Selasa, 29 September 2020

Genmuda –  Ada berita bahagia yang dateng lagi dari dunia olahraga tanah air, yaitu dari cabang sepakbola. Setelah kemarin Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad yang bikin masyarakat bangga, sekarang giliran Timnas U16 yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Tim Indonesia dipastiin menang setelah si tuan rumah, Vietnam gak bisa kasih yang terbaik ketika lawan Myanmar dan gak ada 1 pun gol, alias 0-0. Hal ini juga yang bikin Vietnam cuma bertengger di posisi kedua, dengan 5 poin, sementara Indonesia ada di posisi teratas dengan akumulasi 7 poin dari 5 pertandingan.

Image result for timnas u 16 juara di vietnam

Timnas U16 ini berhasil menyabet gelar juara di ajang turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 yang dituanrumahi oleh Vietnam. Sebelumnya di laga ini, tim Indonesia yang dikapteni sama Brylian Aldama berhasil menang telak di pertandingan melawan Cina Taipe dengan skor 11-0. Ini juga yang bikin Vietnam gak bisa mengejar ketertinggalan dan harus puas cuma jadi runner up di turnamen ini.

Gak cuma pemenang, tapi juga juara di kategori lain


Timnas U16 ini ternyata gak cuma bawa pulang gelar juara aja, tapi juga unggul di beberapa kategori lain. Dilansir dari goal, tim yang dilatih sama coach Fakhri Husaini ini meraih predikat sebagai tim yang paling fair play di turnamen tersebut. Rendy Juliansyah, si penyerang muda berusia 15 tahun pun menyandang gelar sebagai top scorer setelah berhasil mengumpulkan sebanyak 7 gol dari semua pertandingan.

Selain Rendy, ada lagi pemain lain yang membanggakan di tim Indonesia ini. Doi adalah Hamsa Medari Lestaluhu, gelandang yang baru berusia 14 tahun ini berhasil menjadi pemain terbaik di turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017. Maing-masing gelar yang didapat itu dihadiahi uang sebesar 100 juta dolar Amerika, dan sebagai juara, tim Garuda Muda mendapat hadiah sebesar 3000 dolar Amerika.

Proses tidak pernah manghianati hasil

A post shared by Hamsa Lestaluhu (@hamsalestaluhu) on

“Jangan dipuji berlebihan,” ujar sang pelatih

Image result for timnas u 16 di bandara

Meskipun timnas U16 dibanjiri pujian dan salah satunya adalah dari pelatih timnas Filipina, Chieffy Caligdong. Caligdong menyebutkan kalo kunci permainan tim Indonesia ada di si Kapten, Brylian Aldama dan si penyerang ganteng, Rendy Juliansyah.

Meskipun dapet pujian, Fakhri Husaini selalu wanti-wanti supaya kemenangan ini gak bikin anak asuhnya terlena, dan minta masyarakat Indonesia buat gak terlalu memuji kemenangan ini.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa di bandara dari Kemenpora yang diwakili oleh pak Gatot tadi, media, dan para pecinta sepakbola. Kami amat sangat bersyukur Alhamdulillah atas kemenangan ini,” tutur Fakhri Husaini, dalam rilis pers Tim Media PSSI.

Dikutip dari bola, Fakhri mengaku kalo doi akan jadi orang pertama yang mencegah anak-anaknya dipuji berlebihan sama masyarakat, meskipun di media sosial, udah banyak pujian yang diberikan kepada tim asuhannya ini.

“Saya minta anak-anak tidak dipuji secara berlebihan karena ini hanya turnamen pemanasan. Gelar ini memang penting buat anak-anak, tetapi lawan yang akan kami hadapi pada dua ajang berikutnya lebih berat,” kata Fachri.

Beliau minta timnya untuk tetep fokus dan jangan terlena sama kemenangan. Setelah menjajal rumput Vietnam di turnamen ini, timnas U16 kembali lagi ke tempat latihannya di Cijantung. Lalu mereka dapat jatah libur lebaran, dan bakal disibukan sama latihan lagi untuk menyambut Piala AFF yang tinggal beberapa minggu lagi berlangsung. (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.