Jum'at, 7 Agustus 2020

Genmuda – Rasa cemas pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Dipicu oleh berbagai macam faktor rasa cemas berlebih juga berbahaya buat kesehatan mental hingga fisik seseorang. Meskipun kita tau kalo kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, tapi kenyataanya literasi mengenai kesehatan mental di Indonesia terbilang rendah.

Hal ini disampaikan oleh Praktisi Mindfulness and Emotion Healing, Adjie Santosoputro, dalam Webinar Danone-AQUA dengan tema”Hidrasi Sehat dan Mindfulness untuk Kurangi Kecemasan Hadapi Normal Baru”, Kamis (25/6/2020).

Walaupun gak bisa dihindari Adjie mengatakan bahwa kecemasan malah harus Kawan Muda jaga. “Cemas ini memang unik. Karena perlu dijaga. Jangan berlebihan tapi juga jangan sampai tidak ada sama sekali.”

Cowok yang pernah berkolaborasi dalam video klip Kunto Aji ini menyebutkan sejatinya rasa cemas berasal dari dalam diri sendiri dan bukan dari orang lain. Bahayanya justru saat kecemasan berlebih engga bisa lo sadari, hingga mempengaruhi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar.

Apa tanda jika seseorang sedang cemas berlebihan?

via Istimewa

Adjie bilang ketika kecemasan engga disembuhkan maka secara langsung bakal masuk ke bawah sadar dan menjadi bom waktu yang bisa meledak sewaktu-waktu. Nah, kalo udah begitu tubuh secara otomatis memberikan ‘kode keras’ yang berpengaruh pada lingkungan lo.

“Salah satu contoh dari kecemasan berlebih adanya relasi dengan orang sekitar jadi tidak baik, tidak adanya rasa bahagia dalam hidup, produktivitasnya menurun, hingga sakit secara fisik,” terang Adjie.

Kondisi seperti inilah yang penting buat Kawan Muda antisipasi dan disadari sejak dini. Kalo udah merasakan contoh di atas maka udah waktunya lo sadar dan menerima segala kecemasan yang sedang dialami.

Terus biar cemasnya hilang harus gimana?

via giphy.com

“Ketidakpastian sebetulnya tidak membuat kita cemas, yang membuat kita cemas justru keinginan kita untuk memastikan yang tidak pasti.”

Eits, Genmuda.com tau mungkin lo yang membaca kutipan di atas berusaha menyangkal. Tapi faktanya emang begitu kok gengs, jadi gak perlu gengsi.  Karena tips serta cara mengurangi kecemasan ada banyak, Adjie menganjurkan lo melakukan cara sederhana, mulai dari latihan dasar;  sadar akan realitas hidup yang sedang dijalani, menikmati nafas, kemudian duduk dengan nyaman.

Selanjutnya lo dapat belajar untuk menemani rasa cemas yang sedang dirasakan. “Tidak perlu lari dan melawan rasa cemas.
Kemudian penting untuk menyadari nafas, dengan latihan ini kita sedang melatih pikiran kita meredakan cemas, bukan melatih nafas ya,” tambah Adjie.

Ia juga menganjurkan Kawan Muda untuk bersikap ramah dan menerima diri kita sendiri guna mengurangi kecemasan. “Kita cemas karena kita kaku mengalami keadaan, harus sempurna, harus begitu. Belajarlah dari air.”

Terakhir kesehatan mental juga harus didukung oleh kondisi tubuh yang sehat dan cairan tubuh yang cukup. Soalnya nih, kekurangan cairan 1 persen aja bisa mempengaruhi mood seseorang loh. Jadi jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan carian tubuh lo supaya engga gampang nge-gas atau senggol bacok. He-he. (sds)

Comments

comments