Sabtu, 17 April 2021

Genmuda – Siapa sih yang gak kepingin ‘KAYA RAYA? Meski banyak cara buat mencapainya, namun Genmuda.com percaya bahwa setiap orang perlu yang namanya bekal dasar seputar keuangan. Sadar akan pentingnya literasi keuangan yang sehat, Bank OCBC NISP baru aja Luncurkan Solusi Finansial Fitness Guna Membangun Generasi Indonesia yang Financially Fit.

“OCBC NISP menyadari bahwa membangun generasi financially fit diperlukan langkah besar, mulai dari meningkatkan pemahaman dasar finansial (knowledge), memperbaiki kebiasaan manajemen keuangan yang salah (behaviour) dan meluruskan mindset terkait finansial yang keliru agar mereka dapat mengambil keputusan keuangan yang tepat (attitude)”, ujar Ka Jit, Direktur Bank OCBC NISP, Senin (15/3/2021), secara virtual.

Tiga Permasalahan Keuangan : Pengetahuan, Kebiasaan, dan Mindset

FYI, berdasarkan Survei Indeks Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, masyarakat Indonesia masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah, dengan indeks literasi 38,03% dari total populasi. Dengan demikian ada tiga permasalahan finansial yang perlu dibenahi agar menjadikan masyarakat yang financially fit:

1. Pengetahuan

Pemahaman yang kurang terkait konsep dasar finansial menyebabkan banyak masyarakat mengambil keputusan finansial yang kurang tepat, misalnya investasi mengikuti tren tanpa punya pemahaman dasar, pemahaman kapan waktu yang tepat untuk mempersiapkan dana darurat, proteksi atau investasi.

2. Kebiasaaan

Kebisaaan manajemen finansial yang kurang tepat dan terbawa lifestyle kekinian, misalnya tergoda ajakan diskon, membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan dengan cara kredit.

3. Mindset

Mindset keuangan yang kurang tepat, misalnya perencanaan keuangan itu cuma buat orang kaya, karena biaya konsultasinya itu mahal atau perencanaan keuangan itu sulit, bahkan menganggap pendapatannya tidak bisa disisihkan untuk tabungan/investasi.

Lewat permasalahan tersebut Bank OCBC NISP fokus untuk mengedukasi, mengarahkan, mendukung dan membentuk kebiasaan keuangan yang baik. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan NYALA Financial Fitness Squads. Di sini Kawan Muda akan mendapatkan bimbingan dan motivasi untuk memiliki kebiasaan finansial yang baik, dengan membangun daya tahan keuangan (endurance) melalui tabungan berjangka dengan bunga maksimal, memperkuat otot finansial (strength) dengan investasi mulai Rp20.000 per hari, serta lincah mengatur keuangan (agility) dengan bebas biaya transaksi dan admin serta dana darurat yang selalu terjaga.

Bank OCBC NISP menggandeng Deddy Corbuzier sebagai Financial Fitness Director NYALA OCBC NISP yang akan berperan sebagai financial coach, bersama lebih dari 8 ahli di bidang finansial. Selain itu ada pula Komunitas Ruang meNYALA sebagai wadah saling berbagi dan mendukung, menuju masyarakat yang financially fit.

Kalo masih kurang, Kawan Muda masih bisa mengakses sistus ruangmenyala.com. Platform ini akan menyediakan informasi dan pembelajaran finansial, mulai dari format self-learning (modul yang disiapkan) dan akan dilanjutkan dengan kelas pembelajaran bersama. Kemudian kehadiran Financial Fitness Check Up diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan pengecekan dan evaluasi kondisi finansial mereka. Hal ini akan membantu masyarakat untuk mulai merencanakan keuangan dengan lebih baik.

Dalam waktu dekat, Bank OCBC NISP bakal menghadirkan inovasi sebuah tempat untuk melatih kekuatan keuangan, dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk fasilitas Financial Fitness Tracker untuk mengetahui kadar kesehatan finansial.

Sebagai Financial Fitness Director NYALA OCBC NISP, Deddy Corbuzier bilang “Bersama Financial Fitness Squad, saya mengajak generasi Indonesia sadar akan pentingnya menjadi financially fit. Sama seperti program kebugaran fisik, bugar secara finansial juga membutuhkan disiplin, komitmen dan persistensi dalam berjuang mengubah cara kita mengelola keuangan yang didukung dengan latihan, general check-up, serta bimbingan dari coach/trainer.”

“Saya berharap Solusi Financial Fitness by NYALA OCBC NISP ini bisa merangkul masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan mereka financially fit. Ini bukan sekadar inisiatif bisnis, melainkan komitmen kami menjalankan responsible banking untuk mengajak masyarakat berdaya secara finansial”, tutup Ka Jit. (sds)

Comments

comments

Wisnu
An average joe lives in the value of curiosity/orang biasa tukang kepo.