Selasa, 4 Agustus 2020

Genmuda – Langkah Manchester United berhenti di babak 16 besar Liga Champion. Setan Merah kalah 1-2 sama Sevilla pada pertandingan leg kedua di Stadion Old Trafford, Rabu(14/3), dini hari WIB. Alexis Sancez dan Paul Pogba dicibir habis.

Gol telat Romelu Lukaku buat MU (menit 84) gak bisa mengganti devisit sepasang gol Wissam Ben Yedder buat Sevilla (menit 74 dan 78). Habis lah kesombongan anak-anak Setan Merah.

Pelatihnya, Jose Mourinho kalem menanggapi kekalahan. Dia bilang, gugur dari Champions League itu biasa. Gak usah ngegas. Tapi, fans MU seolah kurang bisa menerima dan mencari kambing hitam atas kekalahan tadi malam di kandang mereka.

Sanchez mandul!

via skysports.com
Sanchez berkelit dari kesalahannya. (Sumber: skysports.com)

Di antara 14 pemain MU yang menginjak rumput pertandingan, Alexis Sanchez yang paling dicengin habis, baik itu di media Inggris sampe media massa. Media garis keras Manchester United, Manchester Evening News memberikan nilai 3 atas permainan Sanchez, alias skor terendah.

“Malam yang harus dilupakan. Dia lebih sering kecolongan daripada mencolong bola,” tulis penilaian media itu. Pemain lain dapet skor rata-rata 4 dan 5. Hanya Lukaku yang dapet skor 6 karena berhasil memecahkan telor MU.

Sanchez dinilai terlalu minim jasa untuk mempertahankan posisinya sebagai penyerang MU. Mengutip opini redaksi media itu, “MU harus mengambil tindakan drastis terhadap Alexis Sanchez.”

Sanchez mandul!!

via skysports.com
“Jadi, seperti ini toh bau kekalahan.” (Sumber: skysports.com)

Lain lagi kata pengamat sepakbola Inggris, Charlie Nicholas. Pada kesempatan berbeda ia mencatat kalo Sanchez kecolongan 20 kali dalam satu pertandingan itu. Dikutip SkySports.com, (14/3), Nicholas menilai, Sanchez merusak permainan MU yang dirancang Jose Mourinho.

“Di awal babak, MU main lancar. Paul Pogba menekan sisi pertahanan Sevilla bareng Jesse Lingard. Romelu Lukaku di belakang dua orang itu menambah tekanan,” terang Nicholas.

“Tiba-tiba, Sanchez berulah dengan bermain terlalu individual. Semua orang jadinya seperti harus menyesuaikan diri dengan permainan sembrono Sanchez. Gara-gara dia, MU kehilangan ritme,” lanjut Nicholas.

Dia mengakhiri komentarnya dengan bilang, “Semua fans menanti perubahan ritme bertanding macam itu. Kalau Mourinho membiarkannya, MU bisa-bisa mengakhiri musim pertandingan tanpa piala sama sekali.”

Sanchez mandul!!!

via Istimewa
“Uuuch, aku malu karena main mandul” (Sumber: Istimewa)

Rio Ferdinand, salah satu legenda MU saat diwawancarai media bilang, “(performa) Alexis Sanchez pada pertandingan itu adalah sisa-sisa kehebatannya yang telah lalu. Dia bagaikan orang asing dalam timnya.”

“Pada satu sisi, saya iba kepada dia. Tapi, hal ini tak bisa dibiarkan karena mempengaruhi pemain lain,” kata Ferdinand yang kecewa berat MU kalah dari Sevilla.

Pogba tumpul

via metro.co.uk
Padahal engga niat main, tapi sok diniat-niatin. (Sumber: metro.co.uk)

Kayak Sanchez, Pogba juga kebagian dicengin. Namun demikian gak parah banget lantaran doi masih main “lumayan” menurut Manchester Evening News. Pogba dinilai sanggup meningkatkan ritme permainan depan (sebelum diacak-acak Sanchez). Tapi, kurang tajam untuk mencetak gol.

Fans-fans MU menuntut supaya Mourinho atau petinggi MU untuk menjual Pogba musim ini. Mereka menilai penyerang asal Prancis itu selalu salah memposisikan diri, kecolongan bola, dan parahnya keliatan gak niat main sepakbola.

Harapan MU sekarang adalah mengejar ketinggalan 16 angka dari Manchester City supaya bisa juara English Premier League. Atau satu gelar tersisa yang paling realistis adalah memenangkan Piala FA musim ini. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.