Minggu, 24 Juni 2018

Genmuda – Tercatat, ada sekitar 1217 kasus kekerasan pada perempuan dan anak terjadi sepanjang 2017 menurut data pemerintah DKI Jakarta. Sebagian terjadi di jalan oleh orang gak dikenal, sebagian terjadi di rumah oleh kepala keluarga.

Semua kasusnya bisa diusut tuntas secara hukum, kok. Nomor darurat untuk segala jenis kekerasan pun udah tersedia, yaitu 112. Minta pertolongan segera pun bisa melalui nomor itu, kok.

Hanya saja, secepat apapun petugas penegak hukum bergerak menuju TKP, calon korban harus bisa membela diri. Seenggaknya, sampai petugas tiba dan meringkus para begundal yang pengen ngapa-ngapain kamu. Oleh karena itu, serang area ini untuk melumpuhkan pelakunya.

1. Bola mata

via: giphy

Kamu pasti berpikir untuk menonjok bola mata. Gak apa, sih, asalkan tonjokan kamu sekuat pukulan Holly Holm, cewek yang bikin perempuan jawara MMA Ronda Rousey babak belur.

Selain nonjok, bisa juga dengan menyolok dengan jari macam jurus kungfu. Atau, dengan mencukil, mengorek, pokoknya segala hal untuk melukai mata penyerang kamu. Walau terdengar sadis, hal itu perlu dilakuin biar selamat.

2. Hidung

via alluremedia.com
(Sumber: alluremedia.com)

Kamu yang terlatih beladiri modern bisa langsung meng upper-cut hidung penyerang kamu. Kamu yang bisa beladiri tradisional silakan mencubit dan membanting penyerang kamu dari hidungnya.

Kalo gak ada dasar pengetahuan bela diri, gunakan tangan gak terkepal (misalnya dengan pangkal telapak tangan) untuk mendorong hidung penyerang kamu ke atas. Doi pasti bakal terjengkang ke belakang.

3. Telinga

via eyegougehead.com
(Sumber: eyegougehead.com)

Pusat keseimbangan manusia terletak di dekat gendang telinga. Saat area itu bergetar hebat, penderitanya bakalan panik hingga jatuh karena hilang keseimbangan. Jadi, serang bagian itu sekencang mungkin.

Gak perlu ditonjok dengan tangan terkepal. Ditampar sekuat tenaga kayak kamu menampar mantan yang selingkuh pun pengaruhnya sama. Malah, lebih menyakitkan.

4. Tenggorokan

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Kamu lihat tonjolan di tenggorokan cowok? Itu adalah sasaran empuk untuk diserang biar doi sulit keselek, batuk, terus sulit bernapas. Waktu jedanya bisa kamu pakai untuk kabur menyelamatkan diri. Inget, jangan cekik tapi hajar tenggorokannya.

5. Ulu hati

via lebanon24.com
Nah, itu ulu hati. Benar! (Sumber: lebanon24.com)

Meski perut cowok jahat yang nyerang kamu berotot kayak roti lapis, ulu hatinya pasti lemah. Bagian itu terletak di antara dada dan perut, tepatnya di sebuah titik kecil pada pangkal rusuk terakhir. Berdasarkan anatomi, ulu hati terletak satu jengkal dari pangkal leher.

6. Selangkangan

via istimewa
(Sumber: Istimewa)

Bagian tubuh yang jadi identitas cowok justru adalah kelemahan utamanya. Dengan lutut, serang bagian itu sekencang mungkin. Sekuat apapun, penyerang kamu pasti bakalan diam beberapa detik meratapi rasa sakitnya.

Bila doi belum jatuh, kombinasikan serangan itu dengan serangan lain yang bikin doi terjengkang. Saat dibawah, pastiin kamu menanamkan kaki kamu dalam-dalam ke selangkangannya.

7. Mentalnya

via uclan.ac.uk
(Sumber: uclan.ac.uk)

Sekalinya patah mental, cowok bakalan kehilangan keberaniannya lakuin apapun. Kamu bisa menyerang niat jahatnya dengan mengajak doi bicara atau memintanya berhenti dengan tegas. Atau, dengan minta tolong sama warga sekitar!

Berbagai kelemahan cowok di atas bisa kamu serang dengan berbagai cara, mau pakai jurus MMA, jurus silat, jurus kung fu, jurus taekwondo, atau pakai senjata macam kunci motor/mobil/rumah.

Tapi, inget. Kamu juga harus liat-liat situasi dan kondisi, girls. Kalo bisa lari dan minta tolong untuk meningkatkan kemungkinan keselamatan kamu. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.