Sabtu, 18 Mei 2024
National[IS]me

Yang Bisa Semua Pihak Lakuin Supaya Gak Terpuruk Akibat “Skandal Donasi Cak Budi”

via kitabisa.comCak Budi (kanan) berfoto sama salah seorang penerima donasi yang disalurkannya. (Sumber: kitabisa.com)

Genmuda – Ngajakin orang lain berbuat baik dan mengupload foto-foto kebahagiaan para penerima donasi adalah kegiatan rutin akun IG @cakbudi_. Selama ini, netizen, termasuk akun @lambe_turah yang lagi berpengaruh banget di media sosial menyambut baik postingan doi, bahkan sampai nge-repost.

Pada akhirnya, @cakbudi_ ngerusak kepercayaan orang karena kelakuannya. Pemilik akun itu memakai sebagian uang hasil donasi buat tukar tambah ponsel lama jadi iPhone 7 dan membeli Toyota Fortuner yang harga pasarannya di atas 450 juta rupiah.

Akun @lambe_turah sampai bikin beberapa postingan klarifikasi soal gak ada kerjasama langsung dengan @cakbudi_. Pihak KitaBisa.com yang jadi pengumpul uang donasi juga ngejelasin kalo mereka gak ada sangkut-pautnya sama peristiwa yang Genmuda.com sebut “Skandal Donasi Cak Budi.”

via replygif.net

Efeknya gak gitu doang. Para netizen yang pernah ngajak orang lain nyumbang lewat @cakbudi_ juga rentan disalah-salahin sebagai penebar kebohongan. Padahal, niat awalnya pasti cuma pengen ngajak orang berbuat baik.

Sejauh ini, peristiwanya belum diseret sampai pengadilan dan @cakbudi_ berjanji bakal nyumbangin semua uang dari ponsel dan mobil mewah yang rencananya mau dijual lagi itu. Sekarang, tinggal nunggu kebenaran janji sang penyalur donasi itu aja.

Peristiwa menghebohkan itu sebaiknya gak bikin kamu hilang kepercayaan sama perbuatan baik dan orang-orang yang berniat baik. Supaya kamu gakterpuruk akibat skandal yang melibatkan uang miliaran rupiah ini, mungkin saran-saran di bawah ini bisa kamu ikuti.

Buat donatur

1. Kamu gak salah

via tumblr.com

Gak usah ngerasa bersalah sendiri karena mikir salah milih penyalur donasi. Itu bukan salah kamu karena kamu gak tau juga bakal berakhir seperti ini. Dari keterangannya di IG, @cakbudi_ juga gak salah-salah banget karena iPhone 7 dan Toyota Fortunernya doi beli untuk kelangsungan kegiatan donasi.

2. @cakbudi_ beneran nyumbang ke orang yang butuh

Terlepas dari seberapa banyak uang donasi yang dipakai buat kebutuhan lain, @cakbudi_ emang bener salurin donasi yang terkumpul ke orang yang butuh. Di akun media sosialnya kan udah jelas tuh ada banyak foto doi dan penerima donasinya. Tenang, pahala kamu gak bakal berkurang meski uang donasi yang sampai ke tangan penerimanya mungkin gak utuh.

3. Gak semua orang adalah @cakbudi_

via giphy.com

Jangan sampai, “Skandal Donasi Cak Budi” bikin kamu hilang kepercayaan sama pihak lain yang juga ngajak berbuat baik. Gak semuanya loh main pakai uang donasi buat beli iPhone 7 dan Toyota Fortuner kayak doi. Banyak juga kok yang selalu minta izin dulu ke donatur sebelum uang donasinya dipakai buat apapun.

4. Laporan keuangan itu penting

Kalo emang sebagian uang donasinya mau dipakai beli perlengkapan operasional, sebenernya donatur juga gak mempermasalahkan asal jelas ke mana larinya uang-uang itu. Jadi, penting banget buat mengecek laporan belanja atau laporan keuangan pihak pengumpul donasi supaya gak ada lagi kejadian macam ini.

Buat pihak yang terseret “Skandal Donasi Cak Budi”

1. Bikin respon keterangan

via tenor.co

Pakar komunikasi Melissa Agnes bilang kalo baiknya semua pihak tak bersalah yang terseret skandal harus bikin pernyataan resmi kalo mereka gak terlibat. Buat pihak sebesar KitaBisa.com dan @lambe_turah, mereka bisa kirim keterangan tertulis ke berbagai media.

Dalam rilis yang diterima oleh Genmuda.com, CMO Kitabisa.com, Vikra Ijas, udah menegaskan bahwa terkait Pembelian Mobil dan Telepon Seluler gak menggunakan donasi yang digalang melalui Kitabisa.com, melainkan menggunakan donasi yang langsung ke rekening pribadi milik Cak Budi dan Istri. Kitabisa juga gak memiliki akses untuk memonitor donasi yang masuk Rekening pribadi Cak Budi dan istri serta bagaimana dana tersebut disalurkan.

Buat netizen lain yang ikut susah karena @cakbudi_, kamu bisa bikin video di YouTube yang ngejelasin kalo kamu gak tau-menau soal niat pembelian ponsel juga mobil mewah. Jelasin juga kalo kamu cuma mau mengajak orang nyumbang karena pengen berbuat baik, dan berharap semua donasi akan tersalurkan sepenuhnya.

2. Pasang keterangannya di situs sendiri

Selain lewat video, keterangan klarifikasi kamu juga bisa kamu cantumin di media sosial kamu. Kalo kamu punya situs sendiri, gak ada salahnya keterangan itu juga dipajang di halaman paling awal situs, di tempat yang pasti semua orang bakal liat ketika pertama kali berkunjung.

3. Jawab semua pertanyaan dan protes

via istimewa

Jangan bete dan bosen ngejawab semua pertanyaan dan protes yang dilemparin ke kamu. Meski semua keterangannya mungkin udah kamu masukin ke video response atau di postingan sebelumnya, menenangkan orang yang lagi was-was kan sebuah kebaikan tersendiri.

4. Jangan berhenti ngajak orang berbuat baik

Kalo kapok ngajak orang berdonasi, ya ajak mereka lakuin hal baik lain, seperti bakti sosial, beribadah tepat waktu, kasih makan hewan liar di lingkungan sekitar, dan masih banyak lagi. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.