Minggu, 16 Desember 2018

Genmuda – Makanan dan minuman fermentasi jadi pilihan menu yang baik buat jaga kesehatan usus dan diet Kawan Muda. Semua mikroba pefermentasi didalamnya bisa berdampak besar bagi sistem pencernaan manusia.

Keju, yoghurt, atau minuman probiotik sering banget dijadikan makanan yang paling baik buat badan. Padahal selain ketiga menu tadi ada juga loh makanan fermentasi lainnya yang jauh lebih sehat, murah, dan gampang dicari. Penasaran? Yuk lihat daftarnya di bawah ini:

1. Brem

via wikimedia commons
(Sumber: Wikimedia Commons)

Makanan tradisional ini nih jadi salah satu kue khas Madiun dan Wonogiri. Dipercayai, brem Madiun dan Wonogiri bisa memperbaiki peredaran darah. Di Bali, brem dijadikan minuman dimana tepung beras adalah bahan utama pembuatnya.

2. Tapai

via ensiklopediaindonesia.com
Batangan singkong lagi digantung dalam proses produksi tapai. (Sumber: ensiklopediaindonesia.com)

Orang-orang sering nyebutnya sebagai tape atau peuyeum. Makanan tradisional ini bisa dibuat dari singkong (peuyeum Bandung) ataupun beras ketan. Tape mengandung banyak sekali Vitamin B1 yang penting buat sistem saraf, sel otot, dan sistem pencernaan.

3. Tempe

via resepharihari.com
Tempe Orek. Salah satu menu favorit yang paling cepat habis di warung-warung nasi. (Sumber: resepharihari.com)

Ajaib banget kalo di antara kamu ada yang engga tau makanan yang berasal dari kedelai ini. Biasanya tempe disajikan dengan cara digoreng, tapi ada juga yang mengukusnya seperti pepes. Kata penelitian, kandungan protein tempe masih mirip seperti kandungan protein kacang kedelai. Jadi khasiatnya bisa dibilang sama persis sebagai sumber protein yang baik buat tubuh.

4. Tahu

via tersedap.net
Tahu isi sayuran. (Sumber: tersedap.net)

11-12 sama tempe. Tahu jadi salah satu lauk atau snack yang populer di Indonesia. (Coba aja liat tahu bulat yang sekarang masih tetap hits) Selain mengandung protein, tahu juga memiliki kandungan kalsium, fosfor, zat besi, dan omega 3.

5. Oncom

via orenjieculinary.com
Ini warna asli oncom. Orennya bukan dari bubuk keju. (Sumber: orenjieculinary.com)

Ampas kacang kedelai dari produksi tahu atau tempe masih bisa dimanfaatin buat bikin oncom. Meski dari bahan sisa, kandungan gizinya masih bagus buat tubuh, gaes. Selain itu, oncom juga bisa dibuat dari kacang tanah.

6. Kecap manis dan Tauco

via fussfreecooking.com
Kecap manis maknyuss. (Sumber: fussfreecooking.com)

Tauco dibuat dengan cara merendam kacang kedelai yang sudah direbus, dihalusin, dan dicampur terigu. Air rendamannya kemudian berubah hitam dan dijadiin bahan pembuat kecap manis. Sementara ampas padat inilah yang disebut tauco.

7. Tempoyak

via piknikdong.com
Sambel dan Tempoyak khas Jambi. (Sumber: piknikdong.com)

Tempoyak merupakan salah satu makanan khas di daerah Melayu. Bengkulu, Palembang, Lampung, dan Kalimantan. Selain itu, beberapa daerah di Malaysia juga disebut sebagai penghasil Tempoyak.

Makanan yang rasanya asam dan beraroma menyengat ini dibuat dari buat duren yang difementasikan. Makanya, jarang ada yang mau nyemilin Tempoyak, kecuali pakai nasi, ayam, atau dijadiin campuran buat sambal.

Singkatnya, ketujuag makanan tradisional di atas kurang lebih memilih banyak manfaat yang engga dari yoghurt, kimchi, atau minuman probiotik. Selain murah dan gampang dicari, at least Kawan Muda yang lagi diet bisa gonta-ganti menu makan kalian supaya engga gampang bosen. Selamat mencoba ya! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.