Senin, 13 Juli 2020

Genmuda – Google bikin tampilan Gmail lebih rapi dengan update terbaru, Kamis (15/9). Web desainer pun bisa mengutak-atik desain email sesuai dengan fitur tersebut. Bahas teknis sedikit, Google gunain teknologi responsive ke dalam emailnya. Teknologi itu biasa dipakai di situs-situs, seperti di situs Genmuda.com ini.

Kalo engga percaya, coba deh buka Genmuda.com pakai komputer terus kecilin jendela browsernya jadi setengah layar. Pastikan tampilannya bakal menyesuaikan. Hal yang sama juga terjadi di email yang masuk ke Gmail. Susunan gambar, huruf, tombol, dan garis-garis di dalam email bisa diatur ulang menyesuaikan besar layar. Jadi, engga perlu repot lagi buat nge-zoom email.

Apa fungsi itu bisa dipakai di semua email?

via Google.com

Sayangnya, engga semua jenis email di Gmail bisa berubah bentuk secara otomatis. Cuma email yang udah dicoding doang yang bisa diterima dengan desain responsif. (Kawan Muda yang udah belajar coding mungkin tau soal CSS. Nah, email Gmail kini bisa diedit sama CSS.)

Bahasa CSS inilah yang memungkinkan desain suatu halaman elektronik berubah sesuai lebar layar. Dengan kata lain, email yang diketik biasa tanpa coding itu tetap keliatan acak-kadut.

Terus apa manfaatnya buat pengguna?

Berdasarkan keterangan dari blog Google, Rabu (14/9), update ini dibuat bagi pengirim iklan newsletter. Dengan fitur ini, para pembuat newsletter engga perlu khawatir desain yang mereka buat di komputer jadi berantakan begitu dibuka di ponsel.

“Jangan khawatir. Kami menyediakan daftar lengkap bahasa CSS yang bisa digunakan di dalam email Gmail,” tulis Google di blognya. Daftar lengkapnya bisa kamu temui di halaman khusus inigaes.

“Perubahan ini diharapkan membuat semua makin nyaman menggunakan Gmail. Email-email dengan desain responsif pun akan banyak ditemukan seiring berjalannya waktu. Jadi, biasakan diri dengan perubahan ini,” pesan Google seperti ditulis di blognya.

Apakah kini Gmail bisa memutar video?

Sejauh ini email yang dikirim dan diterima di Gmail baru bisa menampilkan gambar videonya. Pemutarannya baru bisa dilakukan di halaman baru atau di semacam pop-up. Karena dirasa fitur itu udah cukup, Google pun belum niat bikin Gmailnya bisa dipakai buat langsung memutar video atau link video. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.