Senin, 17 Desember 2018

Genmuda – Keberhasilan “The Equalizer” (2014) gak bikin Antoine Fuqua (sutradara) dan Denzel Washington sebagai pemeran Robert McCall puas gitu aja. Buktinya keduanya kembali terlibat dalam sekuel lanjutannya, bahkan “The Equalizer 2” jadi film sekuel pertama yang pernah dimainkan Washington.

Berlanjut dari film sebelumnya, McCall masih digambarin sebagai seorang pensiunan agen intelijen yang punya pandangan atas ketidakadilan di masyarakat. Premis ceritanya emang kayak film/komik superhero. Tapi bedanya McCall bertindak seorang diri dan lebih manusiawi, tanpa harus ada embel-embel kekuatan super.

Pembela keadilan versi McCall

©Sony Pictures/2018
©Sony Pictures/2018

McCall (Denzel Washington) masih sering membantu orang-orang lemah yang teraniaya dengan aksi heroiknya main hakim sendiri. Buat ajang pemanasan, lo langsung diajak masuk dalam adegan berantem khas film pertamanya.

Jagoan utamanya diceritain pergi ke Turki buat menyelamatkan seorang anak perempuan yang disandera oleh ayah tirinya. Gak pake lama, saat stopwatch jam tangan dimulai gak sampe semenit gerombolan penculik itu berhasil dilumpuhkan oleh McCall dengan tangan kosong.

Setelah pulang ke Amerika, anak tersebut dikembalikan ke ibu kandungnya yang enggak lain adalah pemilik toko buku langganan McCall.

Cerita berlanjut ke kehidupan McCall, sekarang ia bekerja sebagai supir taksi online dan tinggal di sebuah apartemen sederhana. Selama bekerja itupun McCall menemukan berbagai macam penumpang dengan segala permasalahannya mulai dari lansia yang mencari keluarganya, tentara yang pertama kali ditugasin ke Irak, dan mahasiswi yang baru diterima kerja.

Suatu hari, McCall kemudian dapet pesanan mengantar pekerja seks komersial yang dikerjai oleh segerombol cowok untuk mengonsumsi narkoba. Gak mau tinggal diam, setelah mengantar gadis tersebut ke rumah sakit dia langsung kembali ke apartemen para cowok tersebut dan langsung menghajar mereka seperti halnya kejadian di awal film, masih tetep dengan stopwatch-nya.

Lebih kompleks dan penuh drama

©Sony Pictures/2018
©Sony Pictures/2018

Masalah kemudian datang dalam hidup McCall setelah sahabat baiknya dulu, Susan Plummer (Melissa Leo), mengunjunginya untuk membujuk McCall kembali menjalani hidup normal tanpa perlu repot-repot ngurusin orang lain.

Setelah pertemuan tersebut, esoknya Susan terbang ke Brusell, Belgia, guna menginvestigasi sebuah kasus pembunuhan sepasang suami istri. Naas, saat Susan berhasil mengetahui misteri pembunuhan, dia malah harus dibunuh oleh dua orang pemuda misterius.

Kasus pembunuhan Susan bikin McCall hancur dan berniat membalaskan dendam kepada dalangnya. Dirinya lantas harus meminta bantuan York (Pedro Pascal), mantan rekan kerjanya saat di intelijen.

Dalam penyelidikan McCall mulai menemui banyak kejanggalan dalam kasus pembunuhan Susan, mulai dari motif, pelakunya yang amatiran, sampe seseorang pria yang ingin membunuh McCall di dalam taksi.

Kira-kira siapa ya dalang yang membunuh Susan? Apakah McCall bisa kembali hidup normal dan bisa terus menolong orang lain di sekitarnya? Penasaran kan!

Pengulangan film pertama

via: Sony Pictures
(Sumber: Istimewa)

Penggambaran karakter McCall akan alasannya suka menolong orang yang gak pernah dikenalnya demi menegakan keadilan emang cukup menarik buat diulik, — terutama buat lo yang belum pernah nonton film pertama. Tapi, beda kasusnya kalo lo udah pernah nonton film pertamannya, karena pengulangan tersebut terasa ngebosenin di awal-awal filmnya.

Kesan pengulangannya juga berasa dengan kehadiran sosok Miles (Ashton Sanders), karena perannya mirip-mirip dengan Teri (Chloe Grace Moretz) di film pertamanya. Keduanya masih anak muda dan sama-sama ditolong oleh McCall untuk mencari jalan hidup yang lebih baik. Klise deh!

Tapi nih, biarpun jalan ceritanya terkesan lama penulis tetep percaya bahwa lo bisa kagum sama adegan actionnya yang tetep sayang buat dilewatin gitu aja.

Kesimpulannya

Sebagai sebuah sekuel, “The Equalizer 2” emang gak terlalu ‘wah’ ketimbang film pertamanya, bahkan terkesan cari aman banget. Berutung ada nama besar aktor Denzel Washington yang bisa menolong unsur action film ini tetep terasa keren di jalurnya.

Lewat cerita drama dan plot twistnya juga berhasil menjadikan film ini tetep epik buat kamu tonton, khususnya buat lo yang suka nikmatin adegan pertarungan yang gak cuma modal ‘dar-der-dor’ doang. Film ini mulai tayang di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 2018. Masih penasaran? Lo tonton aja dulu trailernya.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.