Sabtu, 4 Februari 2023

Genmuda – Semakin maraknya media-media sosial yang bisa digunain masyarakat ini ibarat pisau bermata dua, bisa jadi sumber informasi dan komunikasi, tapi juga bisa nimbulin dampak-dampak yang buruk juga. Itulah yang lagi disorot oleh Bapak Menkopolhukam kita.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa media sosial perlu ditertibkan. Menurut Pak Luhut, seperti dikutip dari Republika, media sosial harusnya bisa dimanfaatin untuk kepentingan nasional, bukan sekadar alat membuat uang dan mencari penghasilan.

“Bangsa ini harus disiplin. Negara demokrasi tetap harus ada aturannya. Jika tidak ditertibkan, maka akan banyak (aksi) anarkis,” kata Pak Luhut di sela Konferensi Kelapa Sawit Indonesia (IPOC) 2015 di Nusa Dua, Bali, Kamis (26/11) kemarin.

Pak Menteri yang juga mantan kepala staf kepresidenan ini juga mengaku sering sakit gigi setiap ngebaca tulisan-tulisan di media sosial yang udah kebablasan atau kelewat batas dalam ngutarain kebencian. “Saya setiap baca sosmed ini selalu sakit gigi, kalau didiamkan membuat bangsa ini menjadi pendendam,” katanya.

Penertiban media sosial sebelumnya udah dianjurkan oleh pihak kepolisian. Bahkan, Polri juga udah ngeluarin Surat Edaran Nomor SE/6/X/2015 terkait ujaran kebencian (hate speech). Kayak yang kita tau, banyak banget kan orang-orang yang suka nyebarin isu-isu dan gosip, serta ngejelek-jelekin orang lain (yang belum tentu beritanya bener) di medsos.

Nah lewat penertiban yang dilakuin polisi ini, akun-akun media sosial kayak TrioMacan2000 dan kawan-kawannya, serta media-media yang diangap raan untuk mengarah ke hate speech lagi di selidiki. Engga tanggung-tanggung, kabarnya sampe saat ini, udah ada 180 ribu akun media sosial yang di selidiki!

Hate speech atau ujaran kebencian sendiri merupakan tindak pidana yang berbentuk  penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, penyebaran berita bohong, dan semua tindakan yang bertujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial.

Pak Luhut juga menekankan kalau katanya penertiban media sosial bukan bermaksud buat mengekang kebebasan berekspresi atau pengen balik jadi pemerintah yang otoriter kayak jaman orba. “Engga akan mengekang, sesuai ikuti aturan main. Saya bilang ke Kapolri, ‘You go ahead’. Saya yang tanggung jawab. Saya hanya ingin aturan yang ada disepakati. Tulisan penghinaan itu keterlaluan,” tambahnya.

Well, isu-isu kayak gini pasti nimbulin pro dan kontra dari masyarakat. Apalagi, jumlah pengguna internet di Indonesia sekarang udah mencapai lebih dari 88,1 juta loh! Dibandingin dengan jumlah penduduk kita sebesar 252,4 juta orang, berarti masyarakat yang udah melek internet kini mencapai angka 34,9 persen. So, media sosial emang memegang peranan yang banget sekarang,

Nah biar kebebasan berpendapat dan berekspresi kita di medsos engga kebablasan, dan engga berurusan sama hukum nantinya, apa yang harus kita lakuin biar bisa tetep gaul dan uptodate ya, Kawan Muda?

 

  1. Jangan suka menghina orang di medsos

Pergunainlah akun media sosial kamu dengan bijak. Cukup buat pamer foto makanan, lokasi ngedate sama pacar, atau curhat-curhat engga penting aja. Itu lebih baik daripada kamu ngegunain medsos buat menghina-menghina orang lain. Apalagi sampe mention langsung orangnya tersebut, misalnya, “Eh @mantanpacar, lo tuh sebenernya engga banget deh, bahkan kucing gue di rumah lebih bagus daripada lo! Gue terpaksa aja dulu pacaran sama orang yang suka kentut sembarangan, sering ingusan, dan sering minjem duit tapi engga dibalikin!”

 

  1. Jangan sembarangan nyebarin berita yang belum tentu bener

Ini yang juga bahaya, biasanya kita cenderung gampang buat terpengaruh sama gosip-gosip yang ada di medsos, tanpa beneran tau kebenaran dari berita tersebut. Jadi, jangan sampe kamu yang justru jadi penyebar gosipnya ya, apalagi kalau cuma ngarang-ngarang aja demi bikin sensasi dan difollow banyak orang. Yang ada, kalau gosipnya merugikan orang lain, kamu bisa kena tuntut! Contoh kasus: “Gaes, gaes, pengumuman! Jangan pilih capres nomor 35! Soalnya, kemaren gue liat doi lagi minta jampi-jampi ke dukun! Suer loh engga boong, soalnya dukunnya gue sendiri!”

 

  1. Pergunain medsos sebagai sarana informasi dan komunikasi yang positif

Lebih bagus lagi kalau kita yang muda-muda ini bisa ngegunain medsos sebagai sarana informasi dan komunikasi yang positif. Misalnya, nyebarin gerakan-gerakan kepedulian, nyebarin berita-berita bagus dari Indonesia, saling bertukar informasi, nyari ilmu, nambah pengetahuan, ngejalin temen dan relasi, dan masih banyak lagi.

Media sosial tuh bisa jadi berguna banget loh Kawan Muda, bahkan sampe buat nyari uang. Jadi pergunain deh medsos dengan sebaik-baiknya, oke? Btw, udah follow semua akun medsos Genmuda.com kan? Kalau belum langsung aja follow biar makin kekinian! He-he. (sds)

Comments

comments

Ratu Rima
Forever needs: Foods. Cafe latte. Holiday. Writing. BIGBANG. and... You ♥