Senin, 24 Januari 2022

Genmuda – Satu lagi kabar gembira datang dari dunia perfilman Tanah Air nih, Kawan Muda. Film ‘Surat dari Praha’ karya sutradara Angga Dwimas Sasongko baru-baru ini udah resmi terpilih ngewakilin Indonesia buat ikutan seleksi ajang penghargaan Academy Awards ke-89 loh!

Indonesia udah ngirimin film-film pilihan buat ikutan ajang Oscar pada kategori Film Berbahasa Asing Terbaik (Best Foreign Language Film) dari tahun 1987. Penghargaan tersebut dianugerahin oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) AS buat film yang dibikin di luar Amerika dengan isi utamanya berupa dialog non-bahasa Inggris. Setiap tahunnya, masing-masing negara cuma bisa ngirimin satu film berdasarkan aturan yang berlaku.

Nah, buat ajang Oscar 2017, yang terpilih ngewakilin Indonesia adalah ‘Surat dari Praha’. ‘Surat dari Praha’ merupakan sebuah film persembahan Visinema Pictures bekerja sama dengan Tinggikan Production dan 13 Entertainment yang udah dirilis pada 28 Januari yang lalu. Secara garis besar, film dibuat sebagai retrospektif Angga terhadap 20 tahun Glenn Fredly berkarya di industri musik. Film romantis itu pun turut ngebahas soal kesetiaan, ketabahan, serta perjuangan hidup dan cinta.

Tahap penting karir dan kehidupan Angga

©Genmuda.com/2016 Gabby
Kru, pemain, dan pendukung film ‘Surat dari Praha’ di acara jumpa pers, Senin (25/1) ©Genmuda.com/2016 Gabby

Menurut Angga, ‘Surat dari Praha’ merupakan fase perjalanan penting dalam karirnya, di mana doi bisa dapat pengalaman berharga dari orang-orang yang terlibat bersamanya. Mulai dari para eksil yang ngajarin doi tentang arti kerja keras dan berjuang atas ide-ide dan integritas sampai para pemain dan kru lintas generasi yang penuh talenta, mereka semua bikin doi makin tumbuh seutuhnya.

Film ini dibuat dengan keinginan sederhana; menceritakan kisah Indonesia kecil di Praha yang tak banyak penonton film kita, terutama yang berusia muda, ketahui. Semangat dan kegelisahan saya bercerita membawa saya pada pengalaman luar biasa,” kata Angga dalam siaran pers yang diterima Genmuda.com.

Proses seleksi

via Visinema Pictures
(Sumber: Istimewa)

Lantas, gimana sih prosesnya sampai ‘Surat dari Praha’ bisa terpilih ngewakilin Indonesia di ajang Oscar? FYI, film tersebut udah dipilih oleh sebuah Komite Seleksi yang difasilitasi Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI). Komite tersebut terdiri dari 13 orang profesional perfilman, sebut aja beberapa di antaranya adalah aktor Reza Rahadian, penulis skenario/sutradara Benni Setiawan, produser Manoj Punjabi, Director of Photography Roy Lolang, dan Music Director/Scorer Thoersi Argeswara.

Lebih lanjut, para anggota Komite Seleksi tersebut bekerja berdasarkan tata cara pelaksanaan pemilihan yang udah ditetapin AMPAS. Salah satunya adalah mereka engga boleh ngenominasiin film mereka sendiri, soalnya itu tentu aja bisa ngeganggu jalannya proses seleksi film yang bakal dikirim.

Kemudian, usai ngelaluin proses penyeleksian awal, Komite Seleksi lantas netapin empat judul film pilihan. Setelah sama-sama nyaksiin keempat film tersebut di XXI Plaza Indonesia, mereka akhirnya sepakat buat milih ‘Surat dari Praha’ dalam rapat akhir yang berlangsung pada hari Rabu (21/9).

Hasil kerja keras dan kejujuran dalam berkarya

©Genmuda.com/2016 Gabby
Angga Dwimas Sasongko di acara jumpa pers ‘Surat dari Praha’, Senin (25/1) ©Genmuda.com/2016 Gabby

Dengan dipilihnya ‘Surat dari Praha’ buat ngewakilin Indonesia di ajang Oscar 2017, otomatis itu jadi pencapaian terbaru Angga dan tim produksi film tersebut. Sebelumnya, film tersebut berhasil terpilih sebagai Film Terbaik Usmar Ismail Awards 2016 dan ditayangin sebagai International Premiere di Fukuoka International Film Festival, Jepang.

Penghargaan yang kemudian datang untuk film ini adalah buah dari kerja keras dan kepercayaan seluruh elemen seniman yang terlibat, dan satu hal penting yang saya pelajari dari mereka selama perjalanan ini; kejujuran dalam berkarya,” ujar Angga.

Menariknya, selain ngelihat prestasi ‘Surat dari Praha’ tersebut sebagai kebanggaan dan kegembiraan, Angga ternyata juga ngelihat hal itu sebagai beban. Maksudnya di sini adalah “Beban untuk terus konsisten memandang film bukan hanya sebagai komoditi, tapi juga nilai seni yang penting untuk peradaban.”

Sementara itu, gelaran puncak Oscars 2017 rencananya bakal diselenggarain pada 26 Februai 2017 di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles. So, kita dukung dan doain aja deh semoga ‘Surat dari Praha’ bisa makin ngeharumin nama Indonesia di kancah internasional lewat ajang penghargaan tersebut, Kawan Muda! (sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer