Sabtu, 27 November 2021
Tekno

Tahun 2016 Terbukti Sebagai Tahunnya Microsoft. Gak Percaya? Ini Alesannya Gaes

via businessinsider.comKenalin, ini Satya Nadella, CEO Microsoft Corporatioin. (Sumber: businessinsider.com)

Genmuda – Satya Nadella yang sejak 2014 udah jadi petinggi Microsoft bisa tersenyum lebar. Perusahaan yang doi pimpin bener-bener merajai pasar teknologi di berbagai lini sepanjang 2016, kecuali di area smartphone yang masih dipegang erat persaingan Android-iPhone.

Microsoft Corporation berhasil raih pemasukan sekitar 22,6 miliar dollar AS (304,1 triliun rupiah) sepanjang Juli-September 2016, berdasarkan laporan keuangan di situs Microsoft. Jumlah itu ngalahin prediksi analis yang cuma nargetin 22,14 miliar dollar AS.

Data itu bermakna kalo pengguna produk Microsoft lagi banyak-banyaknya tahun ini. Di bawah ini adalah beberapa bukti lain soal prestasi perusahaan teknologi yang berbasis di Redmond, Washington DC itu.

1. Xbox One ngalahin PlayStation 4

via trustedreviews.com
(Sumber: trustedreviews.com)

Sebuah survei memprediksi kalo lebih banyak rumah yang memiliki Xbox One daripada PlayStation 4 di Amerika Serikat. Popularitas konsol itu melejit karena harga Xbox One makin terjangkau dengan diluncurinnya Xbox One S yang lebih tipis. Survei ini dibuat oleh lembaga NPD Grup sepanjang Juli-September. Microsoft sendiri baru bakal rilis data real penjualan Xbox One tahun ini di 2017 nanti.

2. Suksesnya Windows 10

via wikimedia.org
(Sumber: wikimedia.org)

Selain itu, Microsoft juga ngelaporin kalo jumlah perangkat yang beroperasi pakai Windows 10 udah ada 400 juta buah. Jumlahnya bertambah sekitar 50 juta dalam 3 bulan doang, jauh lebih cepat 115% dari penjualan Windows 7 dulu. Meski update ke Windows 10 engga gratis lagi, masih ada juga loh yang rela bayar buat memasang OS terbaru Microsoft. Itu baru OS asli, kan? Kalo ditambah OS palsu, mungkin jumlahnya lebih dari 500 juta perangkat.

3. Lebih diminati kontributor open source

via thenextweb.com
(Sumber: thenextweb.com)

Jumlah developer indie dan personal yang bikin project bareng Microsoft juga paling tinggi, jauh melebihi Facebook atau Google. Sekitar September 2016, ada sekitar 16.419 kontributor yang ngegarap project bareng Microsoft. Facebook yang jauh lebih gencar mempromosiin project open sourcenya malah cuma berkolaborasi sama 15.682 kontributor. Jumlah kontributor di Google lebih dikit lagi, yaitu 12.140 orang.

4. Microsoft Surface mulai Diminati

via pcadvisor.co.uk
(Sumber: pcadvisor.co.uk)

Engga mau kalah dari Apple, Windows juga luncurin desktop dan laptop buat para desainer. Timnya Satya Nadella berharap kalo Microsoft Surface bisa bersaing ketat sama Mac. Di akhir tahun, harapan mereka terkabul. MS Surface mulai diminati para kreator dan desainer. Misalnya aja, Hayden Scott-Baron, desainer game Roller Coaster Tycoon 3 dan Zoo Tycoon yang lebih suka MS Surface Pro 4 daripada produk Apple.

5. Membeli satu medsos profesional

via tnwcdn.com
(Sumber: The Next Web)

Puncak kesuksesan Microsoft tentu ditandai sama kesepakatan membeli medsos LinkedIn seharga 26,2 miliar (352,7 triliun rupiah). Kalo diperhatiin, harganya engga jauh beda dari pendapatan Microsoft Juli-September 2016. Dalam ekonomi, jual-beli dengan harga gede gitu bisa dilakuin dengan menukar aset perusahaan kalo duitnya engga cukup. Tapi, Microsoft ngebeli medsos itu dengan cash. Duit semua. Bayangin berapa gudang tuh duit timnya Satya Nadella.

Kira-kira, seperti itu data yang nunjukin superioritas Microsoft di dunia teknologi, gaes. Gimana respon kamu soal data-data di atas? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.