Jum'at, 4 Desember 2020

Genmuda – Ada yang kurang lengkap rasanya kalo anak muda jaman sekarang gak ngejar pendidikan tinggi ke luar negeri. Berkat internet, akses informasi pendidikan makin gampang. Info beasiswa juga bertebaran di berbagai situs. Bahkan, ngurus berkas perkuliahan dan paspor juga bisa secara online.

Selain dapet ilmu dari sudut pandang orang asing, kuliah di luar ngeri juga nawarin kesempatan jalan-jalan ke tempat keren dan pastinya momen ngerasain budaya baru secara langsung. Intinya sih, pengalaman hidup bakal bertambah drastis daripada cuma mangkal di Indonesia. Rugi, Men!

Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Prancis langganan dituju pelajar Indonesia untuk lanjutin pendidikan. Namun, kesempatan berkuliah di luar negeri dateng dari banyak negara, salah satunya di bawah ini. Datengin juga World Education Expo Indonesia di Jakarta Convention Center Senayan sampe 17 September untuk tau lebih banyak.

1. Irlandia

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Negara yang terkenal dengan penduduk bersahabat ini unggul dalam bidang kedokteran, biomedis, IT, teknik, juga bisnis. Penerimaan mahasiswa baru berlangsung tiap September. Kecuali, di Griffith College Dublin yang juga buka penerimaan Februari. Pendaftaran bisa dimulai Desember untuk masuk September berikutnya.

Masing-masing kampus sediain beasiswa untuk pelajar Internasional, termasuk Indonesia. Informasi lengkap tentang beasiswa langsung aja cek di educationinireland.com. Yang pasti, nilai rapot SMA harus minimal 80 kalo mau dapet beasiswa S1. Untuk gelar S2, IPK minimal 3,5 ke atas.

Jangan lupa sertain juga sertifikat lulus IELTS 6,0 atau TOEFL IDT 79. Lebih menggiurkannya, Irlandia mengizinkan alumni kelas internasionalnya untuk tinggal dan nyari kerja di sana selama setahun setelah lulus tanpa harus ngambil kewarganegaraan sana. Kalo kerja bagus, kontrak diperpanjang. Mantap, kan?

2. Italia

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Perkuliahan sarjana di Italia standarnya berlangsung lebih cepet setahun dari Indonesia, yaitu selama tiga tahun. Kecuali, jurusan kedokteran dan arsitektur yang harus langsung ngambil 5 tahun untuk dapet ijazah profesi. Kuliah S2 juga lebih cepet, yaitu setahun hingga satu setengah tahun.

Jurusan yang bagusnya banyak, misalnya teknik, fashion, ekonomi, kesehatan masyarakat, dan kedokteran. Sebagian kampus bisa dimasuki hanya dengan seleksi berkas, namun ada juga yang pake sesi wawancara. Gak perlu dateng ke Italia, wawancaranya bisa secara online.

Sebagian kampus punya kelas berbahasa Inggris, sebagian cuma sampaikan materi kuliah pake Bahasa Italia. Apapun jenis kelas yang dipilih, disaranin banget ngambil kelas pendalaman bahasa selama setahun untuk mencapai level 4 dari 6. Info beasiswanya bisa diliat nih di situs resminya.

3. Belanda

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Masa penerimaan mahasiswa baru di Belanda dimulai September dan Februari. Namun, disaranin masuk yang kelas September biar banyak temen barengan. Belanda sebenernya termasuk negara yang rame dikunjungi mahasiswa Indonesia untuk ngeraih gelar magister.

Beasiswa kuliah ke Belanda ada buanyak buanget, misalnya LPDP, Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dikti, Beasiswa Unggulan Kemendikbud, dan Beasiswa KOMINFO. Pihak Belanda juga buka program beasiswa, misalnya Stuned yang ngasih beasiswa penuh atau dari situs pengepul beasiswa Grantfinder.

4. Jepang

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Seleksi masuk universitas di Jepang tuh mirip-mirip ujian seleksi masuk kampus Indonesia. Ada tes Bahasa (pasti bahasa Jepang), IPA/IPS (tergantung jurusan SMA), dan matematika. Pasti ada matematika.

Jurusan yang ngetop pastinya seni, arsitektur, teknik, juga hubungan internasional. Akan tetapi jurusan ilmu politik sangat gak direkomendasiin karena gak ada gunanya amat bagi mahasiswa luar negeri. Sistem politik di Jepang kan beda banget dan ngasih keistimewaan cuma untuk keturunan Jepang tulen.

Info beasiswanya terpampang jelas di situs beasiswa Japan Student Service Organization. Kalo berminat, siap-siap untuk ngerasain perkuliahan yang beda karena semester ganjilnya dimulai tiap April. Daftar dari sekarang biar ketemu 1.500 pelajar Indonesia yang udah duluan.

5. Korea Selatan

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Kapan lagi bisa belajar sekalian jalan-jalan di titik pariwisata ngetop dengan kebudayaan populer yang lagi digandrungi. Kalo gak mau kelewatan pengalaman seru itu, kuliah aja di sana. Di World Education Expo Indonesia, Universitas Yeungnam Jeju dan Catholic University of Daegu buka stand.

Informasi beasiswa tiap kampus bisa diakses lewat situs masing-masing. Klik aja link yang Genmuda.com cantumin di atas. Seperti halnya Irlandia, mahasiswa Indonesia yang udah lulus dari situ berkesempatan kerja di sana tanpa harus jadi warga negara.

Meski kelasnya internasional, dianjurin banget untuk bisa berbahasa Korea dengan fasih. Ditandai dengan lulus ujian bahasa Korea TOPIK level 5 dari 6 tingkat. Makin tinggi kemampuan Bahasa Korea, makin besar kemungkinan beasiswa penuh yang didapet. Berapa banyak kuota buat orang Indonesia? Tak terbatas.

6. China

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Donghua University mewakili kampus negeri China yang buka stand di World Education Expo Indonesia. Jurusan andalannya yaitu fashion, bisnis, tekstil, dan teknik. Gak cuma nawarin teori, kampus yang termasuk terbaik ini menekankan prakteknya juga.

Makanya, mahasiswa gak belajar dari dosen doang. Melainkan, juga dari para praktisi dunia desain dan pebisnis. Mahasiswa Indonesia di Donghua University biasanya nginep di asrama yang dilengkapi keamanan tinggi.

Perkuliahannya mulai tiap September dan Maret. Semester ini, ada 70 mahasiswa Indonesia yang berangkat ke Donghua. Kalo mau nyusul, pendaftarannya paling baik dilakuin sejak November atau Desember untuk memulai di semester ganjil.

7. Polandia

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Hayo. Gak terpikir kan untuk belajar di Polandia. Padahal, kampus di sana gak kalah keren dari negara Eropa lain loh. Apalagi riset bilang kalo pendidikan dan pelayanan kesehatan di Polandia lebih baik dari Inggris. Jurusan keuangan, IT, dan ekonomi paling diminati.

Di World Education Expo Indonesia, Polandia diwakilin sama Vistula Group of University yang terdiri atas Vistula University dan Warsaw School of Tourism and Hospitality Management. Kualitasnya setara kok dengan kampus lain. Selama 2 tahun buka kesempatan bagi Indonesia, Vistula baru nampung 35 mahasiswa Tanah Air.

Kampus ini gak ngasih beasiswa kecuali kepada mahasiswa yang emang berbakat banget, misalnya menjuarai olimpiade sains atau yang punya segudang prestasi. Namun demikian, alumni asing dipersilakan tinggal dan nyari kerja di Polandia selama setahun. Gaji frist jobbernya lumayan banget, loh. Sekitar 1.000 dollar AS perbulan.

Tuh, gaes. Banyak, kan negara tujuan pendidikan yang gak pasaran tapi tetep nawarin kelebihan yang unik. Kalo pengen tau lebih banyak, dateng aja ke World Education Expo Indonesia di Jakarta Convention Center, 15-17 September. See you there! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.