Bobi left grup?”
Mamet: “Dia bukannya fans Arsenal?”

Ya, daripada berisik, memori hape penuh, dan baterai cepet habis, mendingan keluar secepat mungkin.

7. Hape rusak

“Liki left grup”

Saat ditanya kenapa left grup, cukup jawab memori hape kamu penuh, hapenya jadi panas, terus meledak, dan udah dikubur. Kuncinya, cuma satu jawablah ‘se-sepik’ mungkin.

8. Grup chat kamu hilang

via: giphy

Kamu gak ngerasa keluar dari grup, tapi kok grupnya hilang? Yaudah, itu tandanya kamu yang ditendang dari grup chat kamu. Sedih.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.