Minggu, 19 Agustus 2018

Genmuda – Berusaha curi hati anak muda Indonesia, Huawei luncurin ponsel kelas menengah. Ponsel seri Nova 3i itu resmi rilis di Indonesia, 31 Juli siang tapi baru tersedia di semua toko offline 11 Agustus mendatang.

Lo Khing Seng selaku Deputy country Director Huawei Device Indonesia bilang, “Nova 3i menjadi hero product kami.” Maksudnya, ponsel itu tercipta buat memenuhi kebutuhan dan keinginan anak muda sebagai mayoritas pengguna gadget.

Karenanya, Huawei optimis Nova 3i bakalan punya ruang dalam sumpeknya persaingan ponsel kelas menengah di Tanah Air. “Per 18 Juli lalu, semua produk Huawei sudah mencapai angka penjualan 100.000.000 unit. Kami optimis mencapai angka 200 juta unit di akhir tahun ini,” ujar Lo Khing Seng.

Senada kayak beliau, jajaran petinggi Huawei yang hadir pada sesi peluncuran di Jakarta optimis kalo brand yang mereka bawa bakalan meraih posisi 3 besar di Indonesia dalam waktu dekat.

“Tantangannya, kami harus mengubah persepsi anak muda yang mengira bahwa Huawei adalah merk low-end. Padahal, kami dikenal produsen merk middle-high di luar negeri,” kata Lo Khing Seng.

Lewat Nova 3i itulah Huawei berharap mengubah pandangan orang Indonesia. Soalnya, ponsel anyar seharga Rp 4.199.000 itu punya keunggulan seperti di bawah ini:

1. Storage luas

©Genmuda.com/2018 TIM
Pak Lo Khing Seng, petinggi Huawei saat luncirin ponsel Nova 3i di Jakarta, 31 Juli 2018. ©Genmuda.com/2018 TIM

Ruang penyimpanan seluas 128 GB terpasang di ponsel itu. Lo Khing Seng mengklaim, “Dengan begini, Nova 3i punya ruang penyimpanan bawaan terluas di kelasnya.” Ruang itu pun bisa ditambah dengan microSD hingga 256 GB.

Namun demikian, Kawan Muda cuma punya jatah 1 slot SIM Card kalo memakai micro SD tambahan. Kalo enggak, ruang ekstra itu bisa dipasangi SIM Card kedua yang juga bisa berfungsi untuk 4G. Keren, kan?

2. Spek jeroan tinggi

Mendukung storage berkapasitas tinggi, sistem operasi Nova 3i juga dibikin “di atas rata-rata.” Dipasangi 4GB RAM dan chipset Kirin 710, ponsel itu diklaim bisa mengoperasikan game sekelas survival/battleroyal dengan lancar.

Product Marketing Manager Huawei Indonesia Business Group, Advent Jose bilang, “Dibanding Kirin 695, chipset baru ini beroperasi 30% lebih hemat baterai. Selain itu, efisiensi CPU meningkat hingga 10%.”

Buat main game, prosesornya juga bisa berubah jadi mode GPU Turbo. Saat mode itu aktif, prosesor ponsel itu menghasilkan kualitas visual game 60% lebih baik tanpa memeras baterai berkapasitas 3.340 mAh-nya.

3. Bundling dengan game ‘Rules of Survival’

©Genmuda.com/2018 TIM
Seorang SPG memainkan “Rules of Survival.” ©Genmuda.com/2018 TIM

Ponsel yang juga rilis di Asia-Pasifik itu meluncur di Indonesia sambil berkolaborasi dengan game “Rules of Survival,” salah satu game bergenre battleroyale/survival/deathmatch di PlayStore.

Tiap pembelian Nova 3i, Kawan Muda otomatis dikasih giftbox senilai 50 USD di game itu. Isi kotaknya bisa bermacam, mulai dari senjata hingga barang yang pastinya berguna di game.

4. Desain yang cantik

Gak cuma mentingin jeroan, Huawei juga fokus mempercantik bentuk Nova 3i. Bagian depan dan belakang ponsel itu keliatan bening mengilap lantaran dilapisi Gorilla Glass 2,5 D. Desainnya pun kece karena sisi kanan dan kiri ponsel membengkok ke dalam kayak ponsel-ponsel high-endnya Samsung.

5. Warna unik

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Advent Jose juga optimis kalo ponsel itu nawarin warna yang unik. “Warnanya merupakan gradasi dari biru ke ungu. Itu adalah keunikan lain yang pertama di Indonesia,” klaim Advent.

6. Kamera dengan AI

Kamera Nova 3i dipasangi kecerdasan buatan. Fungsinya untuk mendeteksi raut wajah. Hasil scan itu bisa dijadiin emoji 3D milik Huawei, yaitu Qmoji. Bisa juga dipakai untuk faceunlock.

Utamanya, hasil scan wajah itu dipakai ponsel untuk dasar dalam mengedit hasil selfie supaya nampilin wajah lebih mulus, halus, dan cantik secara umum.

7. AI yang cukup oke

©Genmuda.com/2018 TIM
Selvie dengan Nova 3i, hasilnya makin cantik. Namanya juga ada fitur beautify. ©Genmuda.com/2018 TIM

Berdasarkan percobaan singkat, kamera depan 24MP+2MP ponsel itu cukup oke. Seting bokeh (depth of field) kameranya bisa dilakuin dengan mudah. Namun, kebokehan kameranya didapat secara digital. Kadang, ada area yang seharusnya gak blur tapi malah ikutan buram.

Sementara itu, kamera belakang 16MP+2MP pada ponselnya udah cukup kok dipakai buat foto sehari-hari. Sekadar foto pemandangan dan selfie aja sih pasti bisa karena kameranya bisa mengenal ratusan situasi dan kondisi pemotretan, misalnya di pantai, di kebun, atau saat memotret makanan.

Dibanding Huawei P20 Pro, kualitas kamera Nova 3i jelas jauh ketinggalan. Tapi, bukan berarti kamera ponsel kelas menengah itu masuk dalam kategori medioker.

Kalo Kawan Muda tertarik, kamu bisa memesan barangnya di Lazada hingga 7 Agustus untuk dikirim serentak 8 Agustus. Atau, pesan di Erafone hingga 10 Agustus supaya bisa dikirim serentak 11 Agustusnya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.