Kamis, 28 Mei 2020

Genmuda – Sebagai generasi milenia dan kekinian, Kawan Muda pasti engga pernah lepas sama yang namanya smartphone. Bahkan, benda yang satu ini mungkin udah bisa kita sebut sebagai salah satu kebutuhan primer. Tren kayak gini emang engga cuma menimpa negara kita aja gaes, hampir di tiap negara di seluruh dunia, smartphone udah jadi kebutuhan bagi masyarakat, entah untuk keperluan bisnis, komunikasi, hingga cari jodoh. #eaaa

Terlepas dari tren itu, ada pula dampak negatif yang timbul gara-gara smartphone loh. Selain menimbulkan berbagai masalah kesehatan, bisa aja barang satu ini mengancam keselamatan kamu di jalan raya, –bisa karena lagi mengemudi atau meleng saat jalan.

Belajar dari kasus ini, kota metropolitan di Korea Selatan, Seoul, punya cara untuk buat mengurangi kecelakaan pejalan kaki gara-gara keasikan main smartphone, yaitu dengan memberikan rambu-rambu khusus. Loh kok bisa? Serius lo? Iya serius kok.

(Sumber: Shutterstock)
(Sumber: Shutterstock)

Jadi nih, ide tersebut merupakan salah satu kampanye keselamatan yang diimplementasikan bersama dengan pihak kepolisian setempat. Sasaran kampanye ini pun ditujukan bagi usia 10-30 tahun atau mulai dari anak kecil, remaja, dan anak muda, –sebagai pengguna smartphone di negeri Gingseng.

Fenomena berjalan sambil memainkan smartphone di transportasi umum tentu bukan lagi hal baru. Terlebih, dengan populasi penduduk, sekitar 50 juta jiwa, Korea Selatan tercatat sebagai negara dengan kepemilikan smartphone paling banyak, oleh sebab itulah mengapa rambu-rambu ini dibutuhkan.

“Saya pernah melihat banyak orang menggunakan smartphone sambil berjalan dan berkomunikasi, tapi saya yakin [hal] itu tidak cuma terjadi di Korea,” jelas Jenny Lee yang tinggal di Seoul selama lima tahun.

Melalui ide ini pemerintah kota pun berharap, “Pesan yang dibuat sederhana dan jelas, sehingga pejalan kaki yang sering melihat ke bawah ke smartphone dapat mudah melihatnya.” Inilah gambar rambu lalu lintasnya:

(Sumber: Seoul Metropolitan Government website)
(Sumber: Seoul Metropolitan Government website)

Well, selain Seoul, kota-kota besar di dunia seperti Beijing, Tokyo, Salt Lake, hingga Ausburg juga telah membuat peraturan serupa guna mengurangi risiko kecelakaan karena smartphone. Kira-kira di Indonesia kapan ya? Any comment?

Sumber: Tech Crunch

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.