Selasa, 25 Januari 2022

Genmuda – Mengisi Hari Pahlawan 10 November di era kekinian engga mesti dengan perayaan gede-gedean atau gimana, gaes. Tunjukin prestasi dan eksistensi Indonesia di kancah internasional kayaknya lagi pas banget di masa global seperti sekarang.

Itu jelas bisa dicapai dengan jadi orang paling pinter se dunia. Misalnya seperti Pak BJ Habibie yang dielu-elukan insinyur pesawat terbang Jerman. Atau, punya keahlian politik seperti Pak Joko Widodo.

Ah, tapi masih banyak cara lain supaya nama Indonesia engga tetep terngiang di dunia, gaes. Yakni dengan mengejar passion dan berusaha lebih baik dalam bidang favorit. Contohnya seperti orang-orang di bawah ini.

1. Iko Uwais

via davidellis.co.uk
Iko Uwais. (Sumber: davidellis.co.uk)

Lewat dua film ‘The Raid’ dan ‘Headshot’, Iko berhasil perkenalkan bela diri silat ke kancah internasional. Meski sebelumnya beberapa bela diri ini udah tersebar, film-film Iko lah yang bikin publik di dunia pengen belajar silat.

2. Joe Taslim

via indoboom.com
Joe Taslim foto bareng Luke Evans di sela syuting ‘Fast & Furious 6’

Joe Taslim masuk ke dalam daftar cowok Indonesia terkece menurut channel YouTube ASHanguk setelah berperan sebagai Manash di film ‘Star Trek Beyond’ dan menerima Best APAN Awards Korea Selatan.

3. Yayan Ruhian

via screenanarchy.com
Yayan Ruhian di film ‘Yakuza Apocalypse.’ (Sumber: screenanarchy.com)

Aktor yang juga terlibat di film-film ‘The Raid’ ini punya gaya berkelahi ‘pencak silat’ banget. Gerakan silatnya yang khas, serta perawakannya yang garang tapi kocak bikin doi dipercaya terlibat film Jepang ‘Yakuza Apocalypse.’

4. Agnes Monica

via hello-pet.com
Agnes Monica (Sumber: hello-pet.com)

Penyanyi yang sejak kecil udah berkarir di dunia tarik suara ini sekarang punya dua hits internasional, yaitu ‘Coke Bottle’ dan ‘Boy Magnet.’ Pada 2012, doi pun menangkan Mnet Asian Music Awards di Korea Selatan.

5. Joey Alexander

via YouTube
Joey Alexander. (Sumber: YouTube)

Sejak usia enam tahun, Joey Alexander mulai belajar ngejazz piano. Lagu ‘My Favorite Things’ buatannya pun pada 2015 masuk dalam Top 200 Billboard AS. Dia pun masuk nominasi Best Improvised Jazz Solo dan Best Jazz Instrumental Album Grammy Award 2016.

6. Dougy Mandagi

(©Genmuda.com/2016 Gabby)
Vokalis The Temper Trap Dougy Mandagi bilang doi kangen bisa balik ke Indonesia dan manggung di Jakarta. Tentu saja penonton berteriak histeris waktu denger itu. (©Genmuda.com/2016 Gabby).

Tau band The Temper Trap dong? Kalo engga tau ada yang salah denganmu. Nah, Dougy ini merupakan cowok berdarah Manado yang jadi vokalis band itu. Band itu pun menangin kategori Best Band versi EG Music Awards 2012. Mantap kan.

7. Andre Surya

via YouTube
Andre Surya diwawancarai di Kick Andy. (Sumber: YouTube.com)

Internet Movie Database (IMDb) mencatat Andre Surya sebagai penggarap visual effect Ironman, Indiana Jones, Star Trek, Terminator Salvation, Transformer: Revenge of the Fallen, Surrogates, dan Rango. Banyak banget ye kan? Secara doi adalah visual affect artist-nya Lucas Film Amerika.

8. Griselda Sastrawinata

via animationexpress.com
Griselda Sastrawinata (Sumber: animationexpress.com)

Sementara itu, Griselda Sastrawinata tercatat sebagai salah satu animator ‘Kung Fu Panda,’ ‘Shrek,’ ‘Puss in Boots,’ ‘Rise of the Guardians,’ ‘The Croods,’ ‘How to Train Your Dragon,’ ‘Penguins of Madagascar,’ dan ‘Home’. Yah, film-film animasi keren gitu deh intinya.

9. Rini Sugianto

via muviblast.com
Rini Sugianto. (Sumber: muviblast.com)

Rini Sugianto juga salah seorang animator yang khusus dalam bidang character animation. ‘Ted 2,’ ‘Hobbit,’ dan ‘Tintin’ merupakan segelintir film yang doi kerjain bersama tim Tippet Studio, Berkeley, California, Amerika Serikat.

10. Chris Lesmana

via bianginovasi.com
Chris Lesmana (Sumber: bianginovasi.com)

Ada juga Chris Lesmana yang merupakan desainer mobil VW Beetle, –yang kalo di Indonesia dikenal dengan VW Kodok. Doi juga yang dapet tanggung jawab ngedesain mobil VW Up. Ntap! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.