Rabu, 13 November 2019

Genmuda – Udah bukan hal aneh lagi buat anak muda buat mikirin ide usaha. Akses internet yang bisa dibilang engga terbatas, banyaknya acara motivasi di televisi, hingga kisah sukses para pemilik usaha muda udah bikin anak muda berambisi punya usaha. Cita-cita jadi pegawai udah engga kece lagi keliatannya.

Jadi bos pemilik usaha emang keliatannya cool banget, gaes. Tapi proses buat sampai sana tuh penuh perjuangan, perhitungan, dan yang pasti susahnya gila-gilaan. Banyak juga wirausaha yang akhirnya menyerah di tengah jalan karena engga kuat hadepin tekanan fase awal ini.

Nah, ternyata ada cara biar Kawan Muda bisa kick starter, alias meloncati tahap awal ini. Caranya, dengan memulai usaha waralaba. Udah ada banyak kok brand yang nawarin kesempatan waralaba dengan harga yang engga begitu tinggi.

Nih Genmuda.com langsung kasih aja beberapa waralaba yang udah banyak dikelola sama anak muda. Siapa tau, kamu yang jadi pemilik kios selanjutnya.

1. Hulala Ice Cream Roll

#hulala_pik #chocolate#almond#icecreampan #foodplazapantaiindahkapuk

A post shared by Master Franchise Jabodetabek (@hulala_indonesia) on

Sekarang ini postingan es krim gulung selalu deh keliatan di media sosial. Di Indonesia, salah satu brand yang yang berkutat di bisnis makanan ini adalah Hulala Ice Cream Roll. Doi juga masuk pameran International Franchise, Liscense, & Business Concept & Expo (IFRA) 2016 di Jakarta Convention Center, Jakarta, loh.

Kata Eddy Sudibyo sang founder Hulala, rata-rata pemilil kios hulala tuh anak muda. “Kebanyakan mahasiswa. Mereka juga patungan buat biaya modal awal untuk beli kios, sistem, dan bahan bakunya. Ada yang patungan sampai empat atau lima orang,” kata Eddy.

Dia lanjutin, “Hulala udah cukup terkenal karena viral di media sosial. Kiosnya udah ada 268 outlet tersebar di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, bahkan hingga ke Indonesia Timur. Bahkan di Qatar dan Kuwait.” Dia bilang, satu kios hanya butuh lima hingga enam bulan untuk balik modal.

Omzet bulanannya bisa 25 juta – 40 juta rupiah. Dengan modal awal paling engga 15 juta rupiah buat beli paket waralaba yang terjangkaunya.

2. Hi Fries

Satu lagi produk waralaba yang enak dikonsumsi dan difoto adalah Hi Fries. Ide bisnis ini digarap sama Jess. Doi bilang, timnya emang bantu viralin kentang bertoping keju, wasabi, atau bumbu pedes ini di media sosial. Jadi, tiap outlet engga perlu repot ngurusin marketing.

“Kebanyakan pembelinya emang anak muda. Udah ada franchise 11 kios di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Palembang, dan Batam. Harga satu cup kentangnya juga engga mahal banget. 25 ribu aja. Cukup lah buat kantong anak muda,” kata doi.

Karena banyak buka di mal-mal, satu kios Hi Fries bisa meraup keuntungan paling engga 50 juta perbulan. Gokil. Udah gitu, ada juga kios yang konsepnya food truck biar engga bosenin. Ntaps!

Tapi, dibutuhin paling engga 80 juta rupiah buat mengontrak lisensi dagang Hi Fries selama dua tahun. Kalau mau kontrak 5 tahun, paling engga dibutuhin modal 150 juta rupiah. Tenang. Jess ngebolehin patungan kok. Worth it lah.

3. Choco Shakes

Daya pikat cokelat, roti bakar, dan minuman shakes emang udah dirasain banget sama anak muda. Oleh sebab itu, Choco Shakes mengolaborasikan tiga makanan-minuman poluler itu dalam satu kios berdesain kekinian. Sejauh ini, Choco Shakes udah punya 8 kios. Tapi kebanyakan masih ada di Malang, Jawa Timur.

Kata Hasnak Laili, pemilik Choco Shakes, “Setelah stabil berdiri selama enam bulan, satu kios bisa dapat omzet rata-rata 500 ribu per hari. Sementara untuk balik modal butuh waktu sekitar satu tahun.” Sementara menurut sang founder, Derin Nasywa Alia, doi percaya kalo cokelat premium yang doi jual dengan harga 10 ribu -15 ribu per cup itu bisa ngetren karena enak dan banyak manfaatnya.

Modal sebesar paling engga 30 juta rupiah dibutuhin buat ngebeli lisensi waralaba doi. Paket terjangkau itu tapi cuma ngizinin outlet ngejual minuman. Kalau mau ngejual menu lengkap dalam konsep kafe, ada juga paket waralaba sebesar 150 juta rupiah. Kamu boleh patungan juga kok buat modal awalnya.

Nah, itulah beberapa ide usaha yang bisa Kawan Muda pakai. Daripada ribet mikirin menu, sistem, dan distribusi, mungkin ada baiknya kamu gunakan modal buat jalanin usaha waralaba. Jadi, mau buka usaha apa nih? Kasih tau kita di kolom komentar ya! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.