Minggu, 16 Desember 2018

Genmuda – Setelah beberapa bulan lalu sempat merilis teaser trailer pertama, film DreadOut akhirnya menayangkan trailer pertamanya di CGV Grand Indonesia, Jakarta, pada Jumat, (30/11).

Film horor garapan Kimo Stamboel menghadirkan sekumpulan anak SMA yang berusaha nunjukin eksistensi diri mereka dengan memasuki sebuah apartemen angker. Tanpa disadari oleh mereka kejadian ini malah membuka portal misterius dan membangkitkan iblis yang ingin menyeret mereka ke dalamnya.

Ditemui dalam perilisan trailernya, Wida Handoyo dan Edwin Nazir selaku produser bilang bahwa proyek filmnya udah dimulai sejak 3 tahun yang lalu. Goodhouse sebagai rumah produksi juga mendapat kepercayaan langsung dari developer game “DreadOut”, yaitu Digital Happiness untuk membuat film universe DreadOut.

“Sejak awal, kami dan pihak developer game sepakat bahwa film ini merupakan prequel gamenya. Dibilang sama persis jelas engga.” kata Wida.

Di tempat yang sama Edwin Nazir bilang ke Genmuda.com jika pihak developper ingin mengangkat cerita yang tidak terjawab dalam gamenya. Oleh karena itu, Kimo juga diberi kebebasan menggali cerita lain dari game ini.

“Pihak developer ikut memberikan masukan dan saran. Namun karena ini prekuel, Kimo diberikan mengembangkan DreadOut Universe. Ada juga beberapa teori fans yang dimasukan dalam film ini.” kata Edwin ke Genmuda.com.

Saat ditanya soal kemungkinan sekuel selanjutnya, Edwin cuma menjawab tidak menutup kemungkinan.

“Kemungkinan film ini dibuat sekuel selanjutnya terbuka lebar. Tapi terkait target produksinya kapan dan gimana, kita masih menunggu respon film ini dulu,” jelas Edwin.

Ratingnya 13 tahun ke atas

Kalo menyinggung nama Kimo Stamboel, kamu pasti bakalan inget sama film “Rumah Dara” dan “Headshot” dengan efek film-film gore dan slasher, namun demikian karena game dan pemainnya banya didominasi sama anak muda, filmnya masih tetep aman buat usia 13 tahun ke atas.

“Itu emang jadi tantangan bagi Kimo, cuma kami berusaha agar film ini tetap aman buat ditonton sama remaja.” tutup Edwin.

Caitlin Helderman aslinya penakut

©Genmuda.cacom/2018 Liki

Memerankan tokoh Linda di film ini adalah debut Caitlin bermain film horor. Dia mengaku gak pede saat ditawari memerankan tokoh utama di film ini karena aslinya penakut dan gak berani main gamenya.

“Karakter Linda dan aku itu beda banget, tapi karena dapat kesempatan kerja bareng mas Kimo aku akhirnya tertarik. Untuk mendalami peran aku juga banyak masukan dari Mas Kimo, karena film ini juga gak terlalu sama dengan gamenya.” kenang Caitlin.

Selain Caitlin, aktor lain yang terlibat dalam film ini adalah Jefri Nicol, Marsha Aruan, dan Ciccio Manassero. Film “DreadOut” sendiri adalah film Indonesia pertama yang diangkat dari game buatan Indonesia juga.

Gamenya udah dirilis sejak tahun 2014 dan terjual lebih dari 200.000 kopi di seluruh dunia. Catatan tersebut belum termasuk dengan Keepers of The Dark serta versi VR yang dirilis akhir tahun 2017 lalu, yaitu DreadEye.

Well, kira-kira apakah filmnya bisa menyamai prestasi gamenya? Atau malah bisa lebih baik? Kita buktiin aja tanggal 3 Januari 2019.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.