Kamis, 13 Mei 2021

Genmuda – Dua lelaki paruh baya di Tionkok menunjukan kepada kita arti dari sebuah persahabatan tanpa mengenal batasan. Kedua lelaki tersebut adalah Jia Haixia dan Jia Wenqi, yang selama 14 tahun telah mengubah desa tandus Hubei, Tiongkok, menjadi hutan rindang dengan kerja keras mereka.

Jia Haixia adalah seseorang yang kehilangan indera penglihatannya 14 tahun lalu akibat sebuah insiden saat bekerja, dan Jia Wenqi sudah kehilangan kedua lengannya sejak kecil. Di tengah kekurangannya masing-masing, mereka justru mencambuk diri untuk saling melengkapi dan mempunyai satu tujuan yang sangat tulus, membangun desa Hubei yang tandus, penuh bebatuan, dan kering menjadi subur serta penuh pepohonan.

“I am his hands. He is my eyes”

Jelas, hal yang dilakukan mereka berdua telah menembus akal sehat kita sebagai manusia. Walaupun pada awalnya mereka sering diejek oleh warga sekitar, tapi Haixia dan Wenqi tak peduli. Mereka terus melanjutkan mulia mereka.

Sampai saat ini, mereka telah menanam lebih dari 10 ribu pohon di sekitar desa, berjarak kurang lebih dua kilometer. Sontak perjuangan dan kisah mereka merebak ke media sosial. Melengkapi hal tersebut, baru-baru ini CNN datang mendatangi Haixia dan Wenqi, lalu mendokumentasikan cerita mereka sehari-hari. Berikut video-nya.

Sayangnya, misi mereka belum mendapatkan perhatian dalam bentuk donasi dari pemerintah setempat, maupun publik. Perlu diketahui, di balik kisah panjang mereka selama 14 tahun kini desa Hubei sudah rindang, bahkan mereka mendanainya dengan kemampuan sendiri. Membeli pohon muda, peralatan, dan lainnya. Dan yang lebih mengharukan, mereka harus berjalan jauh untuk mengambil air setiap hari untuk menyiram pohon.

Well, jika kita belum bisa membantu mereka, jadilah seperti mereka. Lestarikan lingkungan sekitar kita dengan segala cara. Kisah mereka di atas seharusnya sudah bisa menampar manusia agar lebih sadar, betapa pentingnya keseimbangan alam.

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis