Senin, 27 Juni 2022

Genmuda – Google Translate yang sekarang diandelin buat komunikasi antar bahasa masih belum optimal. Setelah 10 tahun dikembangin, Google akhirnya ngeluncurin sistem alih bahasa yang jauh lebih canggih, Selasa (27/8).

Nama sistem baru ini adalah Google Neural Machine Translation (GNMT). Dengan fitur ini, Google bisa nerjemahin kata, frasa, bahkan kalimat jauh lebih sesuai bahasa asli yang dipakai.

Meski begitu fitur GNMT baru tersedia buat alih bahasa Mandarin ke Inggris di semua Google Translate. GNMT mengurangi kesalahan hingga 55%-85% yang biasa muncul waktu nerjemahin kalimat Mandarin ke Bahasa Inggris.

via research.googleblog.com

“GNMT masih bisa membuat kesalahan fatal yang tidak akan dibuat penerjemah manusia,” tulis Google di blog peluncuran sistem terbarunya. Misalnya aja salah nerjemahin pangkat, nama orang, atau istilah khusus dalam Bahasa Mandarin.

Bahasa lain

Selain Bahasa Mandarin, Google juga udah nyiapin sistem alih bahasa yang canggih ini berlaku buat alih bahasa dari dan ke Inggris-Spanyol juga Inggris-Prancis begitu juga sebaliknya.

Dalam blog resminya Google sama sekali belum ngasih tau kapan GNMT dipakai buat nerjemahin dari dan ke dua bahasa itu. Ke depannya Google berencana bikin semua bahasa yang tersedia di Google Translate bisa pakai sistem alih bahasa ini.

Selain itu, Google tetap ngebanyakin jenis bahasa yang dikenal Google Translate. Kedua risetnya berjalan beriringan, tapi engga semua progress bisa diumumin kayak pengumuman GNMT Bahasa Mandarin ini. Sedih.

Sistem yang belajar

via research.googleblog.com
Tingkat akurasi Google Translate lama diwakili grafik biru. Grafik hijau mewakili GNMT, sementara oranye adalah terjemahan manusia. (Sumber: research.googleblog.com)

Mengubah pola kerja Google Translate

via research.googleblog.com

Satu hal yang diubah dengan sistem ini adalah cara nerjemahinnya. Dulu, Google Translate nerjemahin kata per kata. Hasil terjemahan pun sering salah diterjemahin karena translatornya belum mengenal frasa atau rangkaian kata.

Contoh gampangnya gini. Dengan sistem lamanya, Google Translate bakal nerjemahin ‘to kill some time‘ sebagai ‘untuk membunuh waktu’ (coba aja sendiri). Padahal, frasa bahasa inggris itu berarti ‘meluangkan waktu,’ ‘menghabiskan waktu,’ atau ‘membuang-buang waktu.’

Karena itu, tim Google masukin ratusan bahkan ribuan frasa yang umum dipakai di Bahasa Tiongkok, Spanyol, dan Prancis supaya bisa diterjemahin ke Bahasa Inggris begitu juga sebaliknya.

Berdasarkan contoh pada tabel di atas, kalimat warna hijau jauh lebih bisa dimengerti dari kalimat warna biru. Meski begitu, kalimat warna oranye jauh lebih efektif susunannya daripada yang lain.

Google belum bilang kapan fitur itu tersedia di Bahasa Indonesia. Kawan Muda masih perlu menunggu dan semoga aja Google tetep ngembangin sistem itu meski lagi bermasalah sama Indonesia. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.