Minggu, 29 Maret 2020

Genmuda – Orang Amerika Serikat percaya dengan “American Dream,” yaitu sebuah cita-cita kalo tiap penduduk punya derajat yang sama untuk hidup, bebas, dan ngejar kebahagiaannya. Dalam film populer dan kehidupan sehari-hari, cita-cita itu muncul dalam bentuk panjat sosial.

Coba cek film tinju “Rocky I – IV” (1976-1985), action komedi “21 Jump Street” (2012), hingga kartun furry “Zootopia” (2016). Tiga film itu nampilin karakter utamanya yang ngejar cita-cita dan hidup from zero to hero. Di dunia nyata juga kayak gitu.

Seorang pekerja dengan gaji di bawah rata-rata yang kemudian memperbaiki kehidupan sehingga punya gaji di atas rata-rata selalu dibilang “telah mencapai American Dream.” Misalnya, kayak Tashitaa Tufaa yang masuk AS sebagai pengungsi, kerja sebagai tukang cuci piring, dan sekarang jadi pengusaha bus.

Cita-cita macam itu pun sebenernya ada di Indonesia tapi bentuknya beda. Hampir mahasiswa Indonesia diam-diam menginginkannya, tapi pada nyinyir terhadap mereka yang lagi menjalani hidup “Indonesian Dream.” Terima gak terima, di bawah inilah Indonesian Dream yang dimaksud.

1. Anak pejabat negara

Kaos @sangjavas udah masuk tipi lhoooo . Belom keramas 2 hari

A post shared by Kae Sang Pangarep (@kaesangp) on

Sejak masa Patih Madhu comblangin Hayam Wuruk ke Dyah Pitaloka Citraresmi sampe masa sekarang, anak pejabat negara punya beberapa keistimewaan.

Pertama, duitnya jajannya banyak. Kedua, duit jajannya banyak. Ketiga, duit jajannya banyak. Hahaha! Pastilah. Gaji bokap/nyokapnya kan banyak juga, sob!

2. Jadi pejabat

(Sumber: Instagram)

Jumlah pendaftar CPNS 2017 hingga Minggu (24/9) aja sampe 1.117.943 orang. Pesertanya ada yang first jobber ada pula yang rela ninggalin kerjaan lama demi jadi pegawai negeri karena tergiur berbagai jaminan yang disediain.

Itu baru yang jadi pejabat sipil. Mereka yang berminat jadi pejabat kepolisian dan ketentaraan pasti juga banyak. Terbukti, dong kalo jadi pejabat sipil ataupun militer tuh termasuk Indonesian Dream.

3. Anak seleb

A post shared by Shalom Razade (@sharazaaa) on

Dengan bakat, tampang, dan kekayaan yang diwarisin dari orang tua, hidup anak selebriti keliatan sejahtera banget. Seolah-olah, mereka udah pasti sukses dalam hidupnya mendatang. Yaitu, jadi artis juga ngelanjutin jejak orangtuanya.

4. Jadi seleb

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Khalayak umum yang bukan anak artis pun pengen jadi artis. Kalo gak bisa masuk TV atau majalah, paling enggak ngetren di media sosial, deh. Itu kan sebabnya banyak banget selebgram dan seleb YouTube bermunculan hampir tiap beberapa bulan.

5. Nikah sama pejabat/pengusaha tajir melintir

via Instagram
(Sumber: Istimewa)

Kamu mungkin gak setuju karena satu atau lain hal, tapi orangtua kamu pasti antusias banget kalo ada pejabat atau pengusaha sukses yang melamar kamu saat ini juga. Percaya deh, yang pacaran 8 tahun juga bakalan langsung diputusin. *canda.

6. Jadi semacam motivator

via republika.co.id
Asik banget, nih. Jadi inspirasi bagi anak-anak SD, nih. (Sumber: republika.co.id)

Anak kampus yang kebanyakan nonton acaranya Merry Riana hingga Gary Vaynerchuck dan udah ngerasain enaknya ngomong di depan publik pasti kepikiran pengen jadi motivator. Yakin, lah. Kalo gak kayak gitu, mana mungkin banyak orang mau jadi pengisi berbagai kelas inspirasi.

7. Jadi penyelamat

via turuntangan.org
Tuh baca kaos si mas di kanan dengan nada sombong jumawa. “Lo udah napain buat Indonesia?” (Sumber: turuntangan.org)

Sebagian orang pada masa kecilnya berkhayal sebuah musibah terjadi di kelas dan mereka tampil sebagai penyelamat. Udah gede, hampir semua anak muda Indonesia bercita-cita minimal berkontribusi bagi lingkungan. Itulah sebabnya berbagai LSM, organisasi sosial, dan event relawan selalu rame peminat.

8. Gabungan dari semuanya

via Tribunnews.com
Foto Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono. (Sumber: Tribunnews.com)

Kamu adalah seorang anak pejabat tinggi negara. Sekarang, kamu punya pangkat terbilang tinggi dalam kemiliteran. Lalu, kamu bakal nikah sama seorang bintang sinetron. Netijen pun seneng ngeliatin akun medsos kamu, meski cuma upload foto lagi jemur seragam.

Gak berhenti sampe di situ, kamu pun sering berbagi pengalaman memimpin sebuah pasukan kepada anak-anak baru akademi kepolisian/kemiliteran. Itulah Indonesian Dream. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.