Jum'at, 10 Juli 2020

Genmuda – Apa jadinya kalo kamu jadi pilot yang udah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun, tapi karir dan kredibilitas kamu seakan cuma dinilai dari waktu 208 detik mendebarkan yang baru aja kamu lalui? Well, kira-kira itulah premis bagi Tom Hanks sebagai pilot di film ‘Sully’.

‘Sully’ merupakan sebuah film drama biografi yang digarap dan turut diproduseri oleh aktor/sutradara Clint Eastwood dan ditulis oleh Todd Komarnicki. Diangkat dari otobiografi berjudul ‘Highest Duty: My Search for What Really Matters’ karya pilot Chesley ‘Sully’ Sullenberger dan penulis/jurnalis Jeffrey Zaslow, film ini secara garis besar berkisah tentang sang pilot dan US Airways Penerbangan 549.

JSYK, pada 15 Januari 2009 yang lalu, Kapen Sully dan kopilot Jeffery Skiles berangkat dari Bandara LaGuardia menuju Bandara Internasinal Charlotte Douglas dengan pesawat US Airways Penerbangan 1549. Sayangnya, kurang dari lima menit setelah lepas landas dengan mulus, pesawat Airbus A3210 yang mereka bawa itu ngalamin masalah pada kedua mesinnya gara-gara nabrak sekawanan burung.

Singkatnya, tanpa daya mesin dan sulitnya ngejangkau bandara terdekat, otomatis Sully harus segera ngambil keputusan berupa tindakan penyelamatan yang paling mungkin buat dilakuin. Walau dengan jam terbang yang tinggi, itu bukan jaminan beliau bisa langsung ngelaluin semuanya dengan mudah. Dalam posisi yang terdesak, beliau pun mutusin buat ngedaratin pesawatnya di Sungai Hudson.

Pahlawan yang bukan pahlawan

via geekculture.co
(Sumber: Istimewa)

Dengan total 155 kru dan penumpang di pesawat, keputusan yang harus diambil Sully jelas engga main-main. Ajaibnya, beliau berhasil ngelakuin pendaratan di air, dengan semua kru dan penumpang selamat. Sialnya, walau kejadian itu disebut sebagai ‘Miracle on the Hudson’ dan seketika bikin beliau dianggap sebagai pahlawan, beliau tetap harus berhadapan dengan tim penyelidik National Transportation Safety Board (NTSB) dan media.

Lewat ‘Sully’, kamu bakal diingatin lagi kalo siapapun emang bisa jadi pahlawan. Meski begitu, di balik itu semua yang jauh lebih penting bukanlah gelar pahlawannya, tapi gimana kamu pertahanin profesionalisme kamu sekaligus ngehargain orang-orang yang turut terlibat di balik layar. Film ini juga nekanin bahwa kabar baik bisa terjadi kapanpun, dimanapun, dalam dalam sikon apapun.

Bukan cuma itu, ‘Sully’ nunjukin pula kalo tiap tindakan yang kamu lakuin pasti bakal ada konsekuensinya. Bagi para kru dan penumpang maupun masyarakat awam, Sully tentu merupakan seorang penyelamat. Sebaliknya, bagi pihak maskapai penerbangan dan tim penyelidik NTSB, beliau justru dianggap udah ngebahayain nyawa semua orang yang ada di pesawatnya.

Dengan demikian, sisi kemanusian pada dasarnya udah jadi satu unsur penting yang engga bisa dilepasin dari ‘Sully’. Secara khusus, di film ini kamu bisa ngelihat betapa besarnya dedikasi seorang pilot bagi kru dan penumpangnya. Di tengah dilema buat ngambil keputusan dalam situasi yang engga pernah beliau hadapin sebelumnya, beliau tetap ngupayain jalan keluar yang terbaik.

Pertunjukan Tom Hanks seutuhnya

via businessinsider.com
(Sumber: Istimewa)

Setelah ngebahayain hidupnya buat nyelamatin krunya di film ‘Captain Phillips’, kini Tom Hanks beralih buat nyelamatin kru dan penumpang pesawat di ‘Sully’. Berperan sebagai Sully, sang aktor kawakan sukses ngasih penampilan yang super memukau. Ditunjang dengan rambut dan kumis putihnya, kepiawaian aktingnya dijamin bakal bikin kamu lupa kalo kamu lagi nontonin aksi seorang aktor.

Dengan kata lain, Hanks lagi-lagi mampu ngasih penampilan yang begitu kuat, sampai-sampai ‘Sully’ terasa kayak pertunjukan beliau seorang. Di satu sisi, beliau ngejelma jadi seorang pria yang yakin pada kemampuan dan pengalamannya, namun di sisi lain masih tetap rendah hati dalam segala tindakannya.

Bahkan, penampilan Hanks sebagai Sully bisa dibilang merupakan salah satu penampilan terbaiknya di sepanjang karirnya. Penampilan beliau tersebut layak banget buat dikenang dan dianugerahi penghargaan bergengsi. Dengan demikian, kalo beliau engga masuk nominasi Oscars tahun depan, itu bisa jadi merupakan hal paling buruk yang bisa terjadi pada beliau sebagai seorang aktor serba bisa.

Penggarapan apik Clint Eastwood

via cinemabravo.com
(Sumber: Istimewa)

Engga cuma Hanks sebagai aktor, Clint Eastwood sebagai sutradara juga layak banget buat dapat pujian. Dalam durasi 96 menit, beliau bisa nampilin adegan secara efektif dan efisien. Kejutan yang sesungguhnya atas apa yang terjadi baru dimunculin setelah sekitar sejam berlalu.

Bersama penulis Todd Komarnicki, Eastwood pun lebih berfokus pada kejadian setelah insiden, saat Sully ngalamin pergolakan batin gara-gara ngebayangin gimana jadinya kalo dirinya mutusin buat kembali ke bandara LaGuardia dan ditanya hal serupa oleh tim penyelidik NTSB. Dengan begitu, kamu bisa benar-benar larut dalam kegelisahan Sully.

So, secara keseluruhan ‘Sully’ merupakan film yang terbilang seimbang dan cukup sempurna dalam hal penyajian sang sutradara dan penampilan aktornya. Terlepas dari berbagai kontroversi dan kesan yang timbul terkait penyelidikan terhadap Sully dan Jeff maupun peran NTSB, film ini begitu kaya dan layak banget buat kamu tonton mumpung lagi long weekend. Selamat nonton, Kawan Muda!

(sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer