Jum'at, 4 Desember 2020

Genmuda – Engga disangka, pengeluaran di bulan puasa malah bisa lebih membengkak daripada bulan biasa biarpun engga makan dan minum di siang hari. Tanggal belum tua, tapi ketebalan dompet dan saldo rekening makin menipis aja. *sedih

Keliatannya engga logis emang, tapi itulah fakta yang sering terjadi. Biasanya, kebanyakan bukber dan jajan saat berbuka bikin pengeluaran kita membengkak. Supaya kamu bisa bertahan hidup hingga akhir bulan nanti, berikut ini adalah lima cara yang bisa kamu lakukan.

1. Jangan keluyuran di mal waktu puasa

(Sumber: todayifoundout.com)

Masih ingat kata-kata bijak “makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang”? Pesan bijak itu ternyata emang mempengaruhi pola konsumsi seseorang, gaes. Soalnya, banyak hasil penelitian yang mengonfirmasi pepatah lama tersebut.

Alison Jing Xu, peneliti Universitas Minnesota melaporkan, “Rasa lapar menumbuhkan rasa ingin memiliki sesuatu. Itu membuat seseorang cenderung belanja banyak, bahkan belanja hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan makanan atau rasa laparnya.”

2. Jangan bukber di restoran mulu

(Sumber: Istimewa)
(Sumber: Istimewa)

Jujur deh. Berapa sih ongkos transportasi dan makanan yang kamu keluarkan kalo ikutan bukber? 200 ribu? 100 ribu? Biasanya sih, rata-rata pengeluaran anak muda yang bukber tuh sekitar 50 ribu hingga 100 ribu rupiah.

Kalo kamu diundang ke lima acara bukber aja kamu udah ngeluarin 250 ribu hingga 500 ribu rupiah. Nah loh. Engga kerasa kan rekening kamu bocor. Kalo kamu bisa mengontrol diri, engga ada salahnya ikut bukber sampai sepuluh kali pun di restoran. Kalo engga, coba bikin bukbernya di rumah temen.

3. Bawa bekel

(Sumber: YouTube Image)

Mau kamu ke kantor, sekolah, kampus, atau gym sekalipun, bawa bekel dari rumah bisa sangat bantu kamu mengirit selama bulan puasa loh. Kita coba hitung-hitungannya ya. Misalkan jajan takjil dan makan berat harian kamu adalah 20 ribu rupiah, maka kamu perlu mengeluarkan uang rata-rata 440 ribu rupiah.

Sementara bawa bekel bisa bikin kamu irit jauh di bawah itu, atau bahkan gratis kalo kamu masih dimasakin orang tua. Jadi, engga ada salahnya tetep ngelakuin kebiasaan di luar bulan puasa kamu di bulan yang penuh rahmat ini.

4. Kurangi begadang

INDONESIA-RELIGION-RAMADAN-ISLAM
(Sumber: baltimoresun.com)

Peneliti Universitas Pennsylvania Andrea M Spaeth bilang, “Semakin lama seseorang terjaga, semakin besar pula keinginannya untuk makan.” Hasil penelitian serupa sempat dimuat di Jurnal Obesity Amerika Serikat. Menurut dua penelitian itu, orang yang begadang mengonsumsi 248 hingga 500 kalori lebih banyak.

Singkatnya, makin banyak begadang makin banyak pula jajan. Semakin banyak jajan, semakin tipis lah dompet dan saldo di bank. Tidur lebih cepat emang sulit dilakukan apalagi banyak pertandingan bola seru yang tayang malam hingga dini hari. Tapi, demi dompet dan hidup sampai akhir bulan, kamu perlu tidur lebih cepat, sob.

5. Jual barang lama

Tamagotchi (Sumber: ppcorn.com)
Tamagotchi (Sumber: ppcorn.com)

Kalo keuangan udah makin kritis, ga ada salahnya buat periksa kembali lemari baju, lemari pajangan, laci meja, atau boks mainan yang udah lama terlupakan di kamar kamu. Soalnya, kamu bisa menjual gameboy lama atau barang-barang lain yang udah engga terpakai.

Jangan salah. Kalo dijual di tempat yang tepat kepada orang yang tepat, kamu bisa dapat pemasukan tambahan cukup banyak. Bahkan, cukup buat beli toga atau jas buat wisuda. Daripada barang-barang itu berdebu dan terlupakan kayak mantan lebih baik dimanfaatkan, bukan?

Tentunya 5 tips itu bisa kamu lakukan mulai dari sekarang supaya makin banyak tabungan kamu di akhir bulan nanti. Jangan sampai kamu hambur-hamburkan tabungan kamu sekarang karena ngarep THR. Padahal, datangnya THR itu sama sekali engga bisa ditebak, jadi nikmatin aja. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.