Rabu, 13 November 2019

Genmuda – Kawan Muda tau gak bahwa tahun 2045 nanti Indonesia akan menyambut Generasi Emas? Tepat di usia satu abad nanti Indonesia juga bakal mendapat bonus demografi yaitu 70% dari penduduk Indonesia akan memasuki usia produktif yaitu 15-45 tahun.

Otomatis fenomena ini menuntut kita semua buat menyiapkan generasi muda yang berpikiran terbuka, kreatif dan memiliki daya saing untuk dapat mencapai target Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yaitu menjadi delapan besar kekuatan ekonomi dunia di tahun 2045.

Sejalan dengan misi tersebut Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali membahas isu tersebut dalam Forum Pelajar Indonesia (FOR) yang tahun ini telah mencapai tahun penyelenggaraan ke-11. Melaui tema ‘Kolaborasi Pelajar Menuju Generasi Emas’, ISYF mengajak pelajar Indonesia untuk bersama-sama mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan melalui program-program di FOR 11.

irektur Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Drs. Purwadi Sutanto, M.Si. (kanan) didampingi Direktur Eksekutif Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) Alghi Mustika (ketiga kanan) dan Ketua Panitia Forum Pelajar Indonesia ke-11 (FOR 11) Huda Rabbal Alam (kedua kanan) beserta tamu undangan pada saat pembukaan rangkaian kegiatan FOR 11 di kantor Kemendikbud (Dok. ISYF)

“Kami percaya dengan semangat kolaborasi, kita akan mampu melakukan hal besar dalam berkontribusi dan memberi dampak yang luas, sehingga kita mampu mewujudkan cita-cita bersama yaitu menciptakan Generasi Emas Indonesia”, ujar Direktur Eksekutif ISYF, Alghi Mustika, dalam siaran pers yang diterima oleh Genmuda.com, Jumat (8/11).

Peserta FOR 11 berkesempatan memiliki pengalaman luar biasa seperti berdialog langsung dengan para stake holder serta tokoh nasional, dan anak muda inspiratif di Indonesia. Ada pula pengalaman berkunjung dan merasakan langsung fasilitas lembaga pemerintahan, perusahaan, media dan lain sebagainya.

“Hal yang paling membedakan FOR 11 dari 10 penyelenggaraan FOR sebelumnya adalah konsep FGD yang mengarahkan peserta untuk tidak hanya menganalisa permasalahan, tetapi juga mendapatkan coaching untuk membuat sebuah proyek sosial melalui chapter daerah mereka masing-masing”, tambah Huda., jelas Ketua Panitia FOR 11, Huda Rabbal Alam.

FOR 11 melibatkan 250 pelajar setingkat SMA-SMK-MA di seluruh Indonesia. Tahun ini FOR dan diikuti oleh lebih dari 700 pendaftar yang kemudian diseleksi dan terpilih 220 siswa dari 192 sekolah di 29 provinsi di Indonesia. Berlangsung dari 6 – 9 November 2019, kegiatan yang berpusat di Jakarta ini membuka ruang bagi pelajar untuk saling berdiskusi serta berbagi pengalaman untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan dan integritas pelajar Indonesia.

Peserta FOR 11 saat berdialog dalam salah satu rangkaian acara FOR 11 (Dok. ISYF)

“Alasan mengikuti kegiatan Forum Pelajar Indonesia yaitu ingin bertukar pikiran, berbagi aspirasi bersama teman teman yang ada nusantara, khususnya dalam bidang pendidikan. Selain itu, saya ingin meluaskan relasi pertemanan dan mengenal lebih dekat budaya indonesia.”, terang Aldiansa Lasido peserta FOR 11 asal Gorontalo.

Melalui rangkaian kegiatan FOR 11 ini, diharapkan para peserta bukan hanya mendapat pengalaman baru yang menambah wawasan, namun juga dapat memberikan kontribusi kepada lingkungan dan masyarakat di wilayah mereka tinggal.

“Harapannya dengan seiring adanya pengembangan ISYF Chapter yang lebih luas di wilayah Indonesia, peserta FOR 11 dapat melakukan proyek sosial di daerahnya masing-masing secara lebih terstruktur dan terencana”, tutup Alghi. (sds)

Comments

comments