Senin, 17 Januari 2022

Genmuda – Di tengah mirisnya berita-berita kekerasan yang melibatkan Generasi Muda saat ini, para pemuda Yogyakarta justru sedang aktif-aktifnya mengikuti Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB). Apaan tuh? Baru denger ya?

Jadi KNIB adalah sebuah diskusi besar yang digagas Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, pada 23-24 Mei 2016 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Menurut penjelasan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir seperti dikutip Detik.com, Senin (23/5), “Kami berharap kegiatan ini memunculkan pikiran besar untuk kemajuan Indonesia.”

Presiden Joko Widodo yang diundang untuk membuka acara tersebut juga memberikan pesan keren buat Kawan Muda, “Masyarakat Indonesia selalu terjebak membesarkan masalah dan tidak produktif. Mudah mencomooh dan mengeluh. Tantangan ini harus diselesaikan.”

(Sumber: UMY.ac.id)

Selain kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu, hadir pula negarawan seperti Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Presiden Indonesia Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Indonesia Ke-11 Boediono, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan tokoh lainnya.

Bukan hanya datang dan duduk manis, mereka pun memberikan materi seminar kepada peserta konvensi yang rata-rata masih duduk di bangku kuliah. Pembahasannya seputar politik pemerintahan, ekonomi kesejahteraan, dan budaya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ratih Herningtyas seperti yang dikutip Republika.co.id, Minggu (22/5) menyatakan, “Kegiatan ini menjadi ajang mendapatkan gagasan dari tokoh nasional.”

Berdasarkan penjelasan, konvensi itu juga bertujuan mengajak negarawan, akademisi, dan semua kalangan berkomitmen membangun Indonesia. Dengan begitu, Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya dari negara lain.

Hingga kini, konvensi itu masih berlangsung dan panitia belum dapat memberikan kesimpulan. Tapi melihat narasumber yang hadir, semoga aja diskusi besar ini bisa melahirkan gagasan yang membangun, atau paling engga menginspirasi anak muda kayak kita. At least, kita bisa menyerap habis ide-ide para narasumber buat kita kembangkan sendiri Kawan Muda.

Jadi, yuk kita seimbangkan momen hura-hura dengan kegiatan akademis. Seperti kata mahasiswa UI generasi 1980an, “Hidup anak muda itu erat kaitannya dengan Buku, Pesta, dan Cinta.” Atau, seperti kata Irene Adler dalam serial Sherlock, “Smart is the new sexy.” (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.