Selasa, 26 Januari 2021

Genmuda – Museum merupakan tempat penyimpanan benda-benda berharga kayak artefak dan segala sesuatu yang bersifat unik/langka. Ada banyak ragamnya, mulai dari museum sejarah, seni, transportasi, malah ada museum yang nyimpen barang-barang mantan, ini serius. Sekarang, nambah satu lagu museum unik, namanya Museo Atlantico dan terletak di dasar laut.

Museo Atlantico berada di kepulauan Lanzaronte, Spanyol, engga seperti museum kebanyakan. Museum ini terletak di dasar laut yang cuma bisa didatengin dengan menyelam (diving). Berisi 400 patung yang dibuat oleh Jason deCaires Taylor, –seniman yang ahli bikin patung di bawah air dan bertemakan konservasi lingkungan di setiap karyanya.

Taylor nambahin, kalo semua patung yang doi buat itu bermaterialkan beton ramah lingkungan, jadi engga akan mencemari laut. “Saya ingin meningkatkan kewaspadaan akan isu kelautan,” kata Taylor, dilansir dari CNN. Buat bentuknya sendiri, Taylor terinspirasi dari karakter dan kehidupan manusia sehari-hari.

(Foto: Museo Atlantico)
(Foto: Museo Atlantico)

Seiring berjalannya waktu, Taylor berharap setiap karya yang ditanamnya di dasar laut bisa berkembang jadi karang buatan dan rumah bagi para ikan. Keren abis ya, selain ngebuka destinasi wisata baru yang kece abis, pembangunan museum ini juga memperhatikan masa depan biota laut loh, Kawan Muda.

Proyek pembangunan Museo Atlantico sendiri mendapatkan suntikan dana dari pemerintah setempat. Dengan pembangunan museum dasar laut ini pemerintah Lanzaronte berharap bisa narik minat pengunjung buat berwisata ke pulau. Pastinya sih bakal rame, secara ‘Museo Atlantico’ satu-satunya museum dasar laut yang ada di Eropa.

(Foto: Designboom)

Pembangunan musem bawah laut bukan yang pertama bagi Taylor. Sebelumnya, doi juga udah pernah bikin di kepulauan Bahama, Meksiko, dan Grenada, Antilles. Buat di ‘Museo Atlantico’ sendiri, ada beberapa karya yang jadi unggulan Taylor, yaitu ‘Content’, yang menggambarkan beberapa orang lagi melakukan selfie dan patung ‘The Rubicon’ yang memperlihatkan 35 manusia berjalan di bawah air sambil melawan ombak. Kalo kamu penasaran mau ke sana, destinasi ini mulai dibuka pada 24 Februari 2016.

(sds)

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis