Senin, 23 Mei 2022

Genmuda – Kawan Muda pernah punya barang baru kayak sepatu atau baju dong? Pasti kamu pernah dong ada hasrat buat pamerin barang-barang baru kamu itu? At least, sedikit aja deh. Pernah kan? Kalo belum, yaudah baca aja tulisan lain, jangan baca tulisan ini sampe selesai. *penulisnya drama banget.

Oke, intro di atas mungkin jadi gambaran salah satu klub besar asal Italia, Juventus saat ini. Bedanya, Bianconeri pamerin logo barunya kepada publik pada Senin (16/1), di Milan, Italia. Maksud hati biar dibilang keren, logo baru Juve malah jadi bahan cengan, bahkan oleh sebagian fansnya sendiri. (Sedih banget kan kalo kamu jadi desainernya).

Tapi sekarang Genmuda.com rangkumin dulu cerita kenapa logo tim kota Turin ini dirombak total. Tradisi ngerubah logo tersebut sebenernya udah pernah dilakuin sembilan kali sebelum logo baru ini dirilis. Dan sejak tahun 1897, Juventus selalu menggunakan desain perisai berbentuk oval dengan sentuhan kuda jingkrak berwarna hitam.

Sekarang Juventus malah ngilangin semua elemen khas tersebut, kemudian menggantinya dengan huruf ‘J’ yang minimalis. Berdasarkan rangkuman berbagai sumber, Presiden klub, Andrea Agnelli, menamai logo tersebut ‘Black and White and More.’ Doi pun yakin kalo logo baru itu akan menarik minat perhatian fans serta orang-orang yang engga suka sepak bola sekalipun.

Nah, maksud hati pengen dipuji, kenyataannya justru berkata lain. Sejak Senin malam banyak netizen yang ngecengin logo baru raksasa Italia tersebut. Engga sedikit juga komentar dan meme yang diposting bikin Kawan Muda nyengir. Nih contohnya!

Udah liat kan? Gimana komentar Kawan Muda yang ngaku sebagai Juventini? Yaudah, jangan sedih terus. Soalnya bukan tim kesayangan kamu aja yang pernah dicengin gara-gara ganti logo baru. Nih, Genmuda.com kasih beberapa tim lainnya.

Aston Villa

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Juventus masih lebih baik karena perubahan logonya keliatan jelas. Tapi coba kamu liat Logo Aston Villa? Alih-alih pake kata “Prepared” buat nyambut musim baru 2015-16, Villa malah terdegradasi dari kasta Liga Primer.  

Di musim berikutnya jargon “Prepared” yang udah jadi khas dari The Lions terpaksa dihilangin plus singanya dikasih sentuhan api dan terlihat lebih besar kayak di atas. Beberapa rumor bilang kalo logo baru itu dibayar sekitar 2 juta pound sterling. Kzl ya kalo jadi fans Aston Villa.

Cardiff City

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Fans Liga Inggris pasti tau kalo Cardiff City terakhir naik kasta Liga Primer pada musim 2014-15, mereka masih menggunakan logo Naga di baju mereka, namun logo tersebut cuma bertahan selama tiga tahun.

Karena tim ini berjulukan The Bluebirds, para suporter menuntut supaya logo lawas dengan burung biru itu kembali digunain. Uniknya posisi naga sama burung birunya cuma dituker dan mengembalikan warna kebanggan mereka, yaitu biru.

Arsenal

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Sepintas logo Arsenal yang Kawan Muda sekarang liat emang minimalis banget. Tapi tim Meriam London ini sebenernya pernah dikritik habis-habisan sama netizen, seperti halnya kasus logo Juventus.

Yang jadi permasalahnya bukan soal meriamnya gaes, melainkan hilangnya moto klub yang berasal dari bahasa latin ‘Victoria Concordia Crescit’ atau yang berarti ‘Kemenangan datang dari keharmonisan.’ Tapi setelah kasus itu, justru kritik fans hilang dengan sendirinya.

Manchester City

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Selain Juventus, City juga udah lebih dulu mempromosikan logo baru di jersey mereka pada awal musim 2016-17. Kasusnya sih sama kayak Arsenal yang menghilangkan moto bahasa Latin ‘Superbia in Proelia’ atau yang berarti ‘Kebanggaan dalam pertarungan.’

Perubahan ini diyakinin karena keinginan pemilik klub yang pengen seragamin logo klub sepakbola milik mereka seperti New York City FC dan Melbourne City. Apesnya sih, baik ganti atau engga, logo city selalu dicengin sama netizen.

Newell’s Old Boys

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Kenal sama tim ini? Penulis yakin pasti cuma sedikit dari Kawan Muda yang tau. Tapi kamu wajib tau kalo punggawa besar kayak Gabriel Batistuta, dan Lionel Messi pernah merumput berasama akademi juniornya. Bahkan Diego Mardona pernah masuk dalam tim senior di tahun 1993-94.

Balik sama logonya, coba deh kamu liat betapa sederhananya logo tim ini? Sekalinya ganti logo, mereka cuma nambahin bintang atau sekedar ganti font. Udah gitu aja. Wajar kalo logo tim ini sering banget dicengin sama netizen karena kurangnya kreativitas bentuknya. Siapa tau kamu anak DKV mau kasih rekomendasi desain baru. Who knows?

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.