Senin, 19 Agustus 2019

Genmuda – Kawan Muda suka baca komik LINE Webtoon? Kalo iya kamu pasti familiar sama komik berjudul ‘Eggnoid’. Yup, komik ini menceritakan cewek bernama Ran yang menemukan sebuah telur yang menetaskan cowok ganteng bernama Eggy, Ia pun harus mengasuh dan mengajarkan Eggy banyak hal.

Tercatat ada sekitar satu juta lebih subscriber yang membaca komik bergenre rom-con tersebut. Prestasi itu pun engga lepas dari peran sang komikus yang punya nama pena Archie The RedCat.

Nah, beberapa waktu lalu Genmuda.com sempat ketemu dan ngorol bareng sama Archie seputar perjalanan karirnya hingga menjadi komikus professional di Line Webtoon. Kepada Genmuda.com, doi ngaku kalo apa yang diraihnya itu bukan sesuatu yang instan loh. Cewek asli Bandung itu pun mengakui kalo kesukaannya membuat komik udah dimulai saat duduk di bangku SMP.

“Kalo baca (komik) dari kelas satu SD di perpustakaan keliling depan rumah. Dari dulu akhirnya suka gambar lewat cergam bukan komik. Baru pas 1 SMP ketemu sama temen yang suka bikin komik. Dari situ kita coba bikin karakter dan cerita sendiri.” ingat Archie.

Karir cewek ini bukannya engga punya hambatan, doi bahkan hampir tinggal kelas lantaran hobi menggambarnya. “Iya, pernah dulu nyaris engga naik kelas. Salahnya sih emang di saya, karena cuma ngegambar bukannya belajar. Hahaha…”

Memulai debut profesional dari ajang submission

Meski dimulai sejak SMP. Archie baru coba mengembangkan bakatnya sejak SMA lewat berbagai submission majalah.”Waktu SMA saya dateng ke acara Komik Asia pertama, dan ternyata orang Indonesia ‘EDAN’, keren-keren banget. Dari situ lah, saya juga pengen bisa (buat komik).”

“Mulai deh submit ke majalah. Pernah ditolak, pernah juga sekalinya udah masuk majalahnya engga lanjut. Dan majalah yang pertama nerima karya saya itu adalah ‘Animonster’” ingat Archie sambil tertawa mengingat perjuangannya di masa itu.

Alumni seni rupa UPI ini mengakui bahwa debutnya di Animonster membuka berbagai peluang hingga membuatnya bekerja di Studio Bajing Loncat. Di studio itulah Archie berkontribusi daam pembuatan komik kompilasi hingga akhirnya kenal dengan penerbit. “Setelah kenal penerbit itulah, baru pada tahun 2003 saya nerbitin debut komik ‘White Feathers’.”

Archie sendiri engga menampik kalo ajang submission sangat membantu karya hingga seperti sekarang. Doi pun punya pesan supaya Kawan Muda yang mau karya dilirik penerbit harus ambil dan coba semua peluang.

“Cobain aja semuanya, jadi ambil kesempatan yang ada dan jangan sia-siain masa muda. Soalnya pengalaman saya gitu. Kadang orang terlalu banyak mikir akhirnya engga berkarya.” jelas Archie.

Pembaca yang jadi motivasinya berkarya

Sebagai seorang komikus wajar kayaknya kalo ngerasa mampet dan sepi ide. Beruntung cewek yang engga suka narsis ini selalu mendapat ide-ide karena dorongan para pembacanya, “Kalo lagi mumet kadang suka baca komentar pembaca. Dari situ banyak juga yang memberikan saya semangat. Lewat komentar itu pun ada tanggung jawab saya sebagai komikus.” jelas Archie.

Engga ketinggalan, buat Kawan Muda yang pengen mencoba jadi komikus di Webtoon Archie menekankan supaya punya jadwal yang teratur serta konten yang related dengan kehidupan sehari-hari.

“Saya rasa sekarang udah banyak kemudahan dibandingkan pada jaman saya SMA dulu. Sedangkan lewat media sosial banyak orang yang bisa baca karya kita. Jadi semua jalan untuk berkarya lebih mudah kok.” pungkas Archie.

Nah, kalo Kawan Muda udah baca semua pengalaman Archie The RedCat, engga ada salahnya dong buat kamu jadikan inspirasi dan motivasi buat berkarya, khususnya jika ingin menjadi komikus. Selamat mencoba.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.