Jum'at, 27 November 2020

Genmuda – Putaran pertama babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 menelurkan banyak cerita unik. Kisah serunya mulai dari cewek-cewek Timur Tengah yang lepas dari aturan wajib hijab, hingga cerita tentang kecerdasan salah satu pemain yang menyelamatkan nasib seluruh timnya.

Semua cerita tersebut jelas lebih menarik ketimbang melulu menyaksikan soal keterpurukan tim-tim unggulan sementara tim gurem pada melesat cepat. Rangkuman ceritanya ada di bawah ini, gaes.

1. Cewek Iran bebas merdeka di Russia

via telegraph.co.uk
Dua cewek Iran nonton Piala Dunia ke Russia. (Sumber: telegraph.co.uk)

Sekitar 10 ribu cewek Iran bepergian ke Rusia buat nonton Piala Dunia. Semuanya tampil tanpa mengikuti aturan menutup hijab yang berlaku di tanah air mereka. Di Russia, mereka bebas nampilin rambut dan pakai kaos oblong. Sebagian bahkan pakai hotpants.

Kalo melakukan itu semua di Iran, termasuk nonton bola di stadion, cewek-cewek itu bakalan ditangkap. Serius. Itu pengakuan langsung sejumlah cewek Iran di Rusia kepada wartawan Inggris, loh.

2. Serangan nyamuk lebih ganas dari serangan lawan

via theguardian.com
Jesse Lingard bertarung melawan nyamuk. (Sumber: theguardian.com)

Siaran ulang dan foto wartawan lapangan nunjukin kalo nyamuk mengganggu banyak pemain dari berbagai negara. Pada pertandingan Inggris kontra Tunisia, Jesse Lingard sampai meringis, menunduk, dan menutup kuping.

Pemain Inggris itu kewalahan menghadapi kerumunan nyamuk yang terbang di sekitar kepalanya. Mau gimana lagi. Populasi nyamuk di Russia emang terbilang “brutal.” Saking ganasnya, bahkan sampai ada hewan meninggal kehabisan darah karena diserbu nyamuk.

3. Inggris akan melawan Belgia di kota paling aneh

via Istimewa
Lokasi Kaliningrad, salah satu kota Rusia yang terletak di luar Tanah-Air Rusia. (Sumber: Istimewa)

Kaliningrad, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2018 di Russia terletak bukan di kawasan Russia. Sebagai exclave, kota berpenduduk 431 ribu jiwa itu terletak di sebelah utara Polandia, berbagasan langsung dengan Laut Baltik.

Dengan kata lain, para pemain yang berpusat di dataran Russia harus terbang melintasi sejumlah negara dulu sebelum bisa tiba di Kaliningrad. Stadion Kaliningrad bakal jadi saksi pertandingan Inggris kontra Belgia, 28 Juni mendatang.

4. Banyak gol bunuh diri

Babak penyisihan grup belum berakhir tapi jumlah gol bunuh diri Piala Dunia 2018 sama kayak jumlah gol bunuh diri pada Piala Dunia 2014 di Brazil. Sejauh ini, Maroko, Australia, Nigeria, Polandia, dan Mesir melakukan masing-masing satu kesalahan yang menguntungkan tim lawan itu.

Apabila terjadi satu gol bunuh diri lagi, maka jumlahnya setara kayak di keseluruhan Piala Dunia 1998.

5. Kieran Trippier mengingatkan kita akan peraturan penting FIFA

via Istimewa
Kieran Trippier. (Sumber: Istimewa)

Harry Kane mencetak gol ke gawang Tunisia. Gol penentu kemenangan Inggris itu membuat Kane dirubung teman satu tim yang pada ngerayain gol di luar garis lapangan. Semua merayakannya kecuali Kieran Trippier.

Doi malah stay di sisi lapangan Tunisia. Apa yang terjadi? Apakah Kieran punya masalah sama Kane?

via news.com.au
9 pemain Inggris merayakan gol Kane di luar garis lapangan. (Sumber: news.com.au)

Jawabannya, Kieran ingat peraturan penting FIFA mengenai kick off. Peraturan itu bilang, kick off setelah gol baru bisa dilakukan bila semua tim lawan telah keluar dari sisi lapangan tim yang kejebolan.

Bila semua pemain Inggris merayakan gol Kane di luar garis lapangan, artinya mereka telah keluar dari sisi lapangan lawan. Tunisia bisa memulai kick off dan langsung menyerbu kiper Inggris yang sendirian.

via news.com.au
Trippier tetap di sisi lapangan Tunisia. (Sumber: news.com.au)

Itulah sebabnya Trippier diam di sisi lapangan Tunisia. Supaya, tim lawan gak bisa memulai kick off sementara anak-anak Inggris lagi pada kegirangan di luar lapangan. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.