Selasa, 6 Desember 2022

Genmuda – Hubungan percintaan yang engga bisa dilanjutin emang udah selayaknya untuk putus. Terlebih lagi kalo kamu emang udah engga ada alasan untuk melanjutkan hubungan sama orang tersebut. Apa pun alasannya, ketika kata putus emang jadi pilihan yang terbaik yaudah lontarkan aja.

Walau hubungan itu dijalankan sama dua individu, engga jarang orang lain ikut terlibat. Sebenernya sih bukan mau terlibat langsung, berfikir positif aja dulu kalo tmen, sahabat, keluarga mau peduli sama Kawan Muda.

Namun, perhatian yang ditunjukin ke kamu sering kali kayak mengungkit luka yang belum sembuh (kan sakit). Ingin bilang “udahlah” tapi masih aja dikorek-korek kayak lagi jadi tersangka kasus korupsi.

Berawal dari situ, sepertinya 7 pertanyaan ini rasanya engga perlu ditanyain berulang-ulang sama orang yang baru putus. Kira-kira apa aja? ini dia selengkapnya.

1. Putusnya kenapa?

Gaes, siapapun temen kamu yang baru aja putus pasti pengen punya waktu sendiri. Saat doi udah siap pasti ada saatnya doi cerita sama kamu. Yang harus kamu sadari adalah, seseorang putus itu pasti punya alasan yang ngebuat mereka engga bisa bertahan dengan hubungan yang sudah terjalin.

2. Kok bisa?

Fanny: “Gab, kok lu apus-apusin foto instagram bareng Guntur?

Gabby: “Pegat gue”

Fanny: “Kok bisa?”

Gabby: (hadeeehhh)

Percakapan ini biasanya diucapin sama sahabat-sahabat cewek. Padahal kehidupan itu emang apa aja bisa terjadi nah, salah satunya dengan putus. Engga menutup kemungkinan abis putus balikan lagi juga. Tinggal kamu tunggu aja hubungannya berakhir di pelaminan atau bubar jalan.

3.  Siapa yang mutusin?

Sepenting apa kamu bertanya siapa kan pihak yang memutuskan mengakhiri hubungan? Emangnya kamu bisa menyimpulkan bahwa yang diputusin adalah pihak yang tersakiti? Kamu harus sadar kalo posisi kamu bukanlah orang yang ada di dalam hubungan mereka. Cukup jadi pendengar yang baik dan ngasih semangat atau saran sebaik mungkin tapi engga perlu terlalu dalam. Nanti dianggap sok tau.

4. Ada orang ketiga ya?

Hubungan yang keliatan orang baik-baik aja emang suka ditanyain apa penyebabnya. Apalagi kalo semua orang merasa hubungan kamu adalah hubungan yang sehat dan kedua orangnya engga ada yang ribet. Balik lagi, gaes belum tentu yang kamu liat, adalah yang mantan pasangan ini rasakan. Kalaupun mereka keliatan baik-baik aja, belum tentu ada orang ketiga yang menganggu mereka.

5. Sekarang masih kontakan engga?

Putus bukan berarti harus mengakhiri segalanyakan bukan berarti juga mereka engga bisa berteman secara baik-baik. Yang ada kamu harusnya mendukung kalau mereka masih kontakan untuk menjalin hubungan yang baik. Engga ada yang salah kok temenan sama mantan.

6. Barang-barang dari doi diapain?

“Kur, kur shay” kurang-kurangin nanya hal pribadi kayak gitu. Mau barangnya dibuang, dibakar, sampai dibalikin itu udah hak yang si penerima barangnya. Kecuali kamu emang kepengen minta. *canda

7. Sedih engga?

Mana ada sih yang putus itu engga sedih. Masa kehilangan sosok yang selama ini bareng-bareng engga sedih. Yang harus kamu ngerti tiap orang berbeda-beda saat menunjukan rasa sedihnya. Karena engga semua orang bisa nangis karena sedih. Jangan suka nanya-nanya kayak gitu lagi yah. *sakit tau. (sds)

Comments

comments

Al Fanny Panestika
Wannables, penyuka ice cream dan colak colek Nutela