Minggu, 22 Oktober 2017
Gaya HidupTeknomotive

Macam-Macam Tren Instagram yang “Mati Segan, Hidup Gak Mau”

©Genmuda.com/2017 TIM©Genmuda.com/2017 TIM

Genmuda – Di dunia ini, semua hal pasti berubah. Satu-satunya yang gak berubah ya perubahan itu sendiri. Perasaan ke mantan aja lama-lama pudar tergantikan rasa suka ke gebetan baru, apa lagi tren di Instagram. (oke sip!)

Perubahannya terjadi dalam hitungan tahun, bulan, hari, bahkan jam. Di antara banyak jenisnya, Genmuda.com menyadari ada lima tren yang sempet digandrungi namun sekarang sedang “sekarat.”

Gak bisa dibilang hilang dari peradaban karena masih ada segelintir yang mengunggahnya. Namun, gak bisa dibilang hidup juga lantaran pengikut trennya gak begitu aktif. Biar lebih paham, liat aja penjabarannya di bawah ini.

Dubsmash

Kelakuan Sinta dan Jojo (HAYO! Masih inget gak?) ngerekam aksi lip sync sekitar 2010 akhirnya diikutin anak-anak muda hingga beberapa tahun berikutnya. Bahkan, sampe muncul aplikasi Dubsmash yang fungsinya emang untuk lip sync.

Sekarang, tren macem ini tergantikan dengan tren main musik beneran dalam video singkat sekitar 1 menit. Biasanya, alat musik macam gitalele, ukulele, gitar, dan bass yang digunain. Ada juga tren video duet karaoke split screen.

Naik gunung

Tendamu yang mana bro?? Yang kangen prau mana suaranya🙄 Foto @ranaldiakhlis_ – . . . Follow dan Like @kamiparapendaki #kamiparapendaki

A post shared by AKUN REPOST PENDAKI (NO 1) (@kamiparapendaki) on

Hobi naik gunung ada dari sebelum Soe Hok Gie kuliah di Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Indonesia pada 1962-1969. Namun, popularitas hobi itu melejit drastis berkat adegan naik gunung Semeru film “5cm” (2012).

Sejak itulah foto-foto naik gunung, bendera merah putih berkibar di puncak tertinggi, dan pamer tinggi-tinggian “mdpl” berserakan di Instagram. Trennya gak lama, sih. Ketika sekarang naik gunung udah biasa aja karena sering dilakuin, foto macam itu surut dengan sendirinya.

Instameet / IGers Meetup

Maju sedikit ke tahun 2014, pengguna Instagram makin nambah dan kebanyakan merupakan anak muda. Pengen memperluas pergaulan, dibuatlah semacam kumpul-kumpul pengguna Instagram dengan nama instameet atau IGers meet-up.

Pengguna Instagram sekarang makin banyak dan jenis komunitasnya makin spesifik. Ajakan nongkrong bareng sesama anggota komunitas itu pun masih sering disuarain, namun namanya lebih spesifik tergantung komunitasnya gak “instameet” atau “igers meetup” lagi.

Foodporn

AUTUMN IS BACK 🍂🎃which means lots of warming food like this Cajun Roast Pumpkin Soup, Served with a Crouton topped with Cashew 'Cheese' 👌🏽🔥 lovely! I was in Bristol last night for the @bbcfoodprog awards & in London tonight after a few really exciting meetings today. Off to St.Ives in Cornwall tomorrow for the weekend. If anyone has any recommendations for some nice vegan food there please let me know 👍🏽hope everyone is having a good week. Gaz @gazoakley ✌🏽️oh this soup was made extra smooth & velvety by blending it in my @ninjakitchenuk • • • • • #vegan #vegans #vegano #veganfood #vegeansofinstagram #veganlife #veganfoodshare #veganlifestyle #veganism #veganfoodporn #foodporn #foodie #food #cardiffvegans #welshvegans #cardiff #wales #vegetarian #avocado #vegancake #avocado #vegancommunity #bestofvegan #letscookvegan #veganguy #avantgardevegan

A post shared by Gaz Oakley (@avantgardevegan) on

Ada masa ketika Instagram dipenuhi foto makanan berdesain bagus dengan rasa belum tentu enak. Cupcake warna-warni, latte art apik, english breakfast sedap, dan berbagai menu ala cafe yang bikin liur meleler sempet memenuhi feed Instagram antara 2010 hingga 2014.

Sekarang, trennya berubah. Akun yang biasa mengunggah foodporn jadi mengunggah foto pemilik akunnya sedang makan makanan enak, nongkrong di cafe, dengan suasana ala luar negeri. Instagram makin nampilin kehidupan pribadi seseorang.

#OOTD

Deadpig🐽 . . . 👕 @deadpigcloth

A post shared by NilamNurmalasari👑 (@ninicaaan) on

Sekitar 2015 – 2016 tuh tahunnya #OOTD. Salah satu akun pengepul foto outfit of the day Indonesia bahkan berani bikin website fashion sendiri. Unggahan tentang cara berpakaian fashionable itu menginspirasi banyak orang sepanjang trennya berjaya.

Mayoritas pengguna Instagram pada akhirnya melek fashion. Tanpa pake hashtag #OOTD lagi, tiap postingan selfie udah mewakili genre outfit of the day. Ketika semua orang melakukannya, keistimewaannya berkurang.

Jadi, apa yang lagi ngetren sekarang? Sekarang banget, beberapa seleb medsos lagi rajin mengunggah instastory bersambung yang berisi ocehan mereka. Semacam vlog gitu tapi diuploadnya di Instastory. Kira-kira, bertahan sampai kapan ya tren unik macam itu? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.