Kamis, 22 Agustus 2019

Genmuda – Susunan zodiak yang selama ini dipercayai masyarakat dunia bisa jadi berubah karena temuan konstelasi bintang menurut NASA. Sejak 2009 lalu, lembaga antariksa Amerika Serikat itu udah mempublikasi foto konstelasi bintang ketiga belas, namanya Ophiuchus.

Terhitung sejak 3000 tahun lalu, Bangsa Babylonia telah menemukan 12 konstelasi (susunan) bintang. Astronom Babylonia ketika itu pun mencatat jadwal kemunculan masing-masing konstelasi bintang tiap bulannya.

Jadwal itu kemudian dipakai sebagai ramalan horoskop seperti yang Kawan Muda diketahui sampai sekarang. Masyarakat Babylonia saat itu percaya kalo susunan bintang sangat mempengaruhi kejadian di bumi, atau perilaku orang yang lahir di bawah ‘pengaruh’ konstelasi salah satu dari 12 bintangnya.

Meski begitu, konstelasi Ophiuchus udah ada sejak jaman dulu. Ada beberapa versi yang nyebut alasan Bangsa Babylonia engga nyatet konstelasi itu. Kata situs ScienceAlert.com, Selasa (19/9), itu sengaja dilakuin karena jumlah 13 susunan bintang engga cocok sama jumlah 12 bulan di kalender Babylonia.

Dari dulu udah ada

via earthsky.org
Gravitasi matahari membuat poros bumi bergeser satu lingkaran tiap 26.000 tahun. (Sumber: NASA/earthsky.org)

Sementara itu, Gizmodo.com, Jumat (16/9) mengutip pernyataan NASA bilang kalo ada kemungkinan konstelasi bintang Ophiuchus engga keliatan dari bumi 3000 tahun lalu. Karena itu, Astronom Babylonia mungkin bisa aja kelupaan mencatatnya.

“Konstelasi bintangnya bisa terlihat di jaman modern karena pergeseran poros bumi,” jelas NASA. Pergeseran itu terjadi dalam waktu yang relatif lama. Hal itu merupakan sesuatu yang alamiah.

“Pada 2.000 tahun lalu, warga bumi melihat konstelasi Gemini dan Cancer mengapit matahari. Pada gerhana Juni lalu, konstelasi Gemini dan Taurus lah yang mengapit matahari,” tulis ScienceAlert.com, Senin (19/9).

Mendadak heboh

via photobucket.com

Konstelasi bintang ketigabelas ini mendadak heboh usai dimuat Cosmopolitan dan Yahoo News. Kata dua media itu, zodiak warga bumi bisa berubah akibat adanya Ophiuchus. Media itu pun bikin jadwal zodiak baru berdasarkan perhitungan matematis kemunculan rasi bintang ular itu.

Ternyata, semua jadwal semua zodiak bergeser menyesuaikan pendatang barunya. Berikut ini jadwalnya:

  • Capricorn: Jan 20 – Feb 16
  • Aquarius: Feb 16 – March 11
  • Pisces: March 11 – April 18
  • Aries: April 18 – May 13
  • Taurus: May 13 – June 21
  • Gemini: June 21 – July 20
  • Cancer: July 20 – Aug 10
  • Leo: Aug 10 – Sept 16
  • Virgo: Sept 16 – Oct 30
  • Libra: Oct 30 – Nov 23
  • Scorpio: Nov 23 – Nov 29
  • Ophiuchus: Nov 29 – Dec 17
  • Sagittarius: Dec 17 – Jan 20

Astronomi jauh berbeda dari Astrologi

via www.theodysseyonline.com

Terkait perubahan itu, NASA ngingetin kalo kegiatan Astronomi yang dilakukannya jauh berbeda dari Astrologi, alias ramal-ramalan zodiak. “Kami tidak mengubah susunan zodiak. Kami hanya menghitung matematika yang terjadi di langit,” kata perwakilan NASA Dwayne Brown, seperti dikutip Gizmodo.com.

Jadi Kawan Muda juga engga perlu kebingungan. Zodiak yang lama masih bisa dipakai kok. Kalo mau ngikutin zodiak yang baru juga silakan aja. Toh nasib seseorang kan ditentuin sama kerja keras dan usaha, bukan kata zodiak, shio, apalagi primbon. Setuju kan? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.