Jum'at, 22 Maret 2019

Genmuda – Setelah berhasil mencatatkan rekor sebagai seri anime paling laris dalam naungan Dragon Ball Super, film terbaru “Dragon Ball Super: Broly” akhirnya akan mulai ditayangkan di Indonesia mulai, 20 Februari 2019.

Sejumlah awak media dan fans berkesempatan buat menonton premier-nya di Jakarta beberapa waktu lalu. Terus apa ya yang menjadikan film ini berhasil mendapatkan untung lebih dari 100 juta dollar AS di box office seluruh dunia dan ngehits banget di Jepang? Simak aja review lengkapnya di bawah ini!

Kisah sebelum kehancuran bangsa Saiyan

©20th Century Fox/2019
©20th Century Fox/2019

Penonton diajak ke masa lalu ketika bangsa Saiyan masih dipimpin oleh Raja Vegeta dan harus tunduk kepada Pangeran Frieza. Di saat yang bersamaan sang raja ingin menyelamatkan anaknya Vegeta untuk menjadi seorang Super Saiyan.

Pada saat yang bersamaan Broly, anak dari Komandan Paragus ternyata punya daya tempur lebih tinggi ketimbang Vegeta. Sang raja kemudian berdalih bahwa Broly akan menjadi ancaman bagi bangsa Saiyan dan sengaja membuangnya ke planet mematikan bernama Vampa. Niat tersebut ditentang keras oleh Paragus. Ia lalu menyusul Brolyn ke Vampa dan bersumpah bakal membalaskan dendam pada keturunan Raja Vegeta.

Di sisi lain, sebelum menghancurkan Planet Vegeta, Pangeran Frieza sengaja mengumpulkan semua orang-orang Saiyan dengan alasan untuk memberikan strategi perang. Namun engga semua dari mereka menuruti perintah tersebut, termasuk Pangeran Vegeta, Raditz, Nappa, dan sejumlah anggota lainnya yang sedang menjalankan misi di planet lain.

Sementara Goku sengaja dikirim ke Bumi oleh Bardock yang mengetahui rencana busuk Frieza. Dalam adegan ini pula kita jadi tau kenapa masih ada orang Seiya yang hidup selain Goku, setelah planet mereka musnah.

Padat, seru, gak ngecewain

©20th Century Fox/2019
©20th Century Fox/2019

Cerita kemudian kembali ke Bumi setelah Turnamen Kekuasaan. Goku dan Vegeta saling berlatih karena sadar bahwa alam semesta masih memiliki banyak orang yang lebih kuat daripada mereka.

Lalu anak buah Frieza gak sengaja menemukan Broly dan Paragus di Vampa. Frieza lalu memanfaatkan kekuatan tersembunyi Broly untuk melawan Goku dan Vegeta. Pertarungan epik dari ketiga bangsa Saiyan itu pun tak mampu dihindari.

Dalam segi cerita “Dragon Ball Super: Broly” bisa dibilang cukup padat, menghibur, seru, dan gak bertele-tele. Filmnya sekaligus menjawab kilas balik bangsa Saiyan sebelum planet mereka musnah dan asal-usul Broly yang gak kalah hebat dari Goku maupun Vegeta.

Kesimpulan

©20th Century Fox/2019
©20th Century Fox/2019

Kawan Muda yang ngefans berat sama Dragon Ball rasanya kurang afdol kalo belum nonton film ini. Biarpun tayang di Indonesia agak telat, alasan utama kenapa kamu wajib nonton film ini di bioskop adalah serunya menonton pertarungan Goku, Vegeta, dan Broly di layar lebar.

Selama hampir satu jam kamu bakal disajiin aksi baku hantam khas manga Dragon Ball. Selain itu gambar dan sound yang lebih baik dari seri Dragon Ball Super sebelumnya bisa kamu dapetin kalo nontonnya di bioskop. Jadi wajar kalo film ini layak menjadi salah satu seri terbaik yang pernah ditulis oleh Akira Toriyama.

Singkatnya kamu gak akan nyesel nonton “Dragon Ball Super: Broly” di bioskop. Kalo gak percaya buktiin aja sendiri. Selamat menonton ya!

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.